Siswa SMKN 2 Solo Terancam Gagal Daftar PTN, DPRD Sayangkan Kelalaian Guru

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 04 Februari 2025
Siswa SMKN 2 Solo Terancam Gagal Daftar PTN, DPRD Sayangkan Kelalaian Guru

Ratusan siswa SMKN 2 Solo menggelar demonstrasi di halaman sekolah karena terancam gagal mendaftar PTN jalur prestasi, Senin (3/2). (Foto: MerahPutih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPRD Solo, Jawa Tengah, turut menyoroti persoalan siswa SMKN 2 Solo yang terancam mendaftar PTN jalur prestasi. Sebab, pihak sekolah terlambat menyelesaikan finalisasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Ketua Komisi IV DPRD Kota Solo, Sugeng Riyanto mengatakan, pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), biasanya menjadi andalan sekolah agar siswanya bisa masuk PTN yang diinginkan.

Namun, yang terjadi di SMKN 2 Solo mereka terancam mendaftar PTN jalur prestasi karena guru terlambat atau lalai mengisi PDSS siswanya.

“Ini merupakan kasus perdana yang terjadi di Solo. Jangan sampai terjadi di sekolah lain,” kata Sugeng, Selasa (4/2).

Baca juga:

Terancam Gagal Daftar PTN Jalur Prestasi, Siswa SMKN 2 Solo Gelar Demo

Politisi senior dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Solo ini, menyayangkan kejadian tersebut bisa terjadi. Sebab, SNBP ini merupakan hak siswa.

“Sangat disayankan kalau itu merupakan keteledoran dari pihak sekolah. Tapi sampai saat ini saya belum tahu secara detail problemnya seperti apa baru dicari tahu,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penelusuran sementara, lanjut dia, kasus ini hanya terjadi di SMKN 2 Solo. Kemudian, persoalan ini bukan karena server pendaftaran error.

“Sepertinya masalahnya ada di sekolah, bukan diserver atau dipusat. Jadi kami sangat menyayangkan itu bisa terjadi. Karena disini yang menjadi korban anak-anak,” kata Sugeng.

Baca juga:

UNS Peringkat 6 Nasional dan 1.055 Global Versi Webometrics, Ungguli Sejumlah PTN Ternama

Sugeng menyebutkan, para siswa memiliki peluang untuk masuk di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur prestasi, tetapi mimpi tersebut pupus karena masalah ini.

“Saya kira kalau sudah terjadi seperti itu, yang paling bertanggung jawab adalah kepala sekolah,” katanya.

Ia menambahkan, DPRD Solo meminta kepala sekolah untuk mencoba berkoordinasi dengan panitia SNBP. Apakah nama-nama para siswa ini bisa disusulkan.

“Ini sistemnya di kementerian sehingga Kepala sekolah bisa mengejar ke Dikti, apakah sekian ratus siswa ini masih bisa untuk didaftarkan. Dibuka kembali sistemnya, itu ikhtiar yang patut dicoba,” pungkasnya.

Baca juga:

3.000 Siswa Jakarta Terancam Putus Sekolah Imbas Syarat KJP Plus Nilai Akademik Minimal 70

Sebelumnya, ratusan siswa SMKN 2 Solo menggelar demonstrasi di halaman sekolah, Senin (3/2). Aksi demo tersebut dipicu karena siswa terancam mendaftar seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) akibat sekolah terlambat menyelesaikan finalisasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Para orang tua juga turut melakukan demo bersama anaknya yang kecewa, karena terancam tak bisa mendaftar PTN lewat jalur prestasi.

Seorang siswa kelas XII, Aura mengungkapkan, protes ini dipicu oleh kegagalan pihak sekolah menyelesaikan finalisasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

“Kami jelas kecewa kesalahan sekolah berimbas pada kami yang terancam tak bisa ikut seleksi PTN jalur prestasi 2025,” kata Aura, Senin (3/2).

Ia juga meminta pihak sekolah untuk bertanggung jawab atas persoalan ini. Batas finalisasi PDSS adalah 31 Januari 2025 lalu. (Ismail/Jawa Tengah)

#Sekolah #Tes Masuk PTN #Solo #Demonstrasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Indonesia
Respati Rotasi Massal 209 ASN Solo, Biar Sama-Sama Merasakan Pedih dan Lelah
Rotasi massal ASN Solo terdiri dari tujuh orang pejabat eselon II, 66 pejabat administrator eselon III, dan 139 orang pejabat eselon IV.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Respati Rotasi Massal 209 ASN Solo, Biar Sama-Sama Merasakan Pedih dan Lelah
Indonesia
Patuhi Putusan PN Solo, Dukcapil Solo Proses Perubahan Nama Purboyo
Langkah tersebut dilakukan seiring dengan adanya pengajuan yang telah sah melalui proses putusan Pengadilan Negeri (PN) Solo.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Patuhi Putusan PN Solo, Dukcapil Solo Proses Perubahan Nama Purboyo
Indonesia
Prabowo Klaim Aksi Demo Dikendalikan Asing, Sebut Punya Buktinya
Presiden RI, Prabowo Subianto mengklaim, bahwa aksi demo dikendalikan asing. Ia juga mengatakan, bahwa sudah memiliki buktinya.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Prabowo Klaim Aksi Demo Dikendalikan Asing, Sebut Punya Buktinya
Indonesia
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
Menkes Budi menegaskan pihaknya sangat konsen terhadap penyakit jantung lantaran merupakan penyebab kematian kedua di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
Indonesia
PN Solo Kabulkan Perubahan Nama KGPH Puruboyo Jadi Pakubuwono XIV di KTP
Pengadilan Negeri Solo mengabulkan perubahan nama KGPH Puruboyo menjadi Sri Susuhunan Pakubuwono XIV dalam KTP. Putusan telah berkekuatan hukum tetap.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
PN Solo Kabulkan Perubahan Nama KGPH Puruboyo Jadi Pakubuwono XIV di KTP
Indonesia
Kenakan Beskap dan Jarit, Wapres Gibran Hadiri Tingalan Jumenengan di Pura Mangkunegaran
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri Tingalan Jumenengan Kaping 4 KGPAA Mangkunagoro X di Pura Mangkunegaran, Solo, Selasa (27/1).
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Kenakan Beskap dan Jarit, Wapres Gibran Hadiri Tingalan Jumenengan di Pura Mangkunegaran
Indonesia
Angin Kencang Terjang Cilincing, 51 Rumah dan 1 Sekolah Rusak
Sebanyak 51 rumah dan satu sekolah di Cilincing rusak akibat diterjang angin kencang. Peristiwa itu terjadi pada Senin (26/1) kemarin.
Soffi Amira - Selasa, 27 Januari 2026
Angin Kencang Terjang Cilincing, 51 Rumah dan 1 Sekolah Rusak
Indonesia
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung
Jalur ini mampu mengurangi kepadatan yang selama ini kerap terjadi di Exit Bawen saat Lebaran, karena tidak adanya persimpangan dan lampu lalu lintas di ruas tol
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Januari 2026
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung
Indonesia
Upacara Bendera di Sekolah Wajib Dilakukan Setiap Hari Senin, Kini Ada Ikrar Pelajar Indonesia
Ikrar Pelajar Indonesia dibacakan setelah pembacaan naskah Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Upacara Bendera di Sekolah Wajib Dilakukan Setiap Hari Senin, Kini Ada Ikrar Pelajar Indonesia
Indonesia
Dana Hibah Dikirim ke Rekening Pribadi, Ini Pengakuan Keraton Surakarta
Dana hibah yang diterima Keraton Solo ada dua jenis, yaknin ada hibah fisik dan hibah dana atau keuangan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Dana Hibah Dikirim ke Rekening Pribadi, Ini Pengakuan Keraton Surakarta
Bagikan