Sekali Lagi, Jokowi Tolak Berikan Grasi Terpidana Mati Narkoba

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 20 Januari 2015
Sekali Lagi, Jokowi Tolak Berikan Grasi Terpidana Mati Narkoba

sumber foto: Antara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Lagi, Presiden Joko Widodo kembali menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak akan memberikan pengampunan (grasi) kepada terpidana mati kasus narkotika. Sikap tegas Presiden Joko Widodo dipicu dari kondisi bangsa Indonesia yang berada dalam kondisi darurat narkoba.

"Kenapa saya sampaikan darurat? Karena yang harus direhabilitasi sekarang ini ada hampir 4,5 juta generasi muda kita. Yang sudah tidah bisa direhabilitasi 1,2 juta,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada peresmian Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (20/1) seperti dilansir dari situs setkab.go.id.

Presiden Joko Widodo yang mantan Gubernur DKI Jakarta menambahkan, bahaya narkoba sudah semakin kronis dan mengancam keberlangsungan bangsa Indonesia. Betapa tidak, setiap hari sebanyak 50 orang mati akibat narkoba. Jika dikalkulasi selama setahun, jumlah korban mati akibat narkoba sebanyak 18.000 orang. Berkaca dari kenyataan itulah Presiden Joko Widodo bersikap tegas kepada terpidana mati narkoba.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Walikota Surakarta meminta agar masjid yang besar dan megah seperti Masjid Raya Mujahidin yang baru diresmikannya, digunakan untuk syiar, dan di dalam syiar itu, ia titip masalah narkoba.

"Perlu kita sadarkan semuanya lewat masjid-masjid, sampaikan bahaya narkoba," tandas Jokowi.

Sebelumnya pemerintah Republik Indonesia melalui Kejaksaan Agung secara resmi mengeksekusi enam terpidana mati kasus narkoba. Keenam terpidana mati narkoba di eksekusi oleh Korps Barigade Mobil (Brimob) Polda Jawa Tengah pada Minggu (18/1) pada dinihari.

Bukan hanya itu ada sebanyak 64 terpidana mati kasus narkoba yang sudah divonis mati pengadilan. Puluhan terpidana mati tersebut meminta grasi kepada Presiden Joko Widodo, namun demikian Presiden Joko Widodo tetap konsisten pada pendiriannya dengan tidak memberikan grasi kepada terpidana mati narkoba. (BHD)

#Presiden Jokowi #Narkoba #Kasus Narkoba
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Desak Polri Bongkar Bandar Besar Narkoba Kampung Bahari hingga Aliran Dana
Penangkapan harus menjadi pintu masuk untuk membongkar bandar, pemasok, pengendali, hingga pihak yang diduga memberikan perlindungan terhadap jaringan narkoba.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
DPR Desak Polri Bongkar Bandar Besar Narkoba Kampung Bahari hingga Aliran Dana
Indonesia
Apresiasi Polri Gerebek Kampung Bahari, DPR: Negara tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba
Peredaran narkotika merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Apresiasi Polri Gerebek Kampung Bahari, DPR: Negara tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba
Indonesia
Buntut Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Gerindra Resmi Pecat 3 Anggota DPRD Jatim!
Tiga anggota DPRD Jatim resmi dipecat Partai Gerindra usai terciduk pesta narkoba di sebuah hotel di Surabaya. Cek kronologi dan fakta lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 November 2026
Buntut Pesta Narkoba di Hotel Surabaya, Gerindra Resmi Pecat 3 Anggota DPRD Jatim!
Indonesia
Polri Waspadai Vape Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Etomidate Disorot
Perangkat vape berpotensi dimanfaatkan sebagai media penyalahgunaan dan peredaran narkotika, termasuk melalui cairan yang dicampurkan ke dalam cartridge.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Polri Waspadai Vape Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Etomidate Disorot
Indonesia
Polri Terbitkan Larangan Vape untuk Seluruh Anggota, Berlaku hingga Luar Kantor
Polri kini menerbitkan aturan larangan penggunaan vape terhadap seluruh anggotanya. Aturan ini juga berlaku di luar kantor.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Polri Terbitkan Larangan Vape untuk Seluruh Anggota, Berlaku hingga Luar Kantor
Indonesia
Polisi dan BNN Gerebek Kampung Bahari, 27 Orang Ditangkap, Sabu, Ganja hingga Senjata Api Disita
Polisi dan BNN menggerebek kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara. Sebanyak 27 orang ditangkap, sementara narkoba, mesin pencetak ekstasi, dan senjata api disita.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 November 2026
Polisi dan BNN Gerebek Kampung Bahari, 27 Orang Ditangkap, Sabu, Ganja hingga Senjata Api Disita
Indonesia
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Penyidik masih mendalami keterkaitan kasus laboratorium gelap di Aceh dengan jaringan lain.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapolri Buru Pendana Jaringan Sabu 1,2 Ton di Aceh, Kembangkan Kasus hingga Medan
Indonesia
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Pertukaran informasi intelijen dan koordinasi antaraparat menjadi bagian penting dalam membongkar jaringan narkoba.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Indonesia-China Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara, Tangkap 18 Orang
Indonesia
Tak Cukup Tangkap Pengedar, Pemberantasan Narkoba Harus Putus Jaringan Produksi
Keterlibatan langsung pemimpin Polri menjadi bentuk komitmen dalam melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Tak Cukup Tangkap Pengedar, Pemberantasan Narkoba Harus Putus Jaringan Produksi
Indonesia
Wacana Larangan Total Vape di Indonesia, DPR Soroti Bahaya Narkoba Cair
Komisi III DPR mendukung usulan Kapolri untuk melarang total vape di Indonesia. Hal itu terkait temuan narkoba dalam liquid vape.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Wacana Larangan Total Vape di Indonesia, DPR Soroti Bahaya Narkoba Cair
Bagikan