Siasati Mabuk Perjalanan dengan Makanan dan Minuman yang Tepat

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 18 September 2022
Siasati Mabuk Perjalanan dengan Makanan dan Minuman yang Tepat

Sebagian orang mengalami pusing saat di perjalanan. (Foto: Unsplash/Clay Banks)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEPALA pusing, perut serasa diaduk, dan pandangan mulai tidak fokus. Kamu mungkin pernah mengalami gejala itu saat sedang naik mobil, pesawat, atau kereta. Kondisi itu dikenal dengan istilah mabuk perjalanan atau motion sickness.

Menurut laman Mental Floss, mabuk perjalanan biasanya dipicu kebingungan panca indera. Misalnya mata melihat benda sekeliling kendaraan bergerak sangat cepat, padahal tubuh tidak merasa apa-apa karena hanya duduk diam di kursi. Ini membuat otak kebingungan dan akhirnya memicu sensasi mual serta muntah.

Salah satu cara mencegah ini adalah hindari naik kendaraan dalam kondisi perut kosong. Tubuh dan organ pencernaan jadi mudah menangkap sensasi mabuk jika perut tidak terisi. Dilansir Healthline, ada beberapa jenis makanan dan minuman yang bisa kamu konsumsi untuk mengurangi mabuk perjalanan.

Baca juga:

Cegah Mabuk Perjalanan dengan Cara Simpel Ini

Siasati Mabuk Perjalanan dengan Makanan dan Minuman
Hindari makanan berat sebelum melakukan perjalanan. (Foto: danboater)

1. Jahe

Tanaman dan rempah ini ternyata mengandung banyak bahan bioaktif yang dapat mengurangi sensasi mabuk. Kamu cukup mengonsumsi sedikit jahe saja, sekitar setengah sampai satu gram per hari. Jahe bisa kamu campur ke dalam makanan atau minuman seperti teh atau biskuit.

2. Air mineral dan minuman menyegarkan

Minum air yang cukup adalah kunci dari banyak masalah kesehatan. Ketika mual dan muntah, banyak cairan yang terbuang. Maka dari itu pastikan kamu minum air yang cukup. Tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit.

Selain air mineral, kamu juga boleh minum minuman menyegarkan lain seperti es teh, air kelapa, dan jus buah. Hindari minuman yang terlalu manis, berkafein, atau mengandung susu.

Baca juga:

Atasi Mabuk Perjalanan Tak Melulu Perlu Obat

Siasati Mabuk Perjalanan dengan Makanan dan Minuman
Liburan akan nyaman jika kamu bisa mencegah mabuk perjalanan. (Foto: netpharmacy)

3. Biskuit dan roti panggang

Makanan ringan nan kering seperti biskuit serta roti panggang sering direkomendasikan kala seseorang mengalami mual. Bahkan, makanan jenis ini juga direkomendasikan pada perempuan hamil, loh. Biskuit dan roti panggang tidak memiliki aroma yang kuat. Selain itu, makanan ini juga tidak terlalu berat dan mudah disiapkan.

4. Makanan dingin

Saat mual, orang lebih bisa mencicipi makanan dingin dibanding makanan hangat sebab baunya tidak menyengat. Beberapa contoh makanan dingin yang bisa kamu coba adalah es krim, jelly, pudding, buah-buahan, atau yoghurt. Jika kamu ingin sesuatu yang lebih mengenyangkan, kamu bisa mencoba sereal.

5. Pisang

Ketika mabuk dan mual, rasanya sulit untuk makan makanan bergizi dalam jumlah banyak. Oleh sebab itu, pisang bisa menjadi pilihan. Selain rasanya yang enak, pisang juga mengandung banyak nutrisi. Selain itu, pisang sifatnya bisa mengenyangkan serta menambah energimu. (mcl)

Baca juga:

Tips Mencegah Mabuk Perjalanan dengan Mudah dan Aman

#Kesehatan #Tips Traveling #Traveling #Mabuk Perjalanan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan