MerahPutih.Com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya buka suara menanggapi polemik revitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
Anies mengkalaim bahwa revitalisasi lokasi cagar budaya itu sudah sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) nomor 25 tahun 1995 tentang pembangunan kawasan Medan Merdeka di Ibu Kota Jakarta.
Baca Juga:
Pemprov DKI Harus Ganti Tiga Kali Lipat Pohon yang Ditebang di Monas
"Jadi itu(revitalisasi) sejalan dengan Keppres nomor 25 tahun 95 karena memang rancangannya dibuat mengikuti Keppres," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (6/2).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyakini bila pengerjaan renovasi Monas itu terus dilanjutkan. Namun hingga saat ini Sekretariat Negara (Setneg) selaku Komisi Dewan Pengarah Kawasan Medan Merdeka belum mengeluarkan surat rekomendasi untuk melanjutkan revitalisasi yang kini dihentikan sementara.
"Alhamdulillah revitalisasi monas jalan terus," jelasnya.
Meski demikian, Anies mengaku dirinya dapat apresiasi dari Setneg atas revitalisasi kawasan Monas, sebab lanjut dia dalam konsep renovasi pihaknya akan menambahkan Ruang terbuka hijau (RTH) di Monas.
“Malah komisi pengarah memberikan apresiasi karena akan terjadi penambahan ruang terbuka hijau di kawasan monas dan sebagian juga baru menyadari bahwa tempat parkir IRTI kemudian lenggang Jakarta itu semua itu akan menjadi tempat hijau," tutup Anies.
Seperti diketahui, revitalisasi kawasan menuai polemik hingga DPRD dan Pemprov DKI sepakat untuk menghentikan sementara renovasi tersebut.
Baca Juga:
Sekda DKI Beberkan Revitalisasi Monas Agar Terlihat Seperti Kawasan Menara Eiffel
Distopnya revitalisasi Monas lantaran Anies belum meminta restu dari Sekretariat Negara selaku ketua komisi pengarah pembangunan kawasan Medan Merdeka.
Tak hanya itu, penebangan 191 pohon di sisi Selatan Monas ini juga dikecam berbagai pihak lantaran pemenang sayembara desain Monas Deddy Wahjudi sendiri bahkan tak menyarankan adanya penggundulan hutan.(Asp)
Baca Juga:
Pemprov DKI dan Setneg Berkonflik Soal Revitalisasi Monas, DPRD Lepas Tangan