Selain Kopi, Minuman Berkafein Ini Punya Segudang Manfaat
Teh hijau memiliki segudang manfaat (Foto: Pixabay/Foundry)
KOPI telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Minuman ini kerap menemani kita di pagi hari, siang, bahkan malam hari. Namun, selain kopi, minuman berkafein lainnya seperti teh juga bisa menjadi alternatif untuk kamu nikmati.
Teh sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Ada banyak varietas daun teh tetapi teh hitam dan hijau adalah yang paling populer sejauh ini. Tapi manakah pilihan teh yang sehat?
Baca juga:
Ini yang Akan Terjadi Jika Kamu Makan Makanan Pedas Tiap Hari!
Melansir Medical News Today, ketika kamu mencari teh untuk meningkatkan fungsi otak, menghilangkan lemak, atau memperpanjang usia, teh hijau lebih unggul dibandingkan teh hitam. Sebenarnya teh hijau dan teh hitam berasal dari tanaman yang sama namun diproses secara berbera pasca dipetik. Cara pengolahan tersebut mempengaruhi susunan biologisnya.
Pengolahan teh hijau membuatnya memiliki banyak keistimewaan. Teh hijau kaya akan flavonoid alami daripada teh hitam. Flavonoid memiliki manfaat pada kesehatan, di antaranya menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, asma, dan stroke.
Baca juga:
Selain itu, teh hijau juga berperan khusus dalam melindungi otak. Menurut Stefan Borgwardt, direktur Departemen Psikiatri dan Psikoterapi di University of Lübeck, Jerman, teh hijau yang dikonsumsi setiap hari dapat meningkatkan fungsi otak.
"Teh hijau dapat mempengaruhi otak dalam tiga bentuk berbeda, yakni mengurangi kecemasan, meningkatkan fungsi kognisi seperti kemampuan untuk fokus dan perhatian, dan meningkatkan fungsi otak secara keseluruhan terutama ingatan," ujar Borgwardt.
Borgwardt pun menyarankan agar meminum teh hijau secara teratur dan dengan takaran tepat agar mendapatkan manfaat tersebut. "Konsumsi setidaknya 100 mililiter teh hijau atau satu cangkir setiap hari untuk melindungi fungsi neurokognitif," sarannya.
Yuk mulai rutin mengonsumsi teh hijau sobat Merah Putih. (avia)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo