Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sering Makan Korban, KAI Daop 1 Jakarta Blokir Permanen Perlintasan Liar Tebet-Cawang

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Sering Makan Korban, KAI Daop 1 Jakarta Blokir Permanen Perlintasan Liar Tebet-Cawang

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengambil langkah tegas dengan menutup perlintasan sebidang liar di antara jalur Stasiun Tebet dan Stasiun Cawang.

Tindakan ini bertujuan meningkatkan standar keselamatan perjalanan kereta api sekaligus melindungi warga sekitar dari potensi kecelakaan fatal.

Baca juga:

KAI Tutup 20 Perlintasan Sebidang Berisiko Tinggi, Keselamatan Jadi Prioritas

Kereta Tidak Bisa Menghindar

Penutupan ini menjadi bagian dari program rutin tahunan PT KAI untuk menekan angka kecelakaan di jalur rel. Deputi 2 Daop 1 Jakarta PT KAI, Deddy Hendrady, menjelaskan bahwa insiden di perlintasan sebidang mayoritas bersumber dari kelalaian pengguna jalan yang nekat menerobos jalur aktif.

"Sebenarnya kita sudah punya program setiap tahun ada penutupan perlintasan liar karena dari pengalaman setiap hari hampir ada orang-orang nabrak kereta," ungkap Deddy Hendrady, Kamis (14/5).

Deddy meluruskan stigma masyarakat mengenai kecelakaan di perlintasan. Menurutnya, posisi kereta api yang melaju di jalurnya sendiri membuat armada tersebut tidak memiliki kemampuan menghindar secara mendadak.

"Di internal kita kalau ada motor ditabrak kereta, itu adalah kebalikannya orang yang nabrak kereta karena kereta gak bisa menghindar gitu ya," tegasnya.

Koordinasi Lintas Instansi dan Dukungan Kelurahan Kebon Baru

Meskipun fokus utama KAI adalah keselamatan perjalanan kereta, perusahaan tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Dinas Perhubungan terkait aksesibilitas warga.

PT KAI memastikan bahwa fungsi utama mereka adalah mengamankan jalur, sementara penyediaan fasilitas alternatif merupakan wewenang instansi terkait.

Dukungan terhadap kebijakan ini datang dari pihak kewilayahan. Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Kebon Baru, Samtopri, menilai penutupan tersebut sangat mendesak karena tingkat kerawanan di lokasi yang sangat tinggi.

Baca juga:

Wacana Pemasangan Kamera ETLE di Perlintasan Sebidang Fokus Pencegahan

Tercatat ada lima titik perlintasan yang kerap digunakan pejalan kaki dan pengendara motor di area tersebut.

"Saya rasa program ini bagus ya baik. Karena saya lihat perlintasan yang ini terlalu rapat," ujar Samtopri.

Penutupan resmi dilakukan pada perlintasan liar jalur Cawang-Tebet, tepatnya di kawasan RT 01 dan RT 03 yang hanya berjarak sekitar 50 meter. Pihak kelurahan mengimbau warga agar mendukung penuh penertiban ini demi keamanan bersama di wilayah Kebon Baru.

#PT KAI #Kereta Api #Perlintasan Sebidang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Polresta Surakarta amankan pasangan penumpang KRL yang membuang bayi hasil hubungan gelap di toilet KA Sancaka. Pelaku dijerat pasal KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.
Wisnu Cipto - 2 jam, 17 menit lalu
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Indonesia
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
PT KAI menemukan 12.656 barang tertinggal di kereta dan stasiun selama enam bulan pertama 2026. Nilainya mencapai Rp 8,8 miliar, dari tas hingga laptop dan perhiasan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
Indonesia
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Proses penyelidikan masih terus berlangsung. Pihaknya memastikan hak bayi ini dapat terpenuhi, baik dari sisi kesehatan maupun perlindungan hukumnya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Indonesia
PT KAI Bukukan Keuntungan Rp 2,28 Triliun, Kas Dari Pelanggan Rp 28,59 Triliun
Dari sisi posisi keuangan, total aset KAI Group mencapai Rp 105,43 triliun, naik 8,58% dibandingkan 2024 sebesar Rp 97,10 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
PT KAI Bukukan Keuntungan Rp 2,28 Triliun, Kas Dari Pelanggan Rp 28,59 Triliun
Indonesia
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Satreskrim Polresta Surakarta turun tangan mendalami kasus temuan bayi tersebut dengan menelusuri rekaman CCTV di dalam kereta api dan stasiun.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Indonesia
Stasiun Bogor Padat Penumpang, Peron akan Diperbanyak
Pengembangan ini disiapkan untuk mendukung operasional rangkaian KRL Commuter Line 12 kereta.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Stasiun Bogor Padat Penumpang, Peron akan Diperbanyak
Indonesia
Stasiun Gambir akan Dapat Upgrade, Jadi Seperti Mall dan Ada Tempat Menginap Penumpang
Pengembangan Gambir diarahkan agar ruang stasiun lebih produktif dan memberi manfaat lebih luas.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Stasiun Gambir akan Dapat Upgrade, Jadi Seperti Mall dan Ada Tempat Menginap Penumpang
Indonesia
Intip Rencana Besar KAI untuk Stasiun Gambir
PT KAI merancang pengembangan Stasiun Gambir sebagai pusat hospitality dan leisure. Konsep New Gambir akan menghadirkan retail, kuliner, hotel, rooftop park, dan ruang MICE, sekaligus membuka peluang kerja hingga 1.000 orang.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Intip Rencana Besar KAI untuk Stasiun Gambir
Indonesia
KAI Pastikan Seluruh Sarana Diesel Siap Terapkan Biodiesel Baru
Kesiapan KAI sejalan dengan mandatori biodiesel B50 yang mulai diberlakukan pemerintah pada 1 Juli 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
KAI Pastikan Seluruh Sarana Diesel Siap Terapkan Biodiesel Baru
Indonesia
Belum Setahun, Kereta Petani Pedagang Lintas Rangkasbitung–Merak Layani 26.074 Penumpang
Layanan ini memberi ruang yang lebih tertata bagi pelanggan yang membawa barang dagangan, hasil pertanian, maupun perlengkapan usaha dalam perjalanan harian.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Belum Setahun, Kereta Petani Pedagang Lintas Rangkasbitung–Merak Layani 26.074 Penumpang
Bagikan