Headline

Serangan Gereja Koptik Tewaskan 11 Orang, Presiden Mesir Berduka

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 30 Desember 2017
Serangan Gereja Koptik Tewaskan 11 Orang, Presiden Mesir Berduka

Warga berkumpul di lokasi serangan ke gereja di distrik Helwan selatan Kairo, Mesir (ANTARA FOTO/REUTERS/Amr Abdallah Dalsh)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gereja Koptik Mesir kembali mendapat serangan dari kelompok bersenjata. Serangan yang terjadi pada Jumat (29/12) kemarin itu menewaskan 11 orang. Kelompok ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan yang berlangsung di luar gereja Koptik kawas, Kairo Selatan, Mesir.

Dalam pernyataan yang dimuat kantor berita Amang, milik kelompok militan itu, ISIS juga menyertakan bukti-bukti keterlibatan mereka.

Dalam serangan, seorang pria bersenjata menembaki jemaat dan polisi Mesir yang bertugas di luar gereja itu sebelum pria tersebut dibekuk.

Sementara itu menurut laporan kantor berita China, Xinhua, setidaknya 11 orang tewas dalam baku tembak di luar sebuah gereja di Kairo selatan, Mesir, Jumat, lapor media pemerintah Mesir.

"Pasukan keamanan telah menggagalkan serangan di Gereja Mar Mina di distrik Helwan," menurut pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri Mesir.

Kementerian Kesehatan Mesir memaparkan 10 orang tewas, termasuk satu penyerang dan polisi yang sama-sama beragama Islam. Satu penyerang lainnya kabur dari lokasi kejadian menggunakan sepeda motor namun kemudian berhasil ditangkap.

Petugas juga telah menjinakkan bom yang ditanam di dekat gereja itu. Penyerang lainnya kemudian ditangkap dalam keadaan membawa satu bom, 150 peluru dan sepucuk senjata otomatis, kata kepala Direktorat Keamanan Kairo.

Sejumlah saksi mata mengatakan bahwa kedua milisi bertopeng itu dengan sepeda motor masuk ke jalan yang mengarah ke sisi barat gereja. Mereka kemudian turun dari motor dan mengincar pos keamanan di luar gereja. Para saksi mata menambahkan bahwa adu tembak berlangsung selama 20 menit.

Serangan itu muncul menjelang perayaan Natal Ortodoks pekan depan.

Presiden Mesir Abdel Fattah As-Sisi berduka buat korban serangan teror yang ditujukan kepada gereja di luar Ibu Kota Mesir, Kairo.

“Serangan teror semacam itu takkan membuat lemah tekad rakyat Mesir untuk membersihkan Mesir dari terorisme, “kata As-Sisi di dalam satu pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Presiden Mesir.

Presiden Mesir sebagaimana dilansir Antara, Sabtu (30/12) mengucapkan terima kasih kepada penjaga keamanan Gereja Mar Mina di Kabupaten Helwan, Kairo atas peran heroik mereka dalam menggagalkan serangan tersebut, dan memerintahkan semua lembaga negara agar menyediakan semua dukungan buat keluarga korban dan orang yang cedera.(*)

#ISIS #Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi #Teroris
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI anak berinisial KL ditahan di Yordania sejak 19 Mei 2025 atas dugaan mendukung aktivitas ISIS.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
Indonesia
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Penangkapan KL ini dengan dugaan keterlibatan dalam aktivitas daring yang terindikasi mendukung ISIS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Indonesia
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Pelaku menggunakan akun email milik mantan pacarnya dan mengaku sebagai dirinya. Hal ini dilakukan untuk mengelabui agar identitas aslinya tak terlacak.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Dunia
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
AS juga menuding para pemimpin Ikhwanul Muslimin telah lama memberikan dukungan material kepada Hamas.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Indonesia
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Densus 88 Anti Teror mengungkapkan fakta mengejutkan ada 110 anak yang diduga direkrut ke dalam jaringan teroris sepanjang 2025 lewat permainan game online.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Indonesia
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Para tersangka itu merekrut anak dan pelajar dengan memanfaatkan ruang digital, mulai dari media sosial, gim online, aplikasi pesan hingga situs tertutup.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Indonesia
Menko Yusril Sebut Pengadilan Militer AS Akan Adili Hambali Bulan Depan
Yusril menyebut pemerintah tidak menetapkan target waktu penyelesaian, karena hal ini tidak termasuk prioritas yang harus segera dirampungkan.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 Oktober 2025
Menko Yusril Sebut Pengadilan Militer AS Akan Adili Hambali Bulan Depan
Indonesia
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Mereka diketahui aktif menyebarkan propaganda serta ajakan melakukan aksi teror melalui media sosial, baik dalam bentuk unggahan tulisan, gambar, maupun video yang mengarah pada dukungan terhadap Daulah ISIS.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Indonesia
785 Korban Terorisme Telah Terima Kompensasi Dari Negara, Tertinggi Rp 250 Juta
Pada tahun 2025, jumlah korban yang masih aktif dalam layanan LPSK tercatat sebanyak 30 terlindung per Agustus,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Agustus 2025
785 Korban Terorisme Telah Terima Kompensasi Dari Negara, Tertinggi Rp 250 Juta
Indonesia
ASN Kemenag Jadi Tersangka NII, Wamenag Minta Densus 88 Tidak Gegabah Beri Label Teroris
Densus 88 saat ini menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan keras (hard approach) dan pendekatan lunak (soft approach)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Agustus 2025
ASN Kemenag Jadi Tersangka NII, Wamenag Minta Densus 88 Tidak Gegabah Beri Label Teroris
Bagikan