Shopee Indonesia Kembali PHK Karyawan
Arsip Foto - Logo Shopee. (ANTARA/REUTERS/Edgar Su/am.)
MerahPutih.com - PT Shopee Indonesia kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan pada tahun ini demi meningkatkan efisiensi operasional.
"Shopee melakukan langkah penyesuaian sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi operasional," demikian keterangan Shopee Indonesia, Jumat (10/3).
Baca Juga
Namun, Shopee Indonesia tidak menyebutkan berapa jumlah karyawan yang terkena PHK. Tetapi, perusahaan yang bermarkas di Singapura itu menyatakan akan memberikan dukungan bagi para karyawannya.
Proses PHK dilakukan dengan mengikuti Undang-Undang yang berlaku di Indonesia. Yakni dengan pemberitahuan 14 hari kerja sebelum tanggal kerja terakhir.
"Shopee berkomitmen untuk memberikan dukungan bagi karyawan yang terdampak dari keputusan ini. Proses ini dilakukan mengikuti perundang-undangan dengan masa pemberitahuan 14 hari kerja sebelum tanggal kerja terakhir," sambungnya.
Baca Juga
Shopee memastikan karyawan yang terkena PHK akan mendapatkan pesangon sesuai ketentuan UU dan tambahan satu bulan gaji. Khusus bagi karyawan muslim tetap akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) sesuai ketentuan berlaku.
"Seluruh karyawan yang terdampak juga masih dapat menggunakan asuransi kesehatan perusahaan hingga 3 bulan setelah hari kerja terakhir," jelasnya.
Shopee Indonesia memastikan operasional bisnis dan layanan tidak akan terpengaruh karena adanya keputusan ini.
"Shopee Indonesia memastikan langkah ini tidak akan mempengaruhi operasi bisnis dan layanan kami kepada seluruh Penjual, Pembeli dan Mitra kami," pungkasnya.
Sebelumnya, pada September 2022, Shopee melakukan efisiensi karyawan.
Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira menjelaskan, hal tersebut merupakan langkah terakhir yang harus ditempuh, setelah melakukan penyesuaian melalui beberapa perubahan kebijakan bisnis.
“Kondisi ekonomi global menuntut kami untuk lebih cepat beradaptasi serta mengevaluasi prioritas bisnis agar bisa menjadi lebih efisien. Ini merupakan sebuah keputusan yang sangat sulit,” katanya. (*)
Baca Juga
Ekonomi kian tak Menentu, Berbagai Perusahaan Teknologi PHK Karyawan
Bagikan
Berita Terkait
Hasil Super League 2025/2026: Gagal Kalahkan Persik, Persib Tidak Mampu Kembali ke Puncak Klasemen
Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo
Gempa M5,6 Guncang Bengkulu Utara, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Klasemen Super League 2025/2026: Gol Dibatalkan, Persija Kalah 0-1 dari Semen Padang dan Harus Relakan Posisi Kedua Jadi Milik Persib
Klasemen Super League 2025/2026: Persib Geser Persija Usai Kalahkan Bhayangkara FC 2-0
Hasil Futsal Putra SEA Games 2025: Hentikan Dominasi Thailand Lewat Kemenangan 6-1, Timnas Futsal Indonesia Raih Medali Emas
Hasil Final Sepak Bola Putra SEA Games 2025: Comeback, Timnas Vietnam U-23 Kalahkan Thailand 3-2 untuk Raih Medali Emas
Hasil Sepak Bola Putra SEA Games 2025: Timnas Malaysia U-23 Raih Medali Perunggu Usai Kalahkan Filipina 2-1
Hasil Sepak Bola SEA Games 2025: Raih Kemenangan 2-0 atas Filipina secara Dramatis, Timnas Vietnam U-23 Melaju ke Final
Penembakan Massal Pantai Bondi Sydney Dilakukan Ayah-Anak, 1 Pelaku Tewas di TKP