Sepanjang Pandemi, UMKM Masuk Ekosistem Digital Naik 2 Kali Lipat

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 14 Oktober 2021
Sepanjang Pandemi, UMKM Masuk Ekosistem Digital Naik 2 Kali Lipat

UMKM Yogyakarta. (Foto: Dinas Koperasi UKM DIY)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - UMKM yang masuk ke dalam ekosistem digital telah meningkat hingga dua kali lipat sepanjang pandemi COVID-19. Hingga awal Oktober 2021, terdapat sekitar 15,9 juta UMKM yang telah masuk ke dalam ekosistem digital Indonesia.

Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) Hanung Harimba mengatakan, pemerintah terus berusaha mendorong UMKM untuk melakukan transformasi digital ke depan. Pasalnya, transformasi ini dibutuhkan oleh UMKM untuk bertahan di tengah COVID-19.

"Berdasarkan suvei yang kami lakukan, sebanyak 45,35 persen UMKM masih beroperasi penuh di tengah pandemi, 30,9 persen beroperasi sebagian, dan 24 persen tutup sementara,” katanya.

Berdasarkan survei yang sama, tidak ada pelaku UMKM yang sampai menutup sepenuhnya usaha mereka meski di tengah COVID-19. Di tengah COVID-19, sebanyak 62 persen pelaku UMKM pun telah menggunakan platform digital dalam kegiatan bisnisnya.

"Sebanyak 21,5 persen UMKM yang bertahan di tengah pandemi telah berjualan secara online sejak sebelum pandemi. Sedangkan yang lain baru bergabung setelah pandemi, jadi banyak UMKM yang on boarding ke platform digital karena pandemi,” sambung Hanung.

Menurut dia, pemerintah ke depan juga akan terus meningkatkan kualifikasi atau keterampilan sumber daya manusia (SDM) yang berminat menjadi pelaku usaha secara berkelanjutan. Pasalnya, sebanyak 73 persen dari generasi milenial, generasi Z, dan generasi Alfa berminat menjadi pelaku usaha.

"Meskipun beberapa tahun ini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita maju signifikan, namun kita masih menduduki peringkat 107 dari 189 negara terkait IPM kita. Kami saat ini tengah menyiapkan untuk membangun angkatan kerja yang produktif dan terampil sehingga pendapatannya tinggi,” ucapnya.

Selain itu, pemerintah menargetkan sebanyak 13 juta merchant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada 2021.

"Pemerintah berupaya memperkuat logistik UMKM dengan sistem pembayaran digital menggunakan QRIS. Ditargetkan 13 juta merchant UMKM menggunakan QRIS pada 2021,” kata Hanung.

Selain mendorong UMKM menggunakan QRIS, kata dia, pemerintah juga bekerja sama dengan e-commerce untuk menjadi penghubung antara pemerintah dengan UMKM yang menyediakan kebutuhan pemerintah pusat dan daerah.

"Transformasi wirausaha produktif berbasis teknologi merupakan suatu agenda transformasi utama dalam mengembangkan koperasi dan UMKM masa depan. Dalam meningkatkan kapasitas usaha, program inkubasi dilakukan, berupa pelatihan dan pendampingan usaha bekerja sama dengan mitra perguruan tinggi," ucapnya dikutip Antara.

#UMKM #Pemulihan Ekonomi #Ekonomi Digital
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Peningkatan Penjualan Produk Lokal Bisa Naikkan Serapan Tenaga Kerja
Penguatan konsumsi produk lokal perlu didukung oleh berbagai langkah strategis, mulai dari perlindungan terhadap industri dalam negeri hingga peningkatan daya saing produsen lokal.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Peningkatan Penjualan Produk Lokal Bisa Naikkan Serapan Tenaga Kerja
Indonesia
13 Juta UMKM Dapat Sertifikasi Halal, Banten Nomor 1 Dalam Pendaftaran
Secara nasional 13 juta produk yang sudah sertifikasi halal itu memang terbesarnya yaitu 80 persen dari pelaku usaha mikro kecil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
13 Juta UMKM Dapat Sertifikasi Halal, Banten Nomor 1 Dalam Pendaftaran
Indonesia
Tayangan Piala Dunia 2026 Dapat Menjadi Roda Penggerak Sektor UMKM Indonesia
"TVRI akan menyiarkan langsung pertandingan-pertandingan Piala Dunia yang bisa dinikmati masyarakat."
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Tayangan Piala Dunia 2026 Dapat Menjadi Roda Penggerak Sektor UMKM Indonesia
Indonesia
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Masih di Bawah Target RPJMN
Realisasinya baru mencapai 18,3 persen atau sekitar Rp 1.500 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 270 triliun merupakan penyaluran KUR
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Masih di Bawah Target RPJMN
Indonesia
Kemendag Ingin Franchise Jadi Model Bisnis Tingkatkan Wirausaha
Masyarakat untuk lebih cermat dan bijak dalam memilih penawaran bisnis dengan menggunakan prinsip 2L, yang berarti legal dan logis.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Kemendag Ingin Franchise Jadi Model Bisnis Tingkatkan Wirausaha
Indonesia
Usaha Mikro Diklaim Telah Dapat Kucuran KUR Rp 70 Triliun, Bakal Perbanyak Wirausaha
Pemerintah menargetkan hingga tahun 2029 sedikitnya 10 juta masyarakat dapat bekerja secara formal atau menjadi wirausaha.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Usaha Mikro Diklaim Telah Dapat Kucuran KUR Rp 70 Triliun, Bakal Perbanyak Wirausaha
Indonesia
Cak Imin Ingin Reflikasi Mbloc Space Buat Anak Muda di Daerah Berdaya
Mbloc menjadi salah satu rujukan dan contoh yang positif, salah satu kolaborasi pemanfaatan fasilitas publik yang akhirnya memberikan ruang, ruang berkumpul para anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Cak Imin Ingin Reflikasi Mbloc Space Buat Anak Muda di Daerah Berdaya
Indonesia
Harga Minyak Goreng Merangkak Naik, DPR Minta Pemerintah Kendalikan Harga
DPR RI minta pemerintah segera kendalikan harga minyak goreng yang naik di sejumlah daerah. Kenaikan berdampak pada masyarakat dan UMKM.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Harga Minyak Goreng Merangkak Naik, DPR Minta Pemerintah Kendalikan Harga
Indonesia
Penaikan Harga Elpiji Picu Beban Ganda UMKM, Komisi VII Minta Pemerintah Turun Tangan
Pemerintah perlu menghadirkan solusi konkret melalui skema bantuan langsung, kemudahan akses kredit, hingga relaksasi cicilan perbankan bagi pelaku UMKM.
Dwi Astarini - Kamis, 23 April 2026
Penaikan Harga Elpiji Picu Beban Ganda UMKM, Komisi VII Minta Pemerintah Turun Tangan
Indonesia
Bahan Baku Plastik Dari Timur Tengah Tersendat, UMKM Indonesia Tertekan
Tekanan yang dihadapi oleh industri plastik global ini merupakan dampak dari gagalnya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang memperpanjang ketegangan geopolitik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 April 2026
Bahan Baku Plastik Dari Timur Tengah Tersendat, UMKM Indonesia Tertekan
Bagikan