Sejumlah Anggrek Jenis Baru Tumbuh di Lahan Bekas Erupsi Gunung Merapi

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 09 September 2017
Sejumlah Anggrek Jenis Baru Tumbuh di Lahan Bekas Erupsi Gunung Merapi

Sejumlah anggrek jenis baru di Lereng Gunung Merapi (Foto: ANTARA Foto/Andreas Atmoko)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Taman Nasional Gunung Merapi melakukan melakukan identifikasi terhadap jenis tanaman anggrek yang hidup di kawasan lereng Gunung Merapi.

"Memang tidak mudah untuk melakukan identifikasi maupun menemukan jenis-jenis anggrek Merapi karena terkendala medan yang cukup curam dan lokasi tumbuhnya anggrek berada pada medan yang curam, terutama di lahan bekas terkena erupsi Gunung Merapi 2010," kata Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Dhani Suryawan, Sabtu (9/9).

Menurut Dhani, kawasan yang banyak ditumbuhi anggrek yaitu di lereng sebelah selatan.

"Tanaman anggrek banyak tumbuh di wilayah Kecamatan Cangkringan, lokasinya yang tinggi," katanya.

Dhani Suryawan mengatakan, mengidentifikasi jenis anggrek yang sudah diketemukan pun sulit.

"Karena menentukan jenisnya itu, harus terlihat ketika berbunga. Kalau tidak sedang berbunga, sulit diketahui itu jenis apa," katanya.

Dhani mengatakan, pascaerupsi Gunung Merapi 2010, pihaknya sudah beberapa kali melakukan survei.

"Memang jumlah temuannya meningkat. Dulu ada sekitar 51 jenis, sekarang sekitar 65," katanya.

Anggrek vanda tricolor
Anggrek jenis vanda tricolor (Foto: Pinterest)

Ia mengatakan, meski demikian, sampai kini jumlah jenis anggrek belum sepenuhnya pulih. Karena sebelum bencana 2010, tercatat ada sekitar 97 jenis.

"Belum semua jenis anggrek Merapi dapat ditemukan, lagipula jenis anggrek Merapi kemungkinan ada jenis baru," katanya.

Guna melestarikan keberadaan anggrek Merapi, Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Daerah Istimewa Yogyakarta didukung Pemerintah Kabupaten Sleman menyelenggarakan Festival Anggrek Vanda Tricolor Var Suavis Lindley di Taman Anggrek Tiri Orchids, Jalan Boyong Pakem 6 hingga 10 September 2017.

"Tahun ini merupakan tahun ke tiga penyelenggaraan Festival Anggrek Vanda Tricolor Suarvis Lindley," kata Ketua Panitia Festival Anggrek Vanda Tricolor Kadarso.

Festival Anggrek Tricolor dimaksudkan untuk melestarikan dan menumbuhkembangkan tanaman anggrek Vanda Tricolor juga untuk meningkatkan apresiasi terhadap tanaman anggrek secara umum.

"Sleman merupakan kawasan di lereng Gunung Merapi yang memiliki potensi dan kecocokan lahan untuk budi daya anggrek. Namun saat ini anggrek Tricolor khususnya Tricolor Merapi semakin langka. Peserta terbuka untuk umum dari berbagai daerah," katanya.(*)

#Bunga Anggrek # Anggrek Vanda Douglas #Gunung Merapi #Taman Bunga Nusantara
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Pendaki ilegal Gunung Merapi asal Yogyakarta yang hilang sejak 20 Desember ditemukan meninggal dunia di wilayah Sapu Angin, Klaten, Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Dua orang tersebut dari keterangan rekannya yang turun nekat naik ke Gunung Merapi. Padahal sudah jelas dilarang naik Gunung Merapi berstatus siaga III.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Desember 2025
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Indonesia
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Satu dari tujuh pendaki ilegal Gunung Merapi ialah perempuan. Mereka rata-rata masih berumur belasan tahun, yakni antara 17 dan 19 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Indonesia
Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Warga Diminta Waspada Guguran Lava dan Awan Panas
Warga yang tinggal dekat puncak gunung diminta meningkatkan kewaspadaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Oktober 2025
Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Warga Diminta Waspada Guguran Lava dan Awan Panas
Indonesia
Pendaki Viral di TikTok Nekat Masuk Kawasan Puncak Merapi Dihukum Bersihkan OWA Kalitalang
4 Pendaki dijatuhi sanksi lantaran nekat masuk kawasan puncak Merapi secara ilegal saat gunung itu masih berstatus Siaga (Level III).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Juni 2025
Pendaki Viral di TikTok Nekat Masuk Kawasan Puncak Merapi Dihukum Bersihkan OWA Kalitalang
Indonesia
Saat Prabowo Terima Anggrek Singapura Beri Nama Ibu Dora Sigar Soemitro
Salah satu momen paling berkesan terjadi saat Tharman memberikan anggrek ungu jenis Paraphalaenopsis kepada Prabowo, sebagai bentuk penghormatan khusus dari pemerintah Singapura.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 16 Juni 2025
Saat Prabowo Terima Anggrek Singapura Beri Nama Ibu Dora Sigar Soemitro
Indonesia
BPBD DIY Ingatkan Masyarakat Soal Status Siaga Gunung Merapi, Jangan Coba-Coba Mendaki!
BPBD DIY mengingatkan untuk tidak mendaki Gunung Merapi saat status siaga. Simak info terbaru dan upaya mitigasi yang dilakukan.
Hendaru Tri Hanggoro - Selasa, 15 April 2025
BPBD DIY Ingatkan Masyarakat Soal Status Siaga Gunung Merapi, Jangan Coba-Coba Mendaki!
Indonesia
Puluhan Pendaki Ilegal Gunung Merapi Diamankan Polisi, Dicegat Saat Turun
Gunung Merapi ditutup karena berstatus naik level III yang dapat membahayakan jiwa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 14 April 2025
Puluhan Pendaki Ilegal Gunung Merapi Diamankan Polisi, Dicegat Saat Turun
Bagikan