Selma Blair Bercerita Perjuangannya Melawan Penyakit Multiple Sclerosis

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 28 Februari 2019
Selma Blair Bercerita Perjuangannya Melawan Penyakit Multiple Sclerosis

Tetap tampil memukau di Oscar 2019 lalu meskipun berjuang melawan MS (Foto Instagram @selmablair)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AKTRIS Hollywood Selma Blair, yang pernah berperan dalam film Legally Blonde, baru-baru ini menceritakan tentang pengalaman hidupnya yang di diagnosa terkena penyakit Multiple Sclerosis (MS). Ada banyak pengalaman baru yang ia alami selama berjuang untuk melawan MS.

1. Pertama kali mengakui di Instagram

Selma Blair Bercerita Perjuangannya Melawan Penyakit Multiple Sclerosis
Tetap semangat meski terus berjuang hingga kini (Foto: Instagram @selmablair)


Blair pertama kali mengungkapkan penyakitnya tersebut ke media sosial Instagram Oktober 2018 lalu. Ia mengatakan kepada Vanity Fair bahwa itu bukanlah pengumuman tentang diagnosis yang dramatis.

Bintang yang berperan dalam film Hellboy ini juga mengatakan bahwa meskipun terkena penyakit MS, namun ia bahagia saat ini. Dia juga berharap bisa membantu setiap orang agar lebih nyaman dengan diri mereka, karena menurutnya penyandang disabilitas tidak terlihat dan tidak dihargai oleh orang lain.

Mendapatkan diagnosa seperti ini, pastinya pernah membuat Blair patah semangat. Ia pernah berpikir apakah ada orang nantinya yang akan mau memperkerjakannya di industri Hollywood ini. Ia bahkan sampai menghubungi orang-orang yang pernah berpikir ia akan meninggal secepatnya.

MS sendiri merupakan kondisi dimana penyakit tersebut akan mempengaruhi otak dan sumsum tulang belakang, yang menyebabkan masalah pada penglihatan, keseimbangan, hingga otot. Penyakit MS juga tidak dapat disembuhkan.

2. Kebahagiaan yang melelahkan

Selma Blair Bercerita Perjuangannya Melawan Penyakit Multiple Sclerosis
Blair dengan anaknya, Arthur (Foto: Instagram @selmablair)


Bintang yang saat ini telah di karuniai satu orang anak bernama Arthur, mengatakan bahwa hubungan dengan anaknya juga berubah karena kondisinya tersebut.

Dia mengatakan bahwa dulunya ia sangat atletis, namun semenjak terkena penyakit MS, ia bahkan bisa terjatuh di depan anaknya.

Menurutnya ia harus melakukan yang terbaik yang ia bisa karena ia seorang ibu, meskipun itu menyiksa dirinya. Hal yang bisa ia lakukan hanyalah melakukan self-medicating saat sedang tidak bersama anaknya.

Meskipun melelahkan dan menyiksa dirinya, namun ada kegembiraan tersendiri baginya untuk masih bisa menghabiskan waktu dengan anaknya.

Saat ini, ia sudah mengalami kesulitan untuk bergerak, mengingat, mencari pakaian untuk dikenakan hingga penglihatan akibat efek samping dari pengobatan Glukokortikoid dengan dosis tinggi.

3. Menginginkan lebih banyak pakaian fesyen

Selma Blair Bercerita Perjuangannya Melawan Penyakit Multiple Sclerosis
Berharap fashion desainer lebih ramah untuk disabilitas (Foto Instagram @selmablair)


Bintang yang juga menghadiri ajang penghargaan film Oscar 2019 lalu, mengatakan bahwa sangat sulit untuk mendapatkan pakaian yang nyaman untuknya.

Maka dari itu, ia berharap ia bisa melakukan kerja sama dengan desainer seperti Christian Siriano, untuk menyediakan pakaian yang nyaman untuk penyandang disabilitas yang saat ini jarang sekali ada. Ia juga mengharapkan pakaian yang nyaman namun juga tetap fashionable untuk di kenakan. (ver)

#Aktris Hollywood #Multiple Sclerosis #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan