Kesehatan

Sebelum Jadi Pendonor Darah, Persiapkan 4 Hal Penting Ini

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 28 Juli 2019
Sebelum Jadi Pendonor Darah, Persiapkan 4 Hal Penting Ini

Dibutuhkan persiapan yang tepat sebelum donor darah (Foto: Pixabay/200degrees)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEGIATAN donor darah seringkali diadakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) ataupun perkumpulan sosial. Masyarakat diajak untuk menyumbangkan darah secara sukarela tanpa paksaan apapun. Kepedulian masyarakat untuk berbagi sangat berarti bagi mereka yang sedang membutuhkan banyak darah. Terutama golongan darah tertentu yang termasuk langka atau persediaannya terbatas.

Sebelumnya, petugas kesehatan akan memeriksa kondisi tubuh pendonor secara rinci untuk memastikan keamanan proses donor darah. Persiapkan tubuhmu dengan sebaik-baiknya. Untuk itu, kamu harus mempersiapkan hal-hal berikut ini.

Baca juga:

15 Kondisi yang Membuat Kamu Ditolak Jadi Pendonor Darah

1. Data diri terpenuhi

Sebelum Jadi Pendonor Darah, Persiapkan 4 Hal Penting Ini
Lakukan pemeriksaan data diri terlebih dahulu (Foto: Pexels/Rawpixel)

Palang Merah Indonesia pada lamannya resminya menunjukkan syarat yang berlaku untuk mendonorkan darah. Pertama-tama dilakukan adalah pemeriksaan data diri.

Minimal usia yang diperbolehkan mendonor adalah 17 hingga 60 tahun dengan berat badan paling ringan 45 kilogram. Selanjutnya, petugas memeriksakan kondisi tubuh pendonor seperti suhu, tekanan darah, denyut nadi dan cek hemoglobin.

Suhu tubuh normal berkisar 36,6 sampai 37,5 derajat celcius. Kestabilan tekanan darah berada pada angka 110-160 mmHg per 70-100 mmHg. Perhitungan denyut nadi yang teratur sekitar 50 sampai 100 kali per menit. Terakhir hemoglobin terendah bagi perempuan 12 gram dan laki-laki paling rendah 12,5 gram.

2. Jaga kesehatan tubuh

Sebelum Jadi Pendonor Darah, Persiapkan 4 Hal Penting Ini
Pastikan kesehatan tubuhmu terjaga (Foto: Pexels/Rawpixel)

Pendonor darah harus memiliki darah yang terbebas dari virus, bakteri ataupun penyakit. Beberapa hari sebelum melakukan donor darah, kamu tidak diperbolehkan mengonsumsi obat-obatan tertentu. Hal ini untuk menghindari reaksi obat.

Tak hanya itu, laman alodokter menghimbau pendonor tidak memiliki riwayat sakit yang serius seperti sakit jantung, paru-paru, tekanan darah tinggi/rendah, penderita epilepsi, kanker, penyakit menular dan pecandu narkoba atau mengonsumsi minuman alkohol.

Meskipun tetap akan dilakukan uji laboratorium untuk pemeriksaan kualitas darah. Ada baiknya membatalkan karena bisa merugikan orang lain dan diri sendiri.

Baca juga:

Tebarkan Kepedulian Pada Sesama, Finalis Miss Jakarta Fair 2019 Ikuti Program Donor Darah

3. Terapkan pola hidup sehat

Sebelum Jadi Pendonor Darah, Persiapkan 4 Hal Penting Ini
Mengatur pola hidup sehat, salah satunya tidur yang cukup (Foto: Pexels/Acharaporn Kamornboonyarush)

Pastikan telah menerapkan pola hidup yang sehat dan sesuai anjuran. Mulailah dengan mengatur pola makan dan tidur yang tepat. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan yang asin dan mengandung besi harian 12 jam sebelum donor darah dilakukan.

Selanjutnya, memastikan pola tidurmu tercukupi. Setidaknya tidur 6 jam setiap harinya. Menurut laman alodokter juga, ada baiknya meminum jus buah atau perbanyak air putih sebelum donor darah. Hal ini untuk mencukupi cairan dalam tubuhmu agar tidak dehidrasi.

4. Melengkapi kebutuhan tambahan

Sebelum Jadi Pendonor Darah, Persiapkan 4 Hal Penting Ini
Siapkan pakaian yang longgar (Foto: Pexels/Ylanite Koppens)

Dalam mempersiapkan segala kebutuhan sebelum donor darah, perlu diketahui beberapa rekomendasi penting. Kamu harus memiliki pakaian yang longgar. Pakaian yang terlalu ketat akan menghambat proses pengambilan darah karena kesulitan mencari pembuluh darah. Selain itu, kamu harus melatih tubuh agar rileks. Kalau terlalu tegang, proses donor darah akan terasa menyakitkan.

