Sekjen PDIP Klaim Parpol lain Antre Gabung Gerbong Capres Ganjar

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 24 April 2023
Sekjen PDIP Klaim Parpol lain Antre Gabung Gerbong Capres Ganjar

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memakaikan kopiah kepada Ganjar Pranowo di Istana Batutulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4/2023). ANTARA/HO-PDIP.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pencapresan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 diprediksi membawa dampak ke PDIP. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan bakal ada banyak deklarasi partai politik lain yang akan bergabung mendukung Ganjar Pranowo sebagai capres dalam waktu dekat.

"Nanti kita tunggu saja, bahwa dalam minggu-minggu ini kemudian akan muncul deklarasi dari partai politik lain yang mendukung calon presiden dari PDIP, Bapak Ganjar Pranowo," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Senin (24/4).

Baca Juga:

Alasan PDIP Tak Mau Buru-Buru Bangun Koalisi

Hasto menyebut usai deklarasi Ganjar pada Jumat (21/4) lalu, komunikasi PDIP dengan partai lainnya pun kian intens. "Hanya kami mohon maaf belum bisa kami sebutkan," imbuhnya

Menurut Hasto, soal cawapres Ganjar hingga kini masih terus dimatangkan bersama oleh DPP PDIP. Pemilihan bacawapres Ganjar, lanjut dia, masih sangat dinamis dan terus dilakukan kajian, yang pada akhirnya akan diputuskan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Ya tentu saja kita kan enggak model 'kawin paksa', tentu ada pacarannya, ada pemahamannya. Ada komitmen terhadap rakyat bangsa dan negara," tutup Hasto.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto. (Foto: MP/Ponco)

Jumat (21/4) kemarin, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah mendeklarasikan Ganjar sebagai capres di Pilpres 2024. Saat acara deklarasi itu, Megawati menyematkan peci hitam ke Ganjar Pranowo sesaat setelah resmi ditunjuk sebagai capres pilihan PDIP.

"Saya akan memberikan sebuah kopiah. Budaya orang Indonesia berkopiah. Bung Karno bilang itu identitas dari nasionalisme kita yang disebut nasional dan religius," ujar satu-satunya mantan Presiden perempuan RI itu di Istana Batu Tulis, Bogor, Jumat (21/4). (Knu)

Baca Juga:

Megawati Larang Kader PDIP Bahas Ganjar dan Cawapresnya

#PDIP #Pemilu 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Bagikan