Serangan Israel di Kamp Pengungsi Far’a, 3 Warga Palestina Tewas
Anggota pasukan Israel. Foto: ANTARA/Xinhua/HO-IDF
MerahPutih.com - Pasukan Israel menewaskan setidaknya tiga warga Palestina dalam serangan terhadap sebuah rumah di kamp pengungsi Far’a, Tepi Barat yang diduduki.
Menurut kantor berita Palestina, Wafa, insiden itu terjadi pada Rabu (19/2) malam setelah militer Israel mengepung rumah mereka di dekat Tubas dan melepaskan tembakan. Laporan itu juga menyebutkan bahwa pasukan Israel menahan ketiga jenazah tersebut.
Setelah pasukan Israel meninggalkan lokasi, warga menemukan sisa-sisa tubuh dan jejak darah di dalam rumah, menambah ketegangan di wilayah tersebut dan membuat kondisi di sana semakin memprihatinkan.
Militer Israel mengklaim bahwa ketiga warga Palestina yang tewas adalah "teroris yang dicari" dan terlibat dalam penjualan senjata untuk kegiatan terorisme.
Baca juga:
Selain itu, pasukan Israel juga menangkap dua warga Palestina lainnya, Ahmed Nabil Sobh dan Hakam Muhammad al-Khatib, dalam penggerebekan di kamp yang sama.
"Petugas medis yang memasuki sebuah rumah setelah pasukan Israel mundur menemukan potongan tubuh dan jejak darah di dalamnya," demikian menurut laporan Wafa, seperti dikutip dari Aljazeera, Kamis (20/2).
Selain itu, pasukan Israel juga menangkap dua warga Palestina, Ahmed Nabil Sobh dan Hakam Muhammad al-Khatib, dalam operasi penggerebekan di kamp dekat rumah yang dikepung.
Pembunuhan ini terjadi di tengah serangan besar-besaran Israel yang telah berlangsung selama berminggu-minggu di beberapa wilayah di Tepi Barat utara, termasuk Jenin dan kamp pengungsinya, serta Tulkarem dan kamp pengungsi Nur Shams. Operasi militer ini telah memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Presiden Trump Larang Warga 8 Negara Masuk AS, Termasuk Laos dan Palestina
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah
Presiden Lebanon Utamakan Bahasa Negosiasi Ketimbang Perang Hadapi Israel
Disidang dalam Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Minta Pengampunan dari Presiden Israel
Israel 591 Kali Langgar Gencatan Senjata Sejak 10 Oktober, Tewaskan 357 Warga Palestina