Selain Jambu Biji, Atasi DBD dengan Mangga dan Pepaya
Ilustarsi pepaya. (Foto: Unsplash/Happy Surani)
MerahPutih.com - Buah bisa menjadi alternatif terbaik untuk mempercepat penyembuhan penyakit demam berdarah (DBD). Jambu biji biasanya yang paling direkomendasikan, tetapi mangga dan pepaya juga tak kalah berkhasiat untuk mengatasi DBD.
Dilansir Alodokter, baik mangga dan pepaya, memiliki sejumlah kandungan yang bermanfaat untuk mengobati DBD.
Mangga kaya akan Vitamin C, sehingga amat dibutuhkan oleh penderita DBD untuk memperkuat daya tahan tubuh. Pada 300 gram mangga terdapat 36 miligram vitamin C. Jumlah tersebut telah mencukupi 40 persen kebutuhan asupan Vitamin C harian orang dewasa.
Folat pada mangga juga sangat tinggi. Nutrisi tersebut memiliki peran penting meningkatkan pembentukan sel darah merah dan trombosit pada tubuh.
Baca juga:
Benar atau Salah Perubahan Cuaca Ekstrim Jadi Pemicu Wabah DBD Meningkat?
Sementara pepaya, juga memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Setiap 100 gram pepaya memiliki kandungan 78 miligram Vitamin C.
Kandungan vitamin C pada pepaya tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Produksi trombosit di sumsum tulang juga akan lebih cepat berkat adanya asupan vitamin C yang didapat dari pepaya.
Serat pada pepaya juga sangat berlimpah, sehingga dapat memperlancar sistem pencernaan dan melancarkan pergerakan usus.
Serat membuat buang air besar lancar. Penderita DBD yang sering sembelit juga dapat terhindar dari risiko terkena BAB berdarah karena telah mengonsumsi banyak serat dari pepaya. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah