Sikat Gigi Elektrik Bukan Sekadar Praktis, Dapat Jaga Kesehatan Mulut Lebih Efektif

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 03 Juli 2024
Sikat Gigi Elektrik Bukan Sekadar Praktis, Dapat Jaga Kesehatan Mulut Lebih Efektif

Jenis sikat gigi yang ideal. (Foto: Pexels/Georgen Becker)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - American Dental Association merekomendasikan menyikat gigi dua kali sehari selama dua menit per sesi demi menjaga kesehatan mulut secara maksimal. Kamu bisa menggunakan dua jenis sikat gigi saat melakukannya, yakni yang manual atau elektrik.

Nah, bagi kamu yang menginginkan hasil lebih maksimal, tak ada salahnya untuk mencoba sikat gigi elektrik. Apabila kamu memilih menggunakan sikat gigi elektrik, ada manfaat tersendiri yang dapat kamu raih untuk kesehatan mulut kamu, demikian seperti dimuat di laman Cnet, pada pekan lalu.

Penelitian telah menunjukkan bahwa sikat gigi elektrik dapat mencegah kerusakan gigi secara lebih efektif. Pada tahun 2014, Kolaborasi Cochrane mempelajari 56 uji klinis tentang menyikat gigi tanpa pengawasan oleh lebih dari 5.000 subjek, baik dewasa maupun anak-anak.

Para peneliti menemukan bahwa mereka yang menggunakan sikat gigi elektrik selama satu hingga tiga bulan mengalami penurunan plak pada gigi sebesar 11 persen jika dibandingkan dengan mereka yang menggunakan sikat gigi manual dalam jangka waktu sama.

Baca juga:

DJ Khaled Luncurkan Sikat Gigi Berlapis Emas 24 Karat

Penelitian ini juga menemukan bahwa mereka yang menggunakan sikat gigi elektrik mengalami penurunan plak sebesar 21 persen. Studi lain yang mengamati orang dewasa selama 11 tahun juga menemukan bahwa partisipan yang menggunakan sikat gigi elektrik memiliki gigi yang lebih sehat.

Selain itu, studi tahun 2019, yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Kedokteran Greifswald di Jerman , menemukan bahwa mereka yang menggunakan sikat gigi elektrik memiliki gusi lebih sehat dan mempertahankan 19 persen lebih banyak gigi dibandingkan para pengguna sikat gigi manual. (ikh)

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan