Kesehatan Mental

Sejumlah Gejala Depresi Berat yang Harus Diwaspadai

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 05 Januari 2023
Sejumlah Gejala Depresi Berat yang Harus Diwaspadai

Depresi berat tidak boleh disepelakan. (Foto: Unsplash/Dmitry Schemelev)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DEPRESI tidak boleh disepelekan. Ketika seseorang mengalami depresi, mereka sangat membutuhkan bantuan orang sekitar, bahkan para ahli. Terlebih jika kamu atau orang lain sudah mengalami gejala depresi berat, hal ini tak boleh diabaikan sama sekali.

Seperti dimuat di Alodokter, terdapat sejumlah gejala depresi berat. Jika seseorang memiliki gejala depresi berat, mereka bisa mengasingkan diri, bahkan meninggalkan rumah. Untuk mengetahui gejala depresi berat juga membutuhkan diagnosis dokter.

Baca Juga:

Atasi Depresi dengan Terapi Aktivasi Perilaku

"Jika seseorang didiagnosis dengan suatu jenis depresi, tingkat keparahannya akan dinilai oleh psikolog atau psikiater berdasarkan gejala yang dialami, sejauh mana gejala tersebut mengganggu kehidupan sehari-hari, dan seberapa sering gejalanya muncul," demikian penjelasan Alodokter.

1. Kehilangan minat terhadap aktivitas yang tadinya dianggap menyenangkan

Seseorang mungkin suka menonton film, berolahraga, atau traveling. Namun, jika sudah mengalami depresi berat, seseorang akan kehilangan minat terhadap kegiatan-kegiatan tersebut yang tadinya dianggap menyenangkan. Bahkan, hobi yang digeluti juga tidak lagi terasa menyenangkan ketika seseorang mengalami depresi berat.

Tidak ada lagi minat terhadap kegiatan menyenangkan. (Foto: christopher catbagan)

2. Tidak mampu mengurus diri sendiri

Mengurus diri sendiri yang harusnya mudah juga tidak bisa lagi dilakukan oleh orang dengan gejala depresi berat. Kegiatan sederhana seperti makan dan mandi tidak lagi bisa mereka lakukan. Hal ini dikarenakan penderita depresi berat kehilangan konsentrasi. Alhasil, mereka akan sering mengabaikan pekerjaannya, begitu pula aktivitas harian.

3. Cemas berlebihan

Segala hal yang belum terjadi dipikirkan oleh orang dengan gejala depresi berat. Mereka akan cemas berlebihan. Bahkan, mereka selalu memikirkan akan ada hal buruk yang dapat terjadi terhadap diri mereka. Cemas berlebihan biasaya juga diikuti dengan beberapa gejala fisik, seperti detak jantung lebih cepat dan sesak napas.

Baca Juga:

Yang Tak Boleh Diucapkan pada Orang Depresi

Kesedihan tak kunjung berakhir. (Foto: Unsplash/Adrian Swancar)

4. Sedih dan putus asa terus menerus

Orang normal bisa sedih dan putus asa, namun perasaan tersebut tidak akan terus berlanjut. Berbeda dengan orang depresi berat yang bisa mengalami hal serupa namun tak kunjung hilang. Mereka biasanya juga akan lebih mudah menangis karena merasa masalahnya tidak akan pernah memiliki solusi atau jalan keluar. Merasa bersalah, tidak berharga, dan membenci diri sendiri biasanya juga bisa mereka alami.

Gejala depresi berat lainnya ialah waktu tidur terganggu, penurunan berat badan signifikan, halusinasi atau delusi, dan paling parahnya ialah mencoba bunuh diri. Segera berkonsultasi ke dokter apabila kamu atau orang terdekat mengalami salah satu dari gejala depresi berat.(ikh)

Baca Juga:

Jauh Persamaan Antara Stres, Depresi, dan Gangguan Kecemasan

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan