Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sejumlah Persoalan Bakal Jadi PR Kapolri Baru

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 27 November 2020
Sejumlah Persoalan Bakal Jadi PR Kapolri Baru

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis. (ANTARA/ HO-Polri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bursa Kapolri makin sengit untuk menggantikan posisi Kapolri Jenderal Idham Azis yang segera pensiun.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane memaparkan, sejumlah tantangan besar atau pekerjaan rumah (PR) yang akan dihadapi bagi calon Kapolri di masa mendatang.

Menurutnya, permasalahan itu justru akan datang dari internal Korps Bhayangkara itu sendiri.

Baca Juga:

Kapolri Larang Anak Buahnya Foto Bareng Cakada dan Narsis di Media Sosial

Persoalan berat yang dihadapi Kapolri ke depan justru persoalan di internalnya dan bukan di eksternal.

"Persoalan kelebihan jenderal, kombes dan AKBP di Polri," kata Neta kepada wartawan, Jumat (27/11).

Menurut Neta, hal itu akan menjadi persoalan pelik yang jika tidak ditangani. Pasalnya, berpotensi terjadinya "sikut-sikutan" di dalam internal Polri.

Selain itu, persoalan mentalitas yang berbuntut tidak promoternya anggota Polri dalam penegakan hukum juga masalah berat yang tak mudah diatasi.

Ia menyebut, tidak adanya evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas dan sarana prasarana Polri juga membuat kepolisian Indonesia seperti tidak terarah.

"Terutama dalam alutsista, IT, dan teknologi kepolisian," ujar Neta.

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (tengah) saat konferensi pers Hari Bhayangkara ke 74 di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (1/7/2020). (ANTARA/ HO-Polri)
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (tengah) saat konferensi pers Hari Bhayangkara ke 74 di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (1/7/2020). (ANTARA/ HO-Polri)

Sebab itu, kata Neta, Kapolri pengganti Idham Azis harus berani melakukan perubahan dan dobrakan besar khususnya di dalam tubuh Polri itu sendiri.

Begitu juga tidak adanya evaluasi terhadap grand desain kepolisian membuat motto Polri yang promoter tak hanya menjadi sekedar slogan.

"Ini agar Polri menjadi polisi yang modern," tutur Neta.

Sementara itu, pengamat intelijen dan keamanan Stanislaus Riyanta menduga, Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo adalah kandidat yang cukup kuat.

Mengingat posisinya sebagai Kabareskrim, dekat dengan Presiden Joko Widodo, pernah memimpin polda tipe A dan belum punya rekam jejak buruk selama berkarier sejak lulus AKPOL tahun 1991.

Lalu, hampir mayoritas Kapolri sebelumnya menduduki kursi Kabareskrim.

"Bicara kinerja dan kepangkatan, Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo memenuhi semua syarat," jelasnya.

Baca Juga:

Arahan Tegas Kapolri kepada Anak Buahnya, Netral di Pilkada 2020 dan Tegakkan Prokes

Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo pernah memiliki pengalaman buruk ketika mempimpin sebagai Kapolda Banten.

"Melihat syarat pencalonan Kapolri, tidak ada syarat agama jadi bukan menjadi halangan untuknya," jelasnya.

Untuk itu, ia harapkan isu identitas tidak ada dalam tubuh Polri dengan adanya bursa Kapolri saat ini.

"Sebaiknya dorong isu profesionalisme, integritas dan kebangsaan serta jangan sampai adanya isu identitas," jelasnya. (Knu)

Baca Juga:

Integritas Calon Kapolri Dianggap Paling Utama Ketimbang Latarbelakang

#Kapolri #Calon Kapolri #Neta S Pane
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Kerja sama tersebut dibutuhkan, terutama dalam penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta penguatan pertahanan negara.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Indonesia
DPR Anggap Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI Bukti Hubungan Tetap Solid
Sinergi antarlembaga penting untuk mendukung berbagai program pemerintah, termasuk di bidang penegakan hukum dan keamanan.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
DPR Anggap Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI Bukti Hubungan Tetap Solid
Indonesia
Prabowo Panggil Jaksa Agung hingga Kapolri, Mensesneg Beberkan Alasannya
Presiden RI, Prabowo Subianto, memanggil Jaksa Agung dan Kapolri di tengah kasus eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Prabowo Panggil Jaksa Agung hingga Kapolri, Mensesneg Beberkan Alasannya
Indonesia
Ketemu Kapolri, Jaksa Agung: jangan Berpikir Kami Rival
Pertemuan ini bukan karena ada masalah.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Ketemu Kapolri, Jaksa Agung: jangan Berpikir Kami Rival
Indonesia
Kapolri Sowan ke Jaksa Agung, Pastikan tak Ada Masalah dan Perseteruan Antarinstitusi
Hasil pertemuan dengan Jaksa Agung itu juga akan ditindaklanjuti jajarannya di tingkat provinsi dan kabupaten.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Kapolri Sowan ke Jaksa Agung, Pastikan tak Ada Masalah dan Perseteruan Antarinstitusi
Indonesia
Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala BIN Kumpul di Peringatan Harkopnas 2026
Mereka terlihat tersenyum sambil memperagakan salam komando sebagai simbol kebersamaan. 

Dwi Astarini - Minggu, 12 Juli 2026
Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala BIN Kumpul di Peringatan Harkopnas 2026
Indonesia
Polisi Desain Ulang Kurikulum Pendidikan, Masukan AI dan Berfikir Holistik
Di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim), Polri tengah menyiapkan pembangunan Laboratorium Kepemimpinan Digital
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Polisi Desain Ulang Kurikulum Pendidikan, Masukan AI dan Berfikir Holistik
Indonesia
Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta kepada Aipda Yudhi yang Gugur Saat Gerebek Bandar Narkoba
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada Aipda Yudhi yang gugur saat operasi penggerebekan narkoba di Katingan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta kepada Aipda Yudhi yang Gugur Saat Gerebek Bandar Narkoba
Berita Foto
Presiden Prabowo Pimpin HUT Ke-80 Bhayangkara, Teguhkan Sinergi Polri untuk Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menginspeksi pasukan pada upacara HUT Ke-80 Bhayangkara di Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 01 Juli 2026
Presiden Prabowo Pimpin HUT Ke-80 Bhayangkara, Teguhkan Sinergi Polri untuk Indonesia
Indonesia
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Ungkapkan Keberhasilan Ungkap 464 Kasus Tindak Pidana Migas
Polri berperan menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok penting, memutus rantai distribusi yang merugikan petani seperti tengkulak.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Ungkapkan Keberhasilan Ungkap 464 Kasus Tindak Pidana Migas
Bagikan