Fashion

Seniman AI Nigeria Hadirkan Fashion Show Model Lansia Afrika

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 18 Februari 2023
Seniman AI Nigeria Hadirkan Fashion Show Model Lansia Afrika

Fashion Show ini dibuat dengan teknologi AI. (Foto: instagram/slickcityceo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FASHION Show yang menampilkan orang lansia sebagai modelnya mungkin jarang terjadi. Namun, seniman visual asal Nigeria Malik Afegbua membuat inovasi unik. Ia menampilkan sebuah fashion show dengan orang Afrika lansia yang menjadi modelnya.

Afegbua membagikan gambar model-model Afrika lansia tersebut melalui media sosialnya. Berjudul The Elders Series, gambar-gambar tersebut menantang stereotip tentang anggapan orang kepada orang yang sudah tua yang mungkin tidak pernah terlihat di dunia mode.

Baca Juga:

Tutup Garis Poetih, Dekranasda x Ivan Gunawan Hadirkan Busana Hari Raya

Afegbua melakukan inovasi tersebut lantaran terinspirasi dari ibunya. Sang ibu yang kini mengidap sebuah penyakit, membuat Afegbua ingin mengekspresikan dirinya agar selalu mengingat kasih sayang orang yang telah melahirkannya ke dunia itu.

"Dia mengalami stroke, dan saya sangat dekat dengan ibu saya. Saya hanya perlu jalan keluar untuk menemukan cara mengekspresikan diri dan tidak memikirkannya. pada mesin pendukung kehidupan. Saya ingin memikirkannya di tempat yang bahagia," ujar Afegbua seperti dilansir CNN.

Namun, yang benar-benar luar biasa dari gambar-gambar diunggah Afegbua adalah fashion show inovatif tersebut tidak benar-benar terjadi. Meskipun gambar terlihat seperti foto dari peristiwa asli, tetapi kenyataannya foto-foto tersbut dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI).


The Elders Series adalah perpanjangan dari proyek lain yang dibuat Afegbua melalui AI. Dia menggunakan platform AI Midjourney, yang menghasilkan gambar sebagai respons terhadap perintah teks.

Afegbua mengatakan ia bereksperimen dengan frasa yang berbeda, menyempurnakan istilah pencariannya sampai dia mendapatkan gambar yang dia suka. Kemudian, ia mengeditnya di Photoshop dan mengulangi prosesnya sampai dia mendapatkan efek yang dia cari.

"Ketika datang ke AI, Anda memasukkan prompt teks, itu memberi Anda sesuatu yang acak - kamu terus pergi ke kedalaman yang berbeda sampai kamu menemukan apa yang kamu inginkan," katanya.

Baca Juga:

KAMI. Bawa Pemakainya Ke Angkasa Melalui Danica

Ada banyak kontroversi tentang bias rasial dan gender dalam AI. Teknologi pengenalan wajah bisa jadi kurang akurat untuk kulit Hitam daripada Kulit Putih, dan sistem AI untuk menemukan kanker kulit ternyata diprogram, terutama pada kulit Putih. Juga dicatat bahwa platform seni AI dapat menghasilkan gambar yang mencerminkan bias budaya dari gambar yang ditemukan di internet.

Afegbua mengatakan bahwa sampai ibunya terkena stroke, ia hanya bekerja secara eksperimental dengan gambar orang kulit hitam di platform AI, tetapi dia menemukan bahwa gambar yang mereka hasilkan rusak dan tidak terlalu bagus.

Dia memperhatikan bahwa gambar yang dihasilkan orang kulit hitam Amerika berbeda dengan gambar orang kulit hitam Afrika.

"Bila Anda memasukkan 'Afrika', mereka terlihat kurang necis dan di lingkungan yang kurang menyenangkan," jelas Afegbua.

Melalui pencarian berulang kali menggunakan variasi kata kunci, dia mengatakan bahwa dia dapat melatih AI dan meningkatkan gambar orang kulit hitam yang dihasilkannya.

"Sekarang siapa pun bisa masuk ke AI dan memasukkan 'pria kulit hitam dalam peragaan busana' dan kamu akan mendapatkan sesuatu seperti yang saya lakukan, karena sekarang sudah ada dalam sistem," tambahnya.

Proyek AI lainnya termasuk menciptakan kota futuristik virtual yang disebut "Ngochola", yang dihuni oleh orang-orang yang heroik, cantik, dan Afrika. Afegbua mengatakan dia ingin kota itu mencerminkan peradaban Afrika kuno. (ahs)

Baca Juga:

Andalucia Garden karya Itang Yunasz Bersinar di Garis Poetih

#Fashion #Februari Main Hati
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
Perjalanan menuju malam puncak bukanlah proses yang singkat. Kompetisi ini diawali dengan 270 sketsa desain dari para peserta di berbagai daerah.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
ShowBiz
LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Melalui LUMINARA, para desainer memperlihatkan bahwa kekayaan budaya Indonesia dapat terus berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masa kini.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
 LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Fashion
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Melalui HARSA, LAKON Indonesia kembali menegaskan keyakinan bahwa masa depan karya tangan Indonesia dibangun melalui proses yang dijalani dengan sepenuh hati.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Fashion
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Misi dagang Italia di BTN Indonesia Fashion Week 2026 membuka peluang besar bagi industri kulit dan alas kaki Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Bagikan