Headline

Sekjen PSI Sebut Aksi Bela Tauhid Tidak Relevan

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 01 November 2018
Sekjen PSI Sebut Aksi Bela Tauhid Tidak Relevan

Sekjen PSI Raja Juli Antoni (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menanggapi Aksi Bela Tauhid yang akan digelar sejumlah ormas Islam, Jumat (2/11) besok.

Raja Juli mengaku belum menemukan relevansi aksi tersebut dengan kasus pembakaran bendera HTI di Garut, beberapa waktu lalu.

"Dalam hitungan hari, hitungan jam para tersangka, pelaku, diduga pelaku ini, sudah diamankan. Jadi saya tidak melihat ada relevansi untuk kemudian menggoreng isu ini," kata Raja Juli Antoni di Jakarta, Kamis (1/11).

Namun demikian, kata dia, jika ada yang melakukan aksi demonstrasi tentu tidak ada yang melarang, UU pun menjamin hal itu.

Anggota Banser Bakar Bendera HTI
Anggota Banser bakar bendera HTI (Screenshot NetTV)

"Demonstrasi dan aksi apapun di negara demokratis tentu diizinkan, selama tidak melakukan anarkisme, vandalisme, ujaran kebencian dan sebagainya," terang dia.

Hanya saja pertanyaannya, pelaku sudah ditangkap oleh polisi dan ormas Islam yang merupakan representasi dari mayoritas umat Islam juga sudah bertemu dan sepakat untuk menyelesaikan perkara dengan mengedepankan persaudaraan. Lalu, untuk apa ada demonstrasi?

"Itu yang prihatin ya, jadi apakah benar Aksi itu adalah aksi Bela tauhid atau bendera tauhid? ya kalau memang aksi itu murni membicarakan itu maka tentu tidak akan ada ujaran kebencian, tidak akan ada teriakan menolak atau meminta turun presiden tertentu," ujar Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf itu.

Jadi, masyarakat akan melihat apakah aksi bela tauhid itu benar murni atau hanya merupakan strategi politik menunggangi isu agama untuk kepentingan politik.

"Saya kira umat akan membaca, bangsa kita, rakyat akan membaca apa sebenarnya yang terjadi di aksi-aksi semacam ini," pungkas dia.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: RS Polri: 56 Kantung Jenazah Belum Teridentifikasi

#Aksi Bela Tauhid #PSI #Banser
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Ia menyebut ini menjadi hal yang positif bagi kerja-kerja politik di Dapil Jateng 5 khususnya di Solo dan Jawa Tengah
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bagikan