Sebelum Disalurkan Bulog Perketat Pemeriksaan Kualitas Beras
Ilustrasi. (ANTARA FOTO)
MerahPutih.com - Agar menjaga mutu beras untuk rakyat, Perum Bulog Subdivisi Regional Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, perketat pemeriksaan kualitas beras.
"Beras yang akan disalurkan, kami periksa dulu. Misalnya ada yang terlewat dan ternyata ada kutunya, akan kami tarik dan kami ganti dengan yang baru," kata Kepala Seksi Pelayan Publik Perum Bulog Sub Divre Sampit Wanto di Sampit, Jumat (13/10).
Wanto meyakinkan, tidak mungkin Bulog mendistribusikan beras yang tidak layak konsumsi. "Jika sampai ada beras yang berkutu, itu dipastikan karena ketidaksengajaan dan luput dari pemeriksaan," kata dia.
Pernyataan tersebut, disampaikan Wanto menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait mencuat keluhan warga di kabupaten lain tentang kualitas beras sejahtera atau rastra yang dinilai kurang layak.
Saat ini, rastra yang sudah tersalurkan mencapai 90 persen dari pagu yang ditetapkan, yakni 3.415.635 kilogram dari total pagu 3.802.680 kilogram. Wanto berharap penyaluran bisa tuntas dan berjalan lancar.
Terkait stok beras rastra, Bulog Divre Sampit memastikan stok dalam kondisi aman. "Saat ini stok di gudang Bulog Sub Divre Sampit sebanyak 600 ton dan 450 ton lagi dalam perjalanan," kata dia.
Bulog Sub Divre Sampit juga berupaya meningkatkan serapan beras dari petani lokal. Namun, tidak semua petani bersedia menjual beras mereka kepada Bulog dengan berbagai alasan. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Bulog dan Bapanas Bakal Dileburkan
Beras Wajib Satu Harga di Seluruh Indonesia, Bulog Dapat Margin 7 Persen
Pemerintah Perpanjang Stabilisasