Sekjen PDIP Tak Masalah Ganjar Dikaitkan Dengan Kasus e-KTP

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 21 Desember 2017
Sekjen PDIP Tak Masalah Ganjar Dikaitkan Dengan Kasus e-KTP

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PDI Perjuangan tak mau ambil pusing soal munculnya nama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam dakwaan kasus e-KTP.

Bahkan, PDIP tidak mempermasalahkan penyebutan nama Ganjar dalam konteks pengusungannya di Pilgub Jateng mendatang.

"Kalau sekedar disebut bagaimana dengan azas praduga tak bersalah itu harus dihormati," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat ditemui di Kawasan Jakarta Pusat, Kamis (21/12).

Diapun menduga penyebutan nama Ganjar tak lepas dari dinamika politik terkini.

"Kalau sebutan nama, tidak lepas dari dinamika politik," ujarnya.

Terkait hal itu, Hasto mengatakan tidak akan menjadi pertimbangan jika harus kembali mengusung Ganjar di Pilgub Jateng, kecuali dia telah ditetapkan menjadi tersangka.

"Kalau sudah tersangka dan terpidana baru akan ada evaluasi," kata Hasto.

Melanjutkan, Hasto menegaskan bahwa dalam kasus e-KTP posisi PDIP tegas di luar pemerintah saat itu. Jadi, manamungkin Partai berlambang banteng moncong putih itu mendesain hingga sedemikian rupa.

Apalagi, lanjut dia, konsepsi e-KTP secara keseluruhan sangat berbeda dengan apa yang digagas Megawati Soekarnoputri. "Kami tidak ikut-ikutan dengan proses itu," tegas Hasto.

Justru, kata Hasto, seharusnya pemerintah menjelaskan dengan konferensif alasan apa sehingga terjadi persoalan yang melibatkan begitu besar kerugian negara.

"Seharusnya pemerintah saat itu menjelaskan mengapa terjadi persoalan melibatkan begitu besar kerugian negara, mulai kasus century, hambalang, Ini seharusnya dilihat secara jernih," ucap dia. (Fdi)

#Hasto Kristiyanto #PDIP #Ganjar Pranowo #Korupsi E-KTP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Demokrasi menghadapi tantangan serius ketika kekuasaan politik dan ekonomi semakin terkonsentrasi, kepercayaan publik terhadap institusi melemah, ketimpangan membesar, serta populisme mendapatkan ruang untuk berkembang.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Indonesia
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Para ibu setempat melantukan lirik lagu yang menyentuh hati, nada senduh dan teduh menenangkan perasaan.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Bagikan