Skandal Narkoba Direktur Persiba yang Juga Mantan Polisi, Diduga Lakukan Pencucian Uang
Direktur Persiba Balikpapan, Catur Adi Prianto. (Foto: Instagram/Persiba Balikpapan)
MerahPutih.com - Drama besar melanda dunia sepak bola Indonesia dan korps Polisi Republik Indonesia (Polri).
Direktur Persiba Balikpapan, Catur Adi Prianto (CAP), yang juga mantan polisi, kini jadi sorotan utama setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus narkoba pada Senin (10/3).
Polisi menduga ada tindak pidana pencucian uang (TPPU) di balik skandal ini.
Menurut Brigadir Jenderal Polisi Mukti Juharsa dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, CAP diduga mengendalikan peredaran sabu di dalam lapas.
"Sesuai perintah Bapak Kapolri, kalau bandar, wajib dimiskinkan," tegasnya saat berbicara di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, seperti dikutip Antara.
Polisi tengah mendalami apakah ada aliran dana dari bisnis haram ini ke tim sepak bola Persiba Balikpapan.
Baca juga:
Pensiunan Polisi Direktur Persiba Balikpapan Catur Adi Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
"Kami masih mendalami untuk aliran dana ke mana saja," tambah Mukti.
Kasus ini terkait dengan bisnis narkoba Hendra Sabarudin alias Udin, yang meski sudah dipenjara sejak 2017, masih mengendalikan peredaran narkotika di berbagai wilayah Indonesia.
Total perputaran uang dari bisnis ini mencapai Rp2,1 triliun!
Brigjen Mukti mengungkapkan bahwa hubungan antara Hendra dan CAP sudah lama tercium, namun baru sekarang bukti-bukti kuat terkumpul.
"Ini sebenarnya target operasi kita untuk wilayah Kaltim. Dialah bandar besarnya," ujarnya.
Selain CAP, polisi juga menetapkan dua tersangka lain, K dan R, yang berperan sebagai pemilik rekening hasil penjualan narkoba.
Tak hanya itu, sembilan narapidana lain juga terlibat sebagai penjual sabu di dalam lapas. (dru)
Baca juga:
Indonesia Dibanjiri Pasokan Narkoba Dari Luar Negeri, Paling Banyak Dari Myanmar
Bagikan
Hendaru Tri Hanggoro
Berita Terkait
Satnarkoba Polresta Solo Sita 1 Kilogram Sabu dari Jaringan Lintas Provinsi
DPRD DKI Bahas Raperda P4GN, Pramono Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkoba
DPRD DKI Usulkan Cabut Izin Permanen Tempat Hiburan Malam Terkait Narkoba
Bahan Baku Lab Narkoba Apartemen Pluit Impor dari India, Bos Besarnya Masih di Luar Negeri
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap
Apartemen Lab Narkoba di Ancol Dikelola Sindikat Internasional, Produk Dikemas Mirip Minuman Saset
Peredaran Narkoba untuk Malam Tahun Baru Digagalkan Polisi, Modus Baru Digunakan Pengedar
Lakukan Tes Urin, Tahanan KPK Bebas Narkoba
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional