Sebelum Meninggal NAA Sempat Muntah-muntah

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 22 September 2015
Sebelum Meninggal NAA Sempat Muntah-muntah

Kepala Sekolah SDN 07 Pagi, Kebayoran Lama Utara, Heni Suci (berkerudung merah) sedang dicecar sejumlah pertanyaan oleh Kadisdik DKI Jakarta Arie Budiman, Selasa (22/9) (Foto: MP/Fadly)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Kasus penganiayaan hingga menyebabkan seorang murid kelas 2 B SDN 07 Pagi, Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan, Nur Angga Ardiansyah (NAA) terus berlanjut.

Untuk meminta pertanggungjawaban pihak sekolah atas kejadian itu, sejumlah Anggota DPRD DKI Jakarta dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jakarta mendatangi SDN yang Berlokasi di Jalan Bendi VIII itu.

Pantauan merahputih.com, Selasa (22/9), terlihat sejumlah guru dan Kepala Sekolah SDN 07 Pagi Heni Suci sedang dicecar sejumlah pertanyaan oleh Kadisdik DKI Jakarta Arie Budiman.

Menjawab sejumlah pertanyaan dari Kadisdik Arie Budiman itu, Heni Suci mencoba untuk tenang tapi nampak terlihat gerogi.

Terungkap dari tanya-jawab kepala sekolah dan kadisdik tersebut, bahwa sebelum korban dirawat di rumah sakit dan akhirnya meninggal dunia, NAA sempat muntah-muntah.

"Setelah penganiayaan itu korban sempat muntah-muntah," kata Heni menjawab pertanyaan Kadisdik Arie Budiman.

Heni menjelaskan awal kejadian sehingga NAA meninggal dunia. NAA dipukul dan ditendang oleh teman sekelasnya R. Indikasi pemukulan itu terlihat dengan adanya luka lebam di bagian belakang kepala dan dada korban. (fdi)

 

Baca Juga:

  1. Begini Pesan Nur Angga Sebelum Meninggal
  2. Ibu dari Nur Angga Ardiansyah Maafkan Penganiaya Sang Anak
  3. Setelah Kasus Penganiayaan Mencuat, Keluarga Richard Jadi Tertutup
  4. Warga Temukan Mayat Diduga Korban Penganiayaan
  5. Tahu Temannya Meninggal Setelah Berkelahi, R Jatuh Sakit

 

#Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta #Penganiayaan #Tindak Kekerasan #Kekerasan Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Sadis! Siswa SMP Korban Kekerasan Gang Motor di Mataram Meninggal
Selama perawatan, tim RSUD Mataram memberikan penanganan medis intensif. Dalam kejadian itu, korban mengalami luka parah di bagian kepala.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Sadis! Siswa SMP Korban Kekerasan Gang Motor di Mataram Meninggal
Dunia
Anggota Parlemen Australia Kritis setelah Ditabrak Mobil, PM Albanese Sebut Serangan Disengaja
Perdana Menteri Anthony Albanese menyebut insiden bisa jadi merupakan serangan yang disengaja.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
 Anggota Parlemen Australia Kritis setelah Ditabrak Mobil, PM Albanese Sebut Serangan Disengaja
Indonesia
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Setelah melakukan penembakan, pelaku langsung melarikan diri. Satreskrim Polres Boyolali masih menyelidiki identitas dan keberadaan terduga pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Indonesia
Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Dewi melemparkan gelas sampanye ke arah asistennya saat itu di sebuah restoran di kawasan Shibuya, Tokyo, pada 13 Februari tahun lalu
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Indonesia
Koordinator BEM UI Dianiaya Orang Tidak Terkenal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi mengimbau korban maupun pihak terkait membuat laporan kejadian tersebut. Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan pengusutan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Koordinator BEM UI Dianiaya Orang Tidak Terkenal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Indonesia
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
TB Hasanuddin menyoroti kasus Serda Ahmad yang tewas setelah diduga dianiaya senior. Ia meminta tradisi kekerasan di lingkungan TNI dihentikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
Indonesia
Kronologi Serda Ahmad Dipukul 3 Kali hingga Meninggal, 4 Tersangka Terancam Dipecat
Empat prajurit TNI AU tersangka penganiayaan Serda Ahmad Muzammil Farisa berpotensi diberhentikan tidak hormat. Ini kronologi pemukulan hingga korban meninggal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Kronologi Serda Ahmad Dipukul 3 Kali hingga Meninggal, 4 Tersangka Terancam Dipecat
Indonesia
Kasus Penganiayaan Serda Ahmad: 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara
Puspom TNI AU menetapkan empat prajurit sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan Serda Ahmad Muzammil yang berujung kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Kasus Penganiayaan Serda Ahmad: 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara
Indonesia
Serda Ahmad Meninggal Usai Diduga Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
Puspom AU menetapkan empat prajurit TNI AU sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammul Farisa meninggal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Serda Ahmad Meninggal Usai Diduga Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026
Sekolah di Jakarta kembali menggelar pembelajaran tatap muka mulai 9 September 2026 setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berkurang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026
Bagikan