Tak hanya berguna bagi mereka yang menerima tetapi juga untuk berdampak untukmu sendiri. Setiap tetes darah yang kamu berikan memiliki sejuta dampak kebaikan. Untuk kamu yang melakukan donor darah bisa melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan proses produksi sel darah merah dan mengidentifikasi penyakit berbahaya seperti yang dilansir dari alodokter. (dys)

Baca juga:

Waspada Gejala Kanker Darah, Salah Satunya Sering Mimisan

#Donor Darah #PMI #Bakti Sosial
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Diserbu Peserta, Donor Darah HUT ke-65 Bank Jakarta Jadi Bukti Nyata Kepedulian
Aksi donor darah Bank Jakarta dalam HUT ke-65 disambut antusias. Libatkan karyawan hingga masyarakat umum demi dukung stok darah di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
Diserbu Peserta, Donor Darah HUT ke-65 Bank Jakarta Jadi Bukti Nyata Kepedulian
Indonesia
Bank Jakarta Gelar Donor Darah di HUT ke-65, Gandeng PWI dan PMI
Bank Jakarta menggelar donor darah kolaboratif bersama PWI Jaya dan PMI DKI dalam rangka HUT ke-65. Kegiatan ini wujud kepedulian sosial dan dukung stok darah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
Bank Jakarta Gelar Donor Darah di HUT ke-65, Gandeng PWI dan PMI
Indonesia
Moratorium PMI ke Timur Tengah Dikaji, DPR Minta Pemerintah Siapkan Alternatif Kerja
Komisi IX DPR menanggapi rencana pemerintah yang memberlakukan moratorium PMI ke wilayah konflik Timur Tengah. Hal itu harus dihitung secara matang.
Soffi Amira - Jumat, 10 April 2026
Moratorium PMI ke Timur Tengah Dikaji, DPR Minta Pemerintah Siapkan Alternatif Kerja
Indonesia
PMI Buka Rekening Bantuan Buat Iran, Gandeng Pakistan Buat Beli Obat-Obatan
JK menyampaikan bahwa minggu ini, tim PMI akan ke Islamabad, Pakistan, untuk melakukan pengadaan obat-obatan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
 PMI Buka Rekening Bantuan Buat Iran, Gandeng Pakistan Buat Beli Obat-Obatan
Indonesia
Kisah Sugianto, PMI Penyelamat 7 Lansia yang Dibanggakan Prabowo di Korsel
Sugianto, PMI asal Indramayu yang menyelamatkan 7 lansia di Korea Selatan, mendapat pujian langsung dari Presiden Prabowo dalam jamuan kenegaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 April 2026
Kisah Sugianto, PMI Penyelamat 7 Lansia yang Dibanggakan Prabowo di Korsel
Indonesia
Mudik Lebaran 2026: PMI DKI Dirikan 14 Pos Kesehatan di Terminal, Stasiun hingga Tempat Wisata
PMI DKI Jakarta mendirikan 14 pos kesehatan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Posko tersebar di terminal, stasiun, pelabuhan hingga tempat wisata.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 16 Maret 2026
Mudik Lebaran 2026: PMI DKI Dirikan 14 Pos Kesehatan di Terminal, Stasiun hingga Tempat Wisata
Indonesia
PMI Kota Solo Kirim 500 Kantong Darah untuk Bantuan Bencana Banjir di Pulau Sumatra, Penuhi Kebutuhan Darah
Pengiriman bantuan kemanusiaan ini merupakan respons cepat PMI Surakarta dalam mendukung upaya penanggulangan dampak bencana di wilayah tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
PMI Kota Solo Kirim 500 Kantong Darah untuk Bantuan Bencana Banjir di Pulau Sumatra, Penuhi Kebutuhan Darah
Indonesia
PMI Jakarta Kirim Ratusan Kantong Darah ke Daerah Bencana Sumatera
Pemerintah daerah bersama TNI-Polri, relawan, dan instansi terkait juga terus memperluas area pencarian serta mengoptimalkan pelayanan bagi warga terdampak,
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 29 November 2025
PMI Jakarta Kirim Ratusan Kantong Darah ke Daerah Bencana Sumatera
Indonesia
Hadiri Pelantikan Pengurus Baru, Pramono Ingin PMI DKI Jakarta Beda dari Daerah Lain
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, ingin PMI berbeda dari daerah lain. Hal itu ia ungkapkan saat acara pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI DKI Jakarta 2025-2030.
Soffi Amira - Rabu, 10 September 2025
Hadiri Pelantikan Pengurus Baru, Pramono Ingin PMI DKI Jakarta Beda dari Daerah Lain
Indonesia
Ribuan Calon Pekerja Migran Gagal Kerja, Pemerintah Hentikan Perusahaan Penempatan di Bekasi
KP2MI pun memutuskan menjatuhkan sanksi administratif dalam bentuk penghentian sementara sebagian atau seluruh kegiatan PT Esdema berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pelindungan KP2MI Nomor 11 tahun 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Mei 2025
Ribuan Calon Pekerja Migran Gagal Kerja, Pemerintah Hentikan Perusahaan Penempatan di Bekasi
Bagikan