Setnov Terjerat Korupsi, Kader Muda Deklarasikan Gerakan Golkar Bersih

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 25 Juli 2017
Setnov Terjerat Korupsi, Kader Muda Deklarasikan Gerakan Golkar Bersih

Ketua Umum Golkar Setya Novanto saat pengumuman formatur pengurus Partai Golkar periode 2016-2019, Senin (30/5). (MP/Yohanes Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) mendeklarasikan #GerakanGolkarBersih menyusul ditetapkannya Ketua Umum Golkar Setya Novanto sebagai tersangka dalam kasus proyek e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Ketua GMPG Ahmad Doli Kurnia, gerakan tersebut akan menjadi pembeda di antara kader partai Golkar yang tetap mendukung Novanto sebagai Ketua Umum dan kader yang menginginkan pergantian Ketua Umum.

"Hari ini kami mendeklarasikan suatu gerakan, Gerakan Golkar Gersih, jadi kami menilai kepemimpinan sekarang ini sudah sangat terlalu akut menempatkan korupsi sebagai suatu persoalan yang biasa saja," kata Doli di depan Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (25/7).

"Kepimpimpinan yang sekarang ini sudah terlalu akut, menempatkan korupsi itu suatu persoalan yang biasa," sambung Doli.

Parahnya, dukungan tersebut diberikan hampir seluruh jajaran pengurus, baik DPP, DPD provinsi dan kabupaten/kota, Dewan Pembina, serta Dewan Pakar.

"Kecuali Dewan Kehormatan," imbuh mantan Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) itu.

Padahal, terang Doli, skandal megaproyek e-KTP yang menjerat Novanto bakal terus menggerus citra partai tertua di Indonesia tersebut.

Doli menambahkan, dalam waktu dekat bakal mempublikasikan nama-nama kader beringin yang berlainan sikap dengan sejumlah elite tersebut sebagai bentuk diferensiasi.

"Kalau tidak mendukung Novanto, itu artinya lawannya Golkar korup, Golkar kotor, Golkar hitam," tegasnya.

Doli menekankan, langkah ini dilakukan sebagai bentuk kecintaannya terhadap Golkar, lantaran tak ingin elektabilitas partai berlambang pohon beringin itu turun signifikan pasca Novanto ditetapkan sebagai tersangka korupsi proyek e-KTP.

"Dan akhirnya, eksistensi Golkar juga bisa terancam," pungkas mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu. (Pon)

Baca juga berita lain terkait Setya Novanto dalam artikel: KPK Cegah Keponakan Setnov Ke Luar Negeri

#Golkar #Setya Novanto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
“Jika seluruh fraksi di DPR hanya mampu manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru?
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
Indonesia
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Sarmuji mengaku belum memahami apa yang dimaksud dengan posisi penyeimbang tersebut. Dia menyerahkan penilaian kepada publik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Indonesia
Legislator Golkar Dorong Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu Lewat DSI, Beberkan Keluhan Petani
Komisi IV DPR RI minta pemerintah evaluasi kebijakan ekspor sawit satu pintu lewat DSI.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Legislator Golkar Dorong Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu Lewat DSI, Beberkan Keluhan Petani
Indonesia
Lagu Mas Bahlil Ganteng Viral di Medsos, Golkar Angkat Suara
Golkar menilai fenomena viral lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ sebagai kreativitas netizen sekaligus bentuk apresiasi terhadap ketum mereka di Kabinet Merah Putih.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Lagu Mas Bahlil Ganteng Viral di Medsos, Golkar Angkat Suara
Indonesia
Motif Pembunuhan Ketua DPD Golkar Nus Kei, Pelaku Dendam Saudaranya Dibunuh di Bekasi
Pelaku ternyata punya dendam pribadi pelaku ke korban semasa keduanya sama-sama masih di Jakarta.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Motif Pembunuhan Ketua DPD Golkar Nus Kei, Pelaku Dendam Saudaranya Dibunuh di Bekasi
Indonesia
Golkar Desak Polisi Usut Tuntas Penikaman Nus Kei di Bandara Langgur
Sarmuji mengingatkan kader Golkar agar tidak terpancing emosi menyikapi kejadian ini.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Golkar Desak Polisi Usut Tuntas Penikaman Nus Kei di Bandara Langgur
Indonesia
Ketua DPD Golkar Nus Kei Tewas Ditusuk Saat Pijakan Tanah Kelahiran, Dua Pelaku Langsung Diringkus Polisi
Keluarga korban segera membawa Nus Kei ke RS Karel Sadsuitubun pada pukul 12.00 WIT untuk mendapatkan pertolongan medis
Angga Yudha Pratama - Minggu, 19 April 2026
Ketua DPD Golkar Nus Kei Tewas Ditusuk Saat Pijakan Tanah Kelahiran, Dua Pelaku Langsung Diringkus Polisi
Indonesia
Politikus Golkar Desak Pemerintah Naikkan Harga BBM
Lonjakan harga minyak global yang mencapai dua kali lipat dari asumsi Indonesian Crude Price (ICP) dalam APBN 2026 berpotensi membebani anggaran secara signifikan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Politikus Golkar Desak Pemerintah Naikkan Harga BBM
Indonesia
Golkar Minta Indonesia ‘Melawan’ atas Gugurnya Anggota TNI di Lebanon, Saatnya Cabut dari BoP
Serangan yang merenggut nyawa prajurit TNI merupakan bentuk 'pengangkangan nyata' terhadap perdamaian yang menjadi nilai utama dalam BoP.
Dwi Astarini - Rabu, 01 April 2026
Golkar Minta Indonesia ‘Melawan’ atas Gugurnya Anggota TNI di Lebanon, Saatnya Cabut dari BoP
Indonesia
Gugatan Pembatalan Bebas Bersyarat Setya Novanto Masuki Tahap Akhir, Boyamin Ungkap Ada Dugaan Cacat Administrasi
Sidang gugatan pembatalan bebas bersyarat Setya Novanto masuk tahap akhir. Kuasa hukum ARRUKI dan LP3HI mengungkap ada dugaan cacat hukum.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
Gugatan Pembatalan Bebas Bersyarat Setya Novanto Masuki Tahap Akhir, Boyamin Ungkap Ada Dugaan Cacat Administrasi
Bagikan