Sekjen Senior Bandingkan Kantor PDIP Yogyakarta Dulu dan Sekarang

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 06 Juni 2021
Sekjen Senior Bandingkan Kantor PDIP Yogyakarta Dulu dan Sekarang

Pengguntingan pita pembukaan pameran seni rupa "Akara" dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno, di Yogyakarta, Sabtu (5/6). (Foto: MP/Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo melakukan pengguntingan pita pembukaan pameran seni rupa "Akara", yang dilaksanakan DPP PDI Perjuangan (PDIP) dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno, di Yogyakarta, Sabtu (5/6).

Pram mewakili Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyampaikan pidatonya secara daring dari Jakarta.

Saat pengguntingan pita, pria yang bersama Tjahjo Kumolo disebut sebagai "sekjen senior" di kalangan internal partai itu, ditemani oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Ikut juga Wakil Gubernur DI Yogyakarta Sri Paku Alam X.

Baca Juga:

Buka Pameran Seni Rupa, Megawati Ingatkan Peran Seniman Menurut Bung Karno

"Semoga pameran ini selalu menginspirasi kita semua. Sebab ini khas, tak banyak dilakukan parpol lainnya. Tetapi PDI Perjuangan selalu berada di depan untuk urusan seni, budaya, dan olahraga," kata Pramono Anung sebelum pengguntingan pita.

Dia lalu banyak bicara soal Kota Yogyakarta. Gubernur Sultan Hamengkubuwono X dipujinya karena menginisiasi lagu Indonesia Raya dikumandangkan saat jam kerja dan di mana pun di sudut kota tersebut. Bahkan, hal ini menginspirasi Ketua Umum Megawati dan Sekjen Hasto Kristiyanto untuk memerintahkan hal sama dilakukan oleh kader PDIP yang duduk sebagai kepala daerah.

Pria kelahiran Kediri tersebut juga berbicara soal kantor PDIP Yogyakarta yang megah. Dia masih mengingat, bagaimana kantor partai lama yang kecil, membuat partainya itu selalu dipandang sebelah mata.

"Tetapi hari ini, terus terang saya salut atas capaian teman-teman di DPD dan support Pak Sekjen, bahwa DI Yogyakarta punya kantor bagus, tetapi tetap menjadi rumah rakyat. Tak boleh berubah," kata dia.

 Megawati Soekarnoputri membuka pameran seni rupa "Akara" yang dilaksanakan dalam rangka Bulan Bung Karno di Yogyakarta, Sabtu (5/6). (Foto: MP/Istimewa)
Megawati Soekarnoputri membuka pameran seni rupa "Akara" yang dilaksanakan dalam rangka Bulan Bung Karno di Yogyakarta, Sabtu (5/6). (Foto: MP/Istimewa)

Bahkan, Pram mengaku menemukan bagaimana bendera partainya berkibar hampir di setiap tempat di provinsi itu. Hal itu ditemukannya saat bersepeda di pagi hari tadi mengelilingi sejumlah kabupaten/kota di Yogyakarta.

"Ini menandakan PDI Perjuangan adalah rumah rakyat, rumah kaum nasionalis, rumah kita semua," pungkas Pramono Anung.

Sementara, Wakil Gubernur Yogyakarta Sri Paku Alam X hadir mewakili Gubernur Sri Sultan Hamengkubowono X. Dalam pidatonya, dia mengatakan, pihaknya mendukung langkah PDIP yang mengemas peradaban melalui karya seni.

Hal ini merupakan pendekatan kultural ideal yang mengembangkan rasa kebangsaan.

Baca Juga:

Krisdayanti Bikin Peserta Pameran Lukisan Bulan Bung Karno Bergelora

"Bung Karno pernah menyatakan bahwa 'Aku bersyukur karena dilahirkan dengan perasaan halus dan rasa seni'. Bagi beliau, karya seni bukan sekadar hiburan semata, tapi merupakan bagian perjuangan dan esensial dari nation building," kata Sri Paku Alam X.

"Kami berterima kasih terpilihnya Yogyakarta sebagai lokasi pameran seni rupa ini. Kreativitas masyarakat Yogyakarta terpancar dari karya seni dan budayanya. Selamat melaksanakan pameran," pungkas Sri Paku Alam IX.

Acara itu berlangsung di kantor PDIP Yogyakarta, di mana 78 lukisan dari 78 seniman dipamerkan.
Para seniman berasal dari Yogyakarta, Malang, Sorong, Bandung, Bali, Wonosobo, Solo, dan daerah lainnya. Diantaranya adalah Nasirun, Butet Kertaradjasa, Putu Sutawijaya, Budi Ubrux, Melodia, Sigit Santoso, dan Hadi Susanto. (Pon)

Baca Juga:

Elektabilitas Puan Maharani Melonjak, Diduga karena Huru-hara di PDIP

#PDIP #Yogyakarta #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Indonesia
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman
Pramono mengungkapkan laju inflasi di Jakarta hingga saat ini masih terkendali dan terjaga dengan baik.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman
Indonesia
Mulai 2027, Pencari Kerja di Jakarta Bisa Naik Transjakarta hingga MRT Gratis
Pramono Anung menyatakan transportasi umum di Jakarta, termasuk Transjakarta, MRT, LRT, dan Mikrotrans, akan gratis bagi pencari kerja mulai 1 Januari 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Mulai 2027, Pencari Kerja di Jakarta Bisa Naik Transjakarta hingga MRT Gratis
Indonesia
Ada 12.000 Lowongan Kerja di Jakarta, Pramono Minta Disabilitas Dapat Kesempatan Sama
Dalam pameran kerja ke-11 tersebut, dia menyebutkan terdapat 12.000 lowongan pekerjaan dari 100 perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Ada 12.000 Lowongan Kerja di Jakarta, Pramono Minta Disabilitas Dapat Kesempatan Sama
Indonesia
Penumpang Transjabodetabek Melonjak, Pramono Pertimbangkan Buka Rute Baru
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mempertimbangkan rute baru Transjabodetabek. Hal itu disebabkan melonjaknya jumlah penumpang.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
Penumpang Transjabodetabek Melonjak, Pramono Pertimbangkan Buka Rute Baru
Indonesia
Serapan Belanja APBD DKI 2026 Baru 54,39 Persen, Perangkat Daerah Diminta Gercep Selesaikan Kegiatan
Perangkat daerah diminta mempercepat penyelesaian kegiatan agar realisasi anggaran tidak menumpuk pada November dan Desember.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Serapan Belanja APBD DKI 2026 Baru 54,39 Persen, Perangkat Daerah Diminta Gercep Selesaikan Kegiatan
Indonesia
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Penumpang Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta mencapai 368,4 juta pada triwulan III 2026, naik 10,8 persen dibandingkan 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Berita Foto
Kalahkan Amsterdam, Sistem Transportasi Publik Jakarta Peringkat 15 Dunia
Bus Transjakarta melintasi jalur bebas hambatan di Jalan Sudirman-Thamrin, Kawasan bendungan Hilir, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Kalahkan Amsterdam, Sistem Transportasi Publik Jakarta Peringkat 15 Dunia
Indonesia
Tekan Polusi Udara, Pemprov DKI Gelar Modifikasi Cuaca Jelang Running Festival dan Konser Ye
Pemprov DKI menggelar modifikasi cuaca menjelang Jakarta Running Festival dan konser Ye.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Tekan Polusi Udara, Pemprov DKI Gelar Modifikasi Cuaca Jelang Running Festival dan Konser Ye
Indonesia
Warga Naik Transortasi Umum di Jakarta Melonjak 10,8 Persen
Konektivitas transportasi di Jakarta, lanjut Pramono, semakin baik setelah beberapa waktu lalu LRT rute Kelapa Gading-Manggarai diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Warga Naik Transortasi Umum di Jakarta Melonjak 10,8 Persen
Bagikan