Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Headline

Sekitar 27 Pengurus DPP PDI Perjuangan 2019-2024 Bakal Dilantik Megawati

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 10 Agustus 2019
 Sekitar 27 Pengurus DPP PDI Perjuangan 2019-2024 Bakal Dilantik Megawati

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato dalam Kongres V PDIP di Bali (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dikabarkan telah menyusun struktur kepengurusan DPP PDIP periode 2019-2024.

Nantinya, pengurus baru DPP akan dilantik oleh Megawati yang juga berposisi sebagai formatur tunggal.

Baca Juga: Megawati Secara Aklamasi Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PDIP 2019-2024

Ketua Sidang Paripurna Kongres V PDIP I Wayan Koster menyebut tidak ada perubahan struktur DPP yang akan dilantik besok.

"Tidak ada perubahan, sama seperti struktur sekarang, terdiri dari 27 personel," ucapnya kepada wartawan di Bali, Jumat (9/8).

Ketua OC Kongres V PDIP I Wayan Koster
Ketua OC Kongres V PDIP I Wayan Koster (Foto: antaranews)

Mereka yang ditunjuk Megawati menjadi pengurus DPP juga akan diambil sumpah jabatannya di hadapan peserta kongres.

Selain agenda pengumuman dan pelantikan DPP, Kongres V PDIP besok juga mengagendakan penyerahan keputusan-keputusan kongres kepada Megawati.

"Besok jadwalnya tinggal lagi satu, paripurna yang akan mengagendakan acara satu, adalah penyerahan keputusan-keputusan Kongres V dan palu pimpinan Kongres V kepada Ketua Umum terpilih, dalam hal ini kepada Ibu Megawati sebagai Ketua Umum terpilih," jelas Koster yang juga Gubernur Bali ini.

Keputusan dari sidang komisi telah disahkan, begitu juga dengan penajaman program-program partai.

"Selain itu juga telah diputuskan mengenai penajaman program-program partai, termasuk dana abadi partai yang akan diatur oleh Ketua Umum bersama DPP partai. Jadi PDIP akan mengembangkan dana abadi untuk partai," kata Koster.

Selain itu, dalam kongres juga diambil keputusan untuk menyempurnakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga partai.

Baca Juga: Periode Kedua Pemerintahannya, Jokowi Siap Buat Kebijakan Tak Populer

Nah, poin-poin penyempurnaan tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada pengurus DPP terpilih.

"Kemudian juga kongres memutuskan menyempurnakan AD/ART. Tadi sudah diputus poin-poinnya oleh Kongres untuk disinkronkan oleh DPP terpilih nantinya," jelas Koster.

Kongres V PDIP juga memutuskan sikap politik partai terkait konstelasi politik di Tanah Air.

"Kemudian sikap politik partai diserahkan kepada Ketua Umum dan DPP yang akan menyusun yang akan diumumkan besok pada saat penutupan Kongres V PDIP. Itu tadi sampai paripurna kelima," pungkasnya.(Knu)

Baca Juga: Di Hadapan Ketua Umum Partai Koalisi, Megawati Minta Puan Jadi Ketua DPR

#DPP PDIP #Ketua Umum PDIP #Megawati Soekarnoputri #Kongres PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Indonesia
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Sebagai bagian dari upaya penghilangan pengaruh Sukarno oleh penguasa.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Indonesia
Megawati Terima Penghargaan Tertinggi Timor Leste, Kenang Pertama Kali ke Dili
Megawati membandingkan pengorbanan masa muda Xanana Gusmao yang dipanggil 'Maun Xanana' dengan ayahnya sendiri, Bung Karno, yang harus menghabiskan total 22 tahun hidupnya keluar-masuk penjara
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Megawati Terima Penghargaan Tertinggi Timor Leste, Kenang Pertama Kali ke Dili
Indonesia
Ramos-Horta Beri Penghargaan Grande Colar da Ordem de Timor-Leste untuk Megawati, Pidato dan Candanya di Dili Jadi Sorotan
Megawati Soekarnoputri menerima Grande Colar da Ordem de Timor-Leste. Presiden José Ramos-Horta memuji perannya dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Ramos-Horta Beri Penghargaan Grande Colar da Ordem de Timor-Leste untuk Megawati, Pidato dan Candanya di Dili Jadi Sorotan
Bagikan