Kecantikan

Skincare Berbahan Baku Alami Disebut akan Jadi Tren di Masa Depan

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 29 Mei 2024
Skincare Berbahan Baku Alami Disebut akan Jadi Tren di Masa Depan

Kosmetik berbahan alami akan jadi tren di masa depan. (Foto: merahputih.com/Tika Ayu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PASAR kosmetik di Indonesia berkembang sedemikian masif. Berdasarkan data Kementerian Koordinator Perekonomian (Kemenko Perekonomian), industri kosmetik di Indonesia tumbuh fenomenal. Hal itu ditandai dengan pertumbuhan jumlah industri kosmetik di Indonesia yang mencapai 21,9 persen yakni dari 913 perusahaan di 2022 menjadi 1.010 perusahaan pada pertengahan 2023.

Selain itu, Industri kosmetik nasional juga mampu menembus pasar ekspor. Secara kumulatif untuk periode Januari-November 2023, nilai ekspor untuk produk kosmetik, wewangian, dan essential oils tercatat mencapai USD 770,8 juta. Oleh karena itu, industri kecantikan nasional punya potensi yang sangat luas untuk dikembangkan, terlebit mengingat melimpahnya sumber daya alam sebagai bahan baku kosmetik. Selain itu, Indonesia juga memiliki warisan budaya leluhur tentang tanaman berkhasiat sebagai obat dan perawatan tubuh.

Pasar kosmetik dan personal care secara umum digerakkan tren dan kesadaran penggunaan kosmetik berlabel halal. Hal itu mendorong kemunculan produk dan merek baru yang memadukan bahan-bahan alami sebagai inovasi produk kecantikan.

Selain itu, tren penggunaan produk lokal juga menjadi indikasi peningkatan kualitas produk yang mampu bersaing dengan berbagai jenama dari luar negeri. Commercial Director of PT Merpati Mahardika Listianawati Setio mengatakan produk kosmetik Indonesia akan mengarah untuk tidak menggunakan bahan-bahan hewani.

Baca juga:

Obsesi Gen-Z Menantang Penuaan Jadi Peluang Industri Kosmetik

"Mengarah ke vegan. Namun, kalau di Indonesia belum ya. Meski begitu, sudah ada sertifikasi skincare vegan. Jadi mungkin mengarah ke situ," katanya saat ditemui dalam ajang Cosmetic Ingredients (ICI) di Jiexpo Kemayoran Hall D, Rabu (29/5).

Listianiwati menambahkan bahan kosmetik dari microbiome juga akan digandrungi industri kosmetik di masa depan. "Probiotik dan prebiotik akan banyak dicari," jelasnya.

Tren microbiome ini, kata Listianawati Setio, sudah dilakukan industri kecantikan Korea Selatan. Mereka menggunakan prebiotik dan probiotik. "Memang saya mengikuti perkembangan yang sedang tren. Nah, microbiome itu tren sekali," ucapnya.

Listianiwati mengatakan kosmetik dari bahan baku alami dan bahan natural akan terus dinanti. "Hal itu akan berkembang begitu besar di Indonesia dan dunia di masa depan," ucapnya.

Di lain sisi, Vice President of Research and Development Paragon Sari Chairunnisa mengatakan saat ini industri kecantikan khususnya kosmetik Indonesia perlahan tidak lagi berpatokan pada beauty standard luar negeri. "Kalau dulu kan orang Indonesia sukanya whitening, sekarang orang suka hydrating, memperhatikan skin barier. Kita lihat sangat dekat awarness dan knowladge," katanya.

Senada dengan Listianiwati, Nisa mengatakan tren kosmetik microbiome akan terjadi di masa mendatang. Selain itu, kata dia, bahan aktif yang sudah tren seblumnya akan tetap eksis. Sebagai contoh, Nisa menyebut vitamin C dan pettanol. Hanya menjadi tren karena tranparansi jumlah kandunganya disampaikan ke publik. "Itu kan baru 5 tahun terakhir. Hal yang sebenarnya enggak umum buat kita seperti mengandung 5 persen vitamin C," katanya.

Di lain sisi, Nisa menjelaskan tren kosmetik dekoratid akan mengarah ke warna-warna yang sesuai dengan tone kulit masyarakat Indonesia. "Misalnya complexion, karena kita kulitnya Asia Tenggara tone-nya agak lebih kuning bukan pink. Jadi complexion yang lebih representatif lebih beragam. Lebih banyak pilihannya," tutupnya.(tka)

Baca juga:

Bahaya Mengintai di Balik Kosmetik 'Share in Jar'

#Kecantikan #Kosmetik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Martha Tilaar Tutup Usia, Simak Perjalanan Pendiri Sariayu dari Garasi hingga Jadi Raksasa Kosmetik Tanah Air
Martha Tilaar meninggal dunia pada usia 89 tahun. Simak perjalanan pendiri Sariayu dari salon di garasi hingga membangun industri kecantikan berbasis herbal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Martha Tilaar Tutup Usia, Simak Perjalanan Pendiri Sariayu dari Garasi hingga Jadi Raksasa Kosmetik Tanah Air
Lifestyle
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
MS Glow memiliki pabrik dan gudang utama di Malang. Setiap harinya, ribuan pengiriman diproses.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
ShowBiz
Bisa Ditiru nih, Rahasia Kulit Cerah dan Halus Karina aespa
Member aespa ini mengaku ia hanya butuh tidur untuk kulit cerah dan halus.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
 Bisa Ditiru nih, Rahasia Kulit Cerah dan Halus Karina aespa
Berita Foto
Kenalkan Wajah Baru, Viva Cosmetics Ajak Makeup Lovers Olahraga di Area CFD
Brand Manager Viva Cosmetics, James Junianlie berbincang dengan Makeup lovers di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (20/9/2026).
Didik Setiawan - Minggu, 20 September 2026
Kenalkan Wajah Baru, Viva Cosmetics Ajak Makeup Lovers Olahraga di Area CFD
Lifestyle
JIPREMIUM 2026 Hadirkan K-Halal Pavilion kembali, Bawa Makeup Korea Besertifikat Halal
Halal Pavilion kembali hadir dalam JIPREMIUM 2026 dengan menghadirkan produk-produk asal Korea Selatan, termasuk makeup yang telah tesertifikasi halal.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
JIPREMIUM 2026 Hadirkan K-Halal Pavilion kembali, Bawa Makeup Korea Besertifikat Halal
Fashion
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
ESMOD Jakarta memberikan panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan kemampuan mereka dalam menerjemahkan ide kreatif menjadi rancangan busana.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
Fashion
GEA Aesthetic dan Croma-Pharma Bawa PolyPhil ke Indonesia, Inovasi Regenerative Aesthetics dengan Teknologi Eropa
PolyPhil menjawab kebutuhan terhadap perawatan estetika yang berfokus pada koreksi tanda penuaan, peningkatan kualitas kulit, hidrasi, elastisitas, dan kesehatan kulit jangka panjang.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
GEA Aesthetic dan Croma-Pharma Bawa PolyPhil ke Indonesia, Inovasi Regenerative Aesthetics dengan Teknologi Eropa
Lifestyle
Tips Menjaga Wellness ala Dara Saraswati di Tengah Aktivitas Padat
Menjaga kesehatan dan wellness saat ini bukan lagi soal mengejar kesempurnaan, melainkan membuat seseorang bisa merasa nyaman dengan dirinya sendiri.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Tips Menjaga Wellness ala Dara Saraswati di Tengah Aktivitas Padat
Lifestyle
Hempas Bekas Jerawat dengan Niacef, Kulit Sehat Terawat Bikin Percaya Diri Meningkat
Kepercayaan bukan hadir karena kulit yang sempurna, melainkan dari kulit yang sehat dan dirawat dengan tepat.
Dwi Astarini - Rabu, 27 Mei 2026
Hempas Bekas Jerawat dengan Niacef, Kulit Sehat Terawat Bikin Percaya Diri Meningkat
Fashion
BeautyFest Asia Jakarta 2026: Hadirkan Talkshow, Workshop, hingga Penampilan Musik
BeautyFest Asia Jakarta 2026 siap berlangsung di Kota Kasablanka. Festival ini menghadirkan beauty, lifestyle, workshop interaktif, hingga hiburan musik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
BeautyFest Asia Jakarta 2026: Hadirkan Talkshow, Workshop, hingga Penampilan Musik
Bagikan