Sejak Tahun 1999, Parinah Disekap Majikan Arab Saudi di Inggris

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 07 April 2018
Sejak Tahun 1999, Parinah Disekap Majikan Arab Saudi di Inggris

Ilustrasi. (Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - KBRI London bekerja sama dengan Met Police UK dan Met Police Brighton, Sussex, berhasil menyelamatkan TKW asal Banyumas bernama Parinah, setelah menerima berita resmi mengenai WNI bermasalah itu pada 1 Maret 2018. Parinah hilang kontak dengan keluarga selama 18 tahun.

Dilansir Antara, Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI London Minister Counsellor Gulfan Afero, Sabtu (7/4) mengatakan, berbekal informasi dari pihak keluarga, KBRI London melakukan koordinasi intensif dengan Met Police (Modern Slavery Unit) yang kemudian menghubungkan dengan kepolisian setempat di Brighton, Sussex.

Pada 5 April 2018, atas permintaan KBRI London, kepolisian Brighton berhasil mengeluarkan Parinah dari rumah majikan. Pada hari yang sama, pihak kepolisian telah menahan majikan dan keluarga berjumlah empat orang atas dugaan tindak modern slavery.

Pada 6 April, KBRI London menjemput Parinah untuk dibawa ke rumah tinggal KBRI London guna segera dipulangkan ke Indonesia.

Parinah berada di Inggris sejak 28 Mei 2001, setelah sebelumnya bekerja dengan majikan di Arab Saudi sejak tahun 1999.

Selama bekerja dengan majikan, Parinah tidak diperkenankan keluar rumah kecuali jika bersama seorang anggota keluarga, tidak diperkenankan menghubungi keluarga dan tidak mendapatkan pembayaran gaji untuk dikirimkan ke keluarga seperti lazimnya.

KBRI London menerima berita resmi permintaan bantuan memulangkan Parinah kembali ke Indonesia pada 1 Maret 2018 atas dasar dua surat dari Parinah, yaitu pada 5 Maret 2005 dan 28 Januari 2018.

Selain kedua surat tersebut, pihak keluarga tidak dapat berhubungan dengan Parinah sama sekali.

KBRI London kemudian menjalin kontak dengan pihak Modern Slavery Officer Met Police sejak minggu pertama Maret untuk meminta bantuan penyelamatan Parinah dari majikannya. Ketika dihubungi KBRI London majikan mengaku tidak mengenal yang bersangkutan.

Pengunjukrasa dari sejumlah lembaga peduli imigran melakukan aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Arab Saudi, Jakarta, Selasa (20/3). Mereka memprotes eksekusi mati yang dilakukan pemerintah Arab Saudi terhadap seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) bernama Muhammad Zaini Misrin pada Minggu (18/3) lalu. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama/18.
Pengunjukrasa dari sejumlah lembaga peduli imigran melakukan aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Arab Saudi, Jakarta, Selasa (20/3). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Berbekal informasi dari KBRI London serta informasi tambahan yang disampaikan pihak keluarga kepada KBRI London, Met Police kemudian meneruskan informasi kepada polisi setempat di Brighton, Sussex.

Dari informasi tersebut, pada 5 April, kepolisian Brighton berhasil mengeluarkan Parinah dari rumah majikan. Pihak kepolisian juga menahan majikan dan keluarga (berjumlah empat orang) atas dugaan tindak perbudakan moderen (modern slavery).

Segala macam bentuk perbudakan moderen adalah kejahatan serius di Inggris. Hal ini dikuatkan dengan Modern Slavery Act yang disahkan tahun 2015.

Kepolisian Brighton menegaskan keseriusan penyelesaian kasus ini. Hak-hak Parinah yang belum terpenuhi setelah bekerja selama 18 tahun di Inggris akan dilimpahkan ke Pengadilan untuk memperoleh kompensasi.

Saat ini, Parinah berada dalam lindungan KBRI London untuk segera dipulangkan ke Indonesia. KBRI London akan terus berkoordinasi dengan kepolisian Brighton untuk menyelesaikan permasalahan Parinah hingga tuntas, termasuk memperoleh hak-haknya melalui peradilan setempat.

Pihak kepolisian membuat BAP kasus Parinah dan akan kembali mendatangkan Parinah untuk menjadi saksi di Pengadilan atas biaya kepolisian setempat. (*)

#Tenaga Kerja Wanita #Inggris #Arab Saudi
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Olahraga
Delapan Negara Penguasa Takhta Piala Dunia Sejak Kompetisi Pertama 1930
Koleksi trofi emas menjadi bukti sahih dominasi kekuatan sepak bola Amerika Latin dan Eropa Barat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Delapan Negara Penguasa Takhta Piala Dunia Sejak Kompetisi Pertama 1930
Indonesia
Arab Saudi Sudah Siapkan Operasional dan Layanan di Miqat Yalamlam dan Miqat Al-Juhfah Buat Puncak Haji
Komisi juga memastikan kesiapan area salat, toilet, dan fasilitas wudhu bekerja sama dengan pihak operator.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Arab Saudi Sudah Siapkan Operasional dan Layanan di Miqat Yalamlam dan Miqat Al-Juhfah Buat Puncak Haji
Indonesia
Belasan WNI Ditangkap di Arab Saudi saat Haji 2026, KJRI Ungkap Penyebabnya
Sebanyak 19 WNI ditangkap di Arab Saudi saat Haji 2026. KJRI pun mengungkapkan penyebabnya.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Belasan WNI Ditangkap di Arab Saudi saat Haji 2026, KJRI Ungkap Penyebabnya
Olahraga
Mimpi Cristiano Ronaldo Juara Liga Pro Saudi Harus Tertunda, Gara-gara Gol Bunuh Diri Kiper Al Nassr
Cristiano Ronaldo harus menunda gelar juara Liga Pro Saudi bersama Al-Nassr, karena gagal menang akibat gol menit akhir Al-Hilal.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Mimpi Cristiano Ronaldo Juara Liga Pro Saudi Harus Tertunda, Gara-gara Gol Bunuh Diri Kiper Al Nassr
Indonesia
Inggris Kirim Kapal Perang, Penyapu Ranjau Tanpa Awak dan Jet Tempur ke Selat Hormuz
Pemerintah Inggris mengumumkan alokasi anggaran sebesar 115 juta pound sterling atau sekitar Rp 2,7 triliun untuk pengadaan peralatan pesawat nirawak.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
Inggris Kirim Kapal Perang, Penyapu Ranjau Tanpa Awak dan Jet Tempur ke Selat Hormuz
Olahraga
Rudy Eka Priyambada Bawa Al Nassr Putri Juara Liga Arab Saudi 2025/26, Cetak Sejarah untuk Indonesia!
Pelatih asal Indonesia, Rudy Eka Priyambada, mengantar Al-Nassr Putri menjuarai Liga Arab Saudi 2025/26. Ia pun mencetak sejarah untuk Indonesia.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Rudy Eka Priyambada Bawa Al Nassr Putri Juara Liga Arab Saudi 2025/26, Cetak Sejarah untuk Indonesia!
Dunia
Inggris Berani Pajaki Perusahaan AS, Trump Siapkan Pembalasan Ekonomi
Ancaman ini muncul tepat menjelang kunjungan kenegaraan Raja Charles III ke Amerika Serikat pada pekan depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Inggris Berani Pajaki Perusahaan AS, Trump Siapkan Pembalasan Ekonomi
Indonesia
Sudah Dikejar-kejar, Danantara Belum Bisa Pastikan Kapan Lelang Tender Kampung Haji Makkah
Pemerintah Arab Saudi saat ini memprioritaskan stabilitas dan pertahanan negara sehingga proses tender lahan belum bisa dipastikan waktunya.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Sudah Dikejar-kejar, Danantara Belum Bisa Pastikan Kapan Lelang Tender Kampung Haji Makkah
Dunia
Inggris Larang Penjualan Rokok kepada Orang Kelahiran 2008, Bikin Generasi Pertama tanpa Tembakau
Rancangan Undang-Undang Tembakau dan Vape bertujuan mencegah siapa pun yang lahir setelah 1 Januari 2009, yang kini berusia 17 tahun, untuk mulai merokok.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
 Inggris Larang Penjualan Rokok kepada Orang Kelahiran 2008, Bikin Generasi Pertama tanpa Tembakau
Dunia
Arab Saudi Desak AS Hentikan Blokade Selat Hormuz, Minta Berunding dengan Iran
Arab Saudi mendesak Amerika Serikat untuk menghentikan blokade Selat Hormuz. Arab Saudi meminta AS berunding dengan Iran.
Soffi Amira - Selasa, 14 April 2026
Arab Saudi Desak AS Hentikan Blokade Selat Hormuz, Minta Berunding dengan Iran
Bagikan