Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sindikat Obat Aborsi Ilegal Bogor Digerebek, Ini Nama Merek dan Tokonya

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Sindikat Obat Aborsi Ilegal Bogor Digerebek, Ini Nama Merek dan Tokonya

Ilustrasi perempuan hamil. Foto: Pixabay

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sindikat peredaran obat aborsi ilegal merek Cytotech Misoprostol di Bogor, Jawa Barat, terbongkar lewat strategi penyamaran yang dilakukan penyidik Narkoba Bareskrim Polri.

“Berdasarkan hasil penyelidikan sebelumnya, tim lidik kembali melakukan pembelian obat keras jenis Cytotec,” kata Dirtipid Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso. dalam keterangannya, Kamis (4/2).

Baca juga:

Memahami Risiko Medis dan Konsekuensi Hukum Aborsi

Kronologis Penangkapan

Awalnya, tim penyidik memantau sebuah gerai ekspedisi di Jalan Raya Tajur, Bogor. Target berinisial KS (44) yang hendak mengirimkan paket langsung ditangkap. Paket berisi obat keras jenis Cytotec dengan merek Cytotech Misoprostol.

Masih di hari yang sama, penyidik menyambangi ekspedisi di Cipayung, Depok, untuk melakukan profiling kurir. Dari rekaman CCTV, diketahui pengirim menggunakan motor Vespa matic biru metalik dan motor Vario.

Pengungkapan ini kemudian mengarah ke sebuah apotek bernama Toko Obat Restu Ibu. Pemilik toko mengakui obat keras tersebut memang berasal dari tokonya.

“Setelah memberikan penjelasan kepada tim, benar bahwa paket obat keras tanpa resep dokter berasal dari Toko Obat Restu Ibu,” ujar Eko.

Baca juga:

Belum Ada Laporan Korban, Polisi Hanya Pantau Akun Penjual Obat Aborsi

5 Orang Ditangkap

Dari hasil pemeriksaan, KS diketahui melakukan pengemasan paket di rumahnya, kawasan Jalan Raya Tajur, Bogor. Paket berasal dari Demak atas nama pengirim Agus Budiono, sedangkan obat Cytotec diperoleh melalui ekspedisi oleh seseorang bernama Risma.

Dalam operasi ini, penyidik mengamankan lima orang: KS (44) dan SO (31) sebagai pengirim paket, S (48) pemilik Toko Obat Restu Ibu, PA (24) admin toko, serta A (23) staf pengemasan.

Baca juga:

Polisi Selidiki Akun Penjual Obat Aborsi

Apa Itu Obat Cytotech Misoprostol

Obat keras Cytotech Misoprostol secara resmi terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai obat untuk mengatasi tukak lambung.

Namun, obat ini sering disalahgunakan sebagai obat aborsi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Sesuai aturan, obat keras hanya dapat diperoleh dengan resep dokter dan tidak boleh diperjualbelikan secara bebas. (Knu)

#Bisnis Aborsi Online #Kota Bogor #Bareskrim
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Diserang Senjata Tajam Saat Operasi Penangkapan Bandar Narkoba, Jenazah Ditemukan di Sungai Katingan
Tim masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga terlibat dan tim tidak akan berhenti sampai seluruh pelaku berhasil diamankan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Polisi Diserang Senjata Tajam Saat Operasi Penangkapan Bandar Narkoba, Jenazah Ditemukan di Sungai Katingan
Indonesia
Bripda Nopandri Ditemukan Gugur, Bareskrim Polri Tegaskan Kejar Pelaku Penyerangan di Katingan
Bripda Nopandri Ramadhana ditemukan gugur setelah hilang saat operasi narkoba di Katingan. Bareskrim Polri memastikan pengejaran terhadap pelaku penyerangan terus dilakukan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Bripda Nopandri Ditemukan Gugur, Bareskrim Polri Tegaskan Kejar Pelaku Penyerangan di Katingan
Indonesia
Bentrok Penggerebekan Bandar Narkoba Kalteng, Bareskrim Siap Bergerak dari Jakarta
Bareskrim Polri turun tangan setelah 1 polisi gugur dan 2 hilang dalam penggerebekan narkoba di Katingan, Kalimantan Tengah. Brigjen Eko Hadi Santoso pastikan dukungan penuh pencarian dan pengamanan.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Bentrok Penggerebekan Bandar Narkoba Kalteng, Bareskrim Siap Bergerak dari Jakarta
Berita
Bareskrim Bongkar Dugaan Penyimpangan Impor Sianida, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan
Negara tidak boleh dirugikan akibat tata kelola yang tidak transparan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Bareskrim Bongkar Dugaan Penyimpangan Impor Sianida, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan
Berita
Kemendag Respons Kompensasi Pemadaman Listrik PLN, Masih Tunggu Hasil Investigasi
Kemendag merespons soal kompensasi pemadaman listrik PLN. Namun, hal itu masih menunggu hasil investigasi Bareskrim Polri.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Kemendag Respons Kompensasi Pemadaman Listrik PLN, Masih Tunggu Hasil Investigasi
Indonesia
DPR Apresiasi Langkah Cepat Satgas Lundup Polri Selamatkan Uang Negara
Satgas yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menunjukkan kinerja yang luar biasa nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
DPR Apresiasi Langkah Cepat Satgas Lundup Polri Selamatkan Uang Negara
Indonesia
Penyelundupan Sabu 325 Kilogram Jaringan Thailand-Aceh Terbongkar, Manfaatkan Jalur Laut
Narkotika diserahkan dengan cara sheep to sheep dan ciri-ciri kapal tersebut kapal besi besar berwarna cokelat tanpa bendera.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Penyelundupan Sabu 325 Kilogram Jaringan Thailand-Aceh Terbongkar, Manfaatkan Jalur Laut
Indonesia
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Hampir Rp1 Triliun
Dari hasil penyidikan, penyidik telah menetapkan empat tersangka yakni DCP alias PT, SJ, TW (Direktur PT TSI dan MT (Direktur PT TSL).
Angga Yudha Pratama - Minggu, 28 Juni 2026
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Hampir Rp1 Triliun
Indonesia
Ribuan Korban PT Dana Syariah Indonesia Apresiasi Bareskrim Polri Usut Perkara Dugaan Fraud Rp 2,5 Triliun
Kepercayaan publik terhadap penegakan hukum akan semakin kuat apabila proses tersebut berjalan sesuai prinsip due process of law.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
Ribuan Korban PT Dana Syariah Indonesia Apresiasi Bareskrim Polri Usut Perkara Dugaan Fraud Rp 2,5 Triliun
Indonesia
Bogor Bakal Punya Embarkasi Haji Sendiri, 7 Lantai Bentuknya Mirip Zamzam Tower
Warga Bogor bakal memiliki embarkasi haji sendiri tidak lagi bergabung di Pondok Gede Jakarta. Embarkasi yang dibangun di kawasan Stadion Pakansari itu rencana memiliki tujuh lantai dengan konsep mirip Zamzam Tower.
Wisnu Cipto - Rabu, 24 Juni 2026
Bogor Bakal Punya Embarkasi Haji Sendiri, 7 Lantai Bentuknya Mirip Zamzam Tower
Bagikan