Sikat Gigi Elektrik Bukan Sekadar Praktis, Dapat Jaga Kesehatan Mulut Lebih Efektif
Jenis sikat gigi yang ideal. (Foto: Pexels/Georgen Becker)
MerahPutih.com - American Dental Association merekomendasikan menyikat gigi dua kali sehari selama dua menit per sesi demi menjaga kesehatan mulut secara maksimal. Kamu bisa menggunakan dua jenis sikat gigi saat melakukannya, yakni yang manual atau elektrik.
Nah, bagi kamu yang menginginkan hasil lebih maksimal, tak ada salahnya untuk mencoba sikat gigi elektrik. Apabila kamu memilih menggunakan sikat gigi elektrik, ada manfaat tersendiri yang dapat kamu raih untuk kesehatan mulut kamu, demikian seperti dimuat di laman Cnet, pada pekan lalu.
Penelitian telah menunjukkan bahwa sikat gigi elektrik dapat mencegah kerusakan gigi secara lebih efektif. Pada tahun 2014, Kolaborasi Cochrane mempelajari 56 uji klinis tentang menyikat gigi tanpa pengawasan oleh lebih dari 5.000 subjek, baik dewasa maupun anak-anak.
Para peneliti menemukan bahwa mereka yang menggunakan sikat gigi elektrik selama satu hingga tiga bulan mengalami penurunan plak pada gigi sebesar 11 persen jika dibandingkan dengan mereka yang menggunakan sikat gigi manual dalam jangka waktu sama.
Baca juga:
Penelitian ini juga menemukan bahwa mereka yang menggunakan sikat gigi elektrik mengalami penurunan plak sebesar 21 persen. Studi lain yang mengamati orang dewasa selama 11 tahun juga menemukan bahwa partisipan yang menggunakan sikat gigi elektrik memiliki gigi yang lebih sehat.
Selain itu, studi tahun 2019, yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Kedokteran Greifswald di Jerman , menemukan bahwa mereka yang menggunakan sikat gigi elektrik memiliki gusi lebih sehat dan mempertahankan 19 persen lebih banyak gigi dibandingkan para pengguna sikat gigi manual. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya