Soal Pesan Djarot, Pengamat: Anies-Sandi Utamakan Harmonisasi Antar Warga

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Minggu, 15 Oktober 2017
Soal Pesan Djarot, Pengamat: Anies-Sandi Utamakan Harmonisasi Antar Warga

Pasangan Anies-Sandiaga Uno. (MP/Dery Ridwansah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat Tata Kota Yayat Supriyatna menilai problem pertama dan utama yang harus diupayakan pemerintahan DKI Jakarta yang baru adalah mewujudkan harmonisasi antarwarga.

Hal itu dinyatakannya menanggapi pesan Djarot dihadapan pendukungnya untuk menjaga persatuan dan terus mengawal pemerintahan Anies-Sandi di acara Kaleidoskop Terimakasih Gubernur 2012-2017 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/10) malam.

Menurutnya, pesan tersebut mensiratkan adanya masalah yang belum selesai pascapilkada DKI lalu. Untuk itu, Gubernur baru nanti harus mampu melakukan pendekatan terhadap semua pihak.

"Artinya kan ada masalah dengan persoalan Pilkada kemarin karena terpecah dengan kepentingan dan kelompok," ujarnya kepada awak media, Minggu (15/10).

Dia melihat, pesan Djarot juga merupakan dorongan agar pendukungnya move on dan mulai menatap ke depan.

"Ada hal yang penting perlu diingatkan bahwa mereka sudah punya satu gubernur, tidak seperti seakan-akan punya gubernur bayangan masa lalu," terangnya.

Diakuinya, jika hal itu masih menjadi persoalan ke depan, maka dirasa sangat sulit untuk melakukan pembangunan Jakarta ke depan.

"Kalau seperti itu sulit untuk bersatu kembali karena ada yang merasa dia bukan pilihan ku di sini upaya yang harus dilakukan agar luka itu sembuh," ucapnya.

Karenanya, Yayat berharap Gubernur dan Wakil Gubernur baru harus secepatnya mengupayakan rekonsiliasi agar harmonisasi warga terjalin.

Sebelumnya, dalam acara perpisahan bertema kaleidoskop terimakasih Gubernur DKI Jakarta 2012-2017 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Djarot berpesan agar seluruh relawan bersatu menciptakan kondisi yang aman dan kondusif serta bersama-sama mengawal pemerintahan Anies-Sandi.

Masa jabatan Djarot sebagai Gubernur DKI Jakarta berakhir hari ini, Minggu (15/10). Selanjutnya, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies-Sandi akan mulai bertugas usai pelantikan, Senin (16/10) di Istana Negara. (Fdi)

Baca juga berita terkait pandangan pengamat atas terpilihnya Anies-Sandi dalam artikel berikut: Pengamat: Tugas Berat Anies-Sandi Sudah Menanti

#Anies Baswedan-Sandiaga Uno #Anies Baswedan #Sandiaga Uno #Gubernur DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Jakarta adalah rumah keberagaman bagi siapa pun dan meminta ASN menerapkan nilai Pancasila.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Indonesia
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Pramono Anung mengatakan akan mengevaluasi penerapan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) dan sistem ganjil genap.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Indonesia
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Kabar duka menyelimuti Indonesia. Guruh Soekarnoputra meninggal dunia hari ini di usia 73 tahun. Simak detail pemakaman dan pesan terakhir almarhum di sini.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Gubernur DKI: Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Pakai Masker
Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau telah menyebar hingga wilayah Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau warga Jakarta untuk tenang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Gubernur DKI: Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Pakai Masker
Indonesia
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai dijadwalkan diresmikan 26 Agustus 2026. Tarif sementara tetap Rp 5.000 hingga Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
Indonesia
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa angka tarif parkir hingga Rp60.000 per jam bukan berasal dari Pemerintah Provinsi.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Agustus 2026
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Indonesia
Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan diresmikan Prabowo pada 26 Agustus. Layanan ini diproyeksikan melayani hingga 80 ribu penumpang per hari.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Bagikan