Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sering Buang Air Besar Usai Minum Kopi? Ini Penjelasan Ahli

Soffi AmiraSoffi Amira - Sabtu, 02 Maret 2024
Sering Buang Air Besar Usai Minum Kopi? Ini Penjelasan Ahli

Kafein memiliki beberapa efek pada motilitas usus. Foto: Unsplash/Nathan Dumlao

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebanyakan orang sudah mengetahui, bahwa kopi mengandung kafein, yang merupakan diuretik yang meningkatkan produksi urin tubuh. Namun, banyak juga yang tidak mengetahui jika kafein juga memiliki beberapa efek pada motilitas usus.

Mengutip laman Channel News Asia, konsultan senior umum dan ahli bedah kolorektal dari Colorectal Clinic Associates, Dr. Sulaiman Bin Yusof mengatakan, ada zat lain dalam kopi yang dapat menggerakkan berbagai hal di usus besar, termasuk asam klorogenat, asam sitrat, asam asetat, flavonoid dan tanin, di antara senyawa lainnya.

“Ada makalah penelitian yang menyatakan bahwa rasa pahit kopi itu sendiri berperan dalam merangsang lambung,” kata Dr Sulaiman.

Baca juga:

Tip Aman Konsumsi Kopi di Pagi Hari

Bahkan, ada kopi yang memiliki kandungan kafein sekitar satu hingga lima persen dari kopi biasa, di mana menyebabkan kemungkinan buang air besar setelah mengonsuminya.

Sementara itu, konsultan senior di Divisi Gastroenterologi & Hepatologi Rumah Sakit Universitas Nasional, Departemen Kedokteran, Dr Kewin Siah mengatakan, asam klorogenat dalam kopi merangsang usus menambah efek kafein pada usus besar.

Baca juga:

Robert Downey Jr. Luncurkan Perusahaan Kopi Bernama Happy

Efek tersebut hanya terjadi pada 30 persen orang
Efek tersebut hanya terjadi pada 30 persen orang. Foto: Unsplash/Fahmi Fakhrudin

"Gastrin (hormon yang merangsang lambung untuk melepaskan asam lambung) dan kolesistokinin (hormon yang memicu sekresi empedu dan enzim untuk mencerna lemak dan protein) juga dilepaskan sebagai respons terhadap kopi, sehingga selanjutnya merangsang kontraksi usus besar," jelas Siah.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 100 orang, efek ini hanya terjadi pada 30 persen orang. Hal ini juga tergantung dari kadar kafein, jenis kopi, dan cara biji kopi disangrai.

Kopi dari kopitiam bisa mengandung 100 mg kafein per cangkir sedangkan espresso hanya sekitar 40 mg kafein per cangkir. Selain itu, konsumsi gula dan susu juga berpengaruh pada efek buang air besar karena konsumsi kopi. (*)

Baca juga:

Minum Kopi Sebelum Olahraga, Memang Boleh?

#Kopi #Kafein #Pencernaan Perut #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Kuliner
Roemah Koffie Luncurkan Cublak Suweng, Kopi Premium Perpaduan Gayo dan Temanggung
Peluncuran Cublak Suweng menjadi bagian dari komitmen Roemah Koffie untuk melestarikan warisan budaya nusantara lewat kopi, dan memperkenalkannya kepada dunia.
Frengky Aruan - Jumat, 17 Juli 2026
Roemah Koffie Luncurkan Cublak Suweng, Kopi Premium Perpaduan Gayo dan Temanggung
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Fun
Rekomendasi Tempat Ngopi Enak di PRJ 2026, Cocok Buat Istirahat Sambil Nonton Konser
Tempat ngopi di PRJ 2026 ini bisa kamu kunjungi. Selain nyaman, kamu juga bisa istirahat sambil menonton konser.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
Rekomendasi Tempat Ngopi Enak di PRJ 2026, Cocok Buat Istirahat Sambil Nonton Konser
Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Indonesia
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Masyarakat perlu memahami gejala Flu Singapura agar dapat melakukan penanganan lebih dini apabila menemukan tanda-tanda penyakit tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Bagikan