Sejumlah Pengusaha Belanda Siap Investasi di NTT

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 29 Juni 2017
Sejumlah Pengusaha Belanda Siap Investasi di NTT

Sapi-sapi dari NTT siap dibawa ke Pulau Jawa (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menyambut baik rencana sejumlah pebinis dari negara Belanda yang ingin melakukan investasi di provinsi berbasis kepulauan itu.

"Kami tentu sangat senang dan menyambut baik rencana itu. Kami justru mengharapkan agar para investor tidak hanya menanamkan modal di bidang pertanian, peternakan dan tekstil tetapi juga sektor lain," kata Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Semuel Rebo kepada Antara di Kupang, Kamis (29/6).

Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan rencana sejumlah pebisnis dari negara Belanda yang berkeinginan untuk menanamkan modalnya di NTT.

Juru Bicara Tim Konsorsium Belanda, Latif Gau mengatakan, para pengusaha Belanda ini tertarik dengan beberapa potensi di NTT seperti pertanian, peternakan, pengairan dan tekstil (batik motif NTT) yang dikembangkan riset Batik NTT di Lieden.

Latif Gau mengatakan, telah meminta Pemerintah Provinsi NTT melalui Gubernur NTT Frans Lebu Raya untuk mempersiapkan potensi-potensi investasi yang bisa dikembangkan di wilayah itu.

"Nanti ada delapan pengusaha Belanda yang kami ajak ke NTT. Jadi selain pertanian, peternakan, pengairan dan tekstil, mungkin saja ada potensi lain yang diminati pengusaha Belanda," katanya.

Dia berharap, bahan-bahan tentang potensi ekonomi di NTT bisa diperoleh sebelum para pengusaha ke NTT pada akhir tahun ini.

"Duta Besar Belanda berencana ke NTT dan Larantuka dengan mengajak delegasi binis. Mungkin nanti pada saat 'ground breaking' Jembatan Pancasila Palmerah pada tanggal 20 Desember 2017, tetapi bahan-bahan bisa kami peroleh sebelum mereka ke NTT," katanya.

Semuel Rebo mengatakan, Pemerintah NTT akan menawarkan juga potensi kelautan perikanan seperti industri pengolahan ikan karena potensi kelautan dan perikanan di daerah itu cukup menjanjikan.

Selain itu, sektor pariwisata berupa perhotelan, kerja sama paket wisata dan pengembangan-pengembangan kawasan-kawasan wisata, katanya menambahkan.

"Kami akan menyiapkan semua potensi yang bisa dikembangkan. Biar para pebisnislah yang menentukan mana yang terbaik," katanya menambahkan.

Sumber: ANTARA

#Nusa Tenggara Timur (NTT) #Target Investasi #Investasi Asing #Belanda
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Kick-off 01.45 WIB, Duel 2 Rival Abadi Belanda Vs Jerman Disiarkan Gratis. Klik di Sini!
Saksikan siaran langsung Belanda vs Jerman di UEFA Nations League malam ini gratis di RCTI. Cek prediksi susunan pemain, H2H, dan link streaming resmi!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Kick-off 01.45 WIB, Duel 2 Rival Abadi Belanda Vs Jerman Disiarkan Gratis. Klik di Sini!
Dunia
Transportasi Umum Belanda Lumpuh akibat Pemogokan Tolak Pemotongan Anggaran Kesejahteraan
Transportasi umum di Belanda nyaris lumpuh pada Rabu (9/9) akibat pemogokan nasional.
Yusuf Abdillah - Rabu, 09 September 2026
Transportasi Umum Belanda Lumpuh akibat Pemogokan Tolak Pemotongan Anggaran Kesejahteraan
Indonesia
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
AirNav Indonesia menutup Bandara Wunopito, Lewoleba, NTT, 8–9 September 2026 akibat abu vulkanik erupsi Gunung Lewotolok. Kolom abu mencapai 800 meter
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
Fun
Drumer Van Halen Dapat Gelar Bangsawan Belanda, Masuk Ksatria Ordo Singa
Drummer Van Halen, Alex Van Halen, menerima gelar kebangsawanan Ordo Singa Belanda di Nijmegen.
Wisnu Cipto - Minggu, 06 September 2026
Drumer Van Halen Dapat Gelar Bangsawan Belanda, Masuk Ksatria Ordo Singa
Indonesia
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Pemkab Nagekeo, NTT, memangkas masa tanggap darurat gempa dari 90 hari menjadi 30 hari. Status darurat berlaku 15 Agustus–13 September 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Indonesia
Puluhan Paket Bantuan JHL Foundation Jadi Berkat untuk Suster Lansia Korban Gempa di Sikka
Bantuan JHL Foundation terasa istimewa karena pertama yang diterima langsung komunitas mereka setelah terdampak gempa.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Puluhan Paket Bantuan JHL Foundation Jadi Berkat untuk Suster Lansia Korban Gempa di Sikka
Merah Putih Kasih
Hari Kelima, JHL Foundation Menembus Pelosok Flores hingga Tengah Malam
Sejak pagi hingga hampir tengah malam, tim JHL Foundation menyusuri jalan-jalan Flores, masuk ke kampung-kampung dan wilayah pelosok yang terdampak gempa untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Hari Kelima, JHL Foundation Menembus Pelosok Flores hingga Tengah Malam
Merah Putih Kasih
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Sebanyak 60 warga lanjut usia (lansia) di Desa Ranggatalo dan Lia Beke, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, menerima bantuan dari JHL Foundation Yayasan Merah Putih Peduli Kasih, Selasa (25/8).
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Olahraga
Verstappen Alami Kecelakaan di Saat Lap Pertama, Lando Norris Juara F1 GP Belanda 2026
Verstappen memastikan dirinya dalam kondisi baik setelah insiden tersebut. Kecelakaan itu sekaligus mengakhiri balapan pembalap Red Bull di hadapan publiknya sendiri.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Verstappen Alami Kecelakaan di Saat Lap Pertama, Lando Norris Juara F1 GP Belanda 2026
Indonesia
53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Ini Peta Sebarannya di 7 Kabupaten
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 SR di NTT, terdiri atas 19.006 rusak berat, 11.777 rusak sedang, dan 23.188 rusak ringan.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Ini Peta Sebarannya di 7 Kabupaten
Bagikan