Kesehatan

Sinar Matahari Bukan Hanya Penyebab Kemerahan di Wajah

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 11 November 2020
Sinar Matahari Bukan Hanya Penyebab Kemerahan di Wajah

Berhati-hatilah pada kemerahan di wajah dapat merujuk pada kondisi sakit tertentu. (Foto: Pexels/Min An)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SINAR matahari sering dianggap sebagai biang penyebab kulit wajah menjadi memerah. Apalagi bila kulit kamu cenderung terang, maka kemerahan akan menutupi seluruh wajah. Kemerahan pada wajah dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, termasuk kerusakan akibat sinar matahari, rosacea, dan jerawat.

Bila ingin meminimalkan kemerahan ini, kamu harus tahu terlebih dahulu penyebabnya. Kemerahan pada wajah dapat bisa jadi hanya gejala umum saja, tapi juga menunjukan penyakit serius seperti lupus hingga kasus eksim ringan. Dilansir Colorescience, berikut faktor penyebab kemerahan pada wajah kamu.

Baca Juga:

Miliki Rambut Sehat Meski Hobi Ubah Warna Rambut


1. Rosacea

wajah
Mengonsumsi alkohol berlebihan dapat menimbulkan rosacea. (Foto: Pixabay/kaicho20)

Rosacea adalah kondisi kulit kronis yang umum. Dimana seringkali timbul benjolan kecil dan merah pada kulit wajah. Kondisi ini biasanya memengaruhi bagian tengah wajah, terutama hidung. Rosacea dapat muncul karena berbagai penyebab, seperti reaksi abnormal pembuluh darah, bakteri, penggunaan produk perawatan wajah yang tidak tepat atau karena paparan sinar matahari. Dapat pula karena gaya hidup yang salah, seperti konsumsi alkohol berlebihan dan pola makan yang buruk.


2. Jerawat

wajah
Jerawat timbul karena pori-pori tersumbat. (Foto: Pixabay/StockSnap)

Kondisi kulit yang terkadang menyakitkan ini sering dimulai pada masa remaja, mengakibatkan kemerahan pada wajah. Apa penyebab jerawat? Jerawat terbentuk ketika pori-pori kecil di permukaan kulit tersumbat minyak, sel kulit mati, bakteri, dan kotoran. Jika kamu sedang berjuang melawan jerawat, penting untuk mengikuti perawatan kulit harian menggunakan produk yang lembut di kulit. Pijat wajah secara lembut dan hindari menggosok kasar untuk mencegah iritasi lebih lanjut.

Baca Juga:

Kotoran Telinga Bisa Ungkap Tingkat Stresmu


3. Eksim

wajah
Bila terdapat bercak merah dan coklat kering, bisa jadi adalah eksim. (Foto: Pexels/Yogendra Singh)

Jika kemerahan pada wajah kamu berupa bercak kering dan gatal terdapat pula kulit pecah-pecah, kamu mungkin mengalami eksim. Kondisi kulit kronis yang umum ini muncul pertama kali sebagai bercak merah dan coklat kering di lipatan kulit. Eksim merupakan istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan banyak kondisi kulit seperti ruam. Digunakan pula untuk merujuk pada kondisi kulit yang paling umum terjadi pada bayi dan anak kecil.


4. Lupus

wajah
Perempuan berisiko terkena penyakit lupus. (Foto: Pexels/Pixabay)

Lupus adalah penyakit auto imun kronis yang dapat menyebabkan kerusakan di hampir setiap bagian tubuh. Termasuk organ, persendian, dan kulit. Penyakit ini paling sering terlihat pada perempuan meskipun tidak menutup kemungkinan menyerang pria, anak-anak dan remaja. Banyak peneliti percaya bahwa lupus berkembang sebagai hasil dari kombinasi beberapa faktor, termasuk kecenderungan genetik, ketidakseimbangan hormon, dan faktor lingkungan. (scp)

Baca Juga:

Apakah Selama ini Cara Kamu Memakai Masker Sudah Benar?

#Kulit Sehat #Kulit Wajah #Kulit Kering #Penyakit Kulit #Perawatan Kulit #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fashion
Lindungi Kulit dari Cuaca Panas, Intip 3 Varian Sunscreen untuk Kebutuhan Berbeda
SENKA menghadirkan Perfect UV dengan tiga varian sunscreen, yakni Gel, Milk, dan Essence, yang memiliki karakteristik berbeda untuk rutinitas perawatan kulit.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Lindungi Kulit dari Cuaca Panas, Intip 3 Varian Sunscreen untuk Kebutuhan Berbeda
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan