Setelah Beberapa Kali Dibatalkan, Festival Pasifika Kembali Digelar Selandia Baru
Festival Pasifika menjadi salah satu event terbesar di dunia yang menggabungkan semua kultur di wilayah Pasifik. (YouTube@Wellington City Council)
DI Selandia Baru terdapat satu festival kebudayaan tahunan terbesar di wilayah Pasifik yang disebut menjadi momen banyak turis dari berbagai wilayah hingga negara datang untuk menyaksikannya.
Festival Pasifika yang sudah menjadi agenda tahunan di Wester Spring Reserve, Kota Auckland. Sesuai namanya, acara ini menggabungkan berbagai kultur budaya hingga kuliner khas wilayah Pasifik.
Sayangnya sejak tahun 2019 festival ini mengalami pembatalan. Baru pada tahun 2023, Dewan Kota Auckland mengumumkan Festival Pasifika siap digelar bulan ini.
Baca Juga:
Sekadar informasi, Festival Pasifika yang pertama kali digelar di tahun 1993 disebut menjadi salah satu festival terbesar di dunia. Dengan pengunjung bisa menyaksikan langsung pertunjukan budaya dari Samoa, Tonga, Kepulauan Cook, Fiji, Niue, Tahiti, Tokelau, Tuvalu, Kiribati dan Maori Selandia Baru alias Tangata Whenua.
Tak hanya pertunjukan saja, kamu juga bisa membeli berbagai pernak-pernik yang berhubungan dengan budaya di wilayah Pasifik serta kuliner khasnya.
Akibat serangan teror Christchurch, Festival Pasifika terpaksa ditunda di tahun 2019. Kemudian di tahun 2020, ditiadakan sebagai respons pandemi COVID-19 serta kebijakan pengetatan.
Pada tahun 2021, Dewan Auckland sempat menggelar festival tersebut tapi di tahun 2022 dibatalkan lagi akibat penyebaran COVID-19.
Baca Juga:
Dengan kondisi pandemi yang saat ini sudah sangat terkendali, maka pihak dewan memutuskan kembali menggelarnya di tahun ini. Tak heran respons masyarakat Selandia Baru dan mereka yang ingin menyaksikan budaya otentik dari wilayah Pasifik terbilang positif.
“Ini adalah salah satu festival yang paling disukai di Auckland. Kami tahu komunitas ingin kembali merayakan bersama budaya Pasifik,” ungkap Kepala Penyelenggara di Tataki Auckland Unlimited Chris Simpson, sebagaimana dikutip dari Stuff.co.nz (1/3).
Jika sesuai dengan festival sebelumnya, event ini biasanya menarik perhatian lebih dari 60 ribu pengunjung untuk datang. Mereka disuguhkan lebih dari 400 persembahan budaya yang ditampilkan dua ribu pemain dan menikmati sajian di lebih dari 100 kios makanan dan kerajinan.
Festival ini akan dimulai pada 4 Maret 2023 dengan Pasifika Village Game di Bruce Pulman Park. Lalu ada juga Pasifika Soul Session pada tanggal 12 Maret 2023 di Western Spring Park. (aru)
Baca Juga:
Hadirkan Vila di Atas Laut, Pulau Leebong Kian Mirip Maladewa
Bagikan
Berita Terkait
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Jakarta International Literary Festival 2025 Resmi Dibuka, Angkat Tema 'Homeland in Our Bodies'