Sekjen Golkar Tegaskan Munas Tetap Digelar Desember
Sekjen Partai Golkar Lodewijk F Paulus. (ANTARA/HO-Humas DPR RI)
MerahPutih.com - Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus, menegaskan Musyawarah Nasional (Munas) Golkar tetap akan digelar pada Desember 2024 mendatang.
Baca Juga: Prabowo Jajal Pindad Maung, Kendaraan Taktis Militer 4x4 Buatan Lokal
Menurutnya, jadwal Munas Golkar tidak bisa dimajukan. Pasalnya, hal ini telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
“Enggak bisa. AD/ART sudah menentukan bulan Desember. Enggak bisa diubah,” kata Lodewijk di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/3).
Baca juga:
Ada Pengaruh Luhut Panjaitan Dibalik Mundurnya Bamsoet dari Caketum Golkar
Wakil Ketua DPR RI ini menjelaskan untuk merubah AD/ART harus melalui forum Munas. Sehingga, wacana memajukan jadwal Munas Golkar tidak akan terjadi.
“Merubah AD/ART kan harus lewat di Munas. Jadi gak bakalan,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Lodewijk menegaskan Munas Golkar digelar setiap lima tahun sekali setiap bulan Desember.
Baca juga:
“Jadi AD/ART sudah menentukan bulan Desember setiap 5 tahun sekali,” tutup Lodewijk. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
Golkar Gelar Rapimnas Lusa, Idrus Marham Tegaskan tidak Ada Agenda Ganti Bahlil
PKB Sentil Golkar Ngomong Koalisi Permanen di Tengah Derita Warga Akibat Bencana
Bahlil Dorong Pilkada Dipilih DPRD Agar UU Tak Diobrak-Abrik
Viral Bupati Aceh Tenggara Sebut ‘Prabowo Presiden Seumur Hidup’, Golkar: Bentuk Ekspresi Kegembiraan
Golkar Solo Bakal Gelar Tasyakuran Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Golkar Apresiasi Prabowo, Gelar Pahlawan Nasional Terhadap Soeharto dan Gus Dur Dinilai Sebagai Simbol Rekonsiliasi
Idrus Marham Yakin Bahlil Setia ke Prabowo Meski Dihujat di Media Sosial
Kritik Terhadap Bahlil Lahadalia Dinilai Sudah Kebablasan dan Menyerang Personal Tanpa Berlandaskan Fakta, Golkar Siap Tempur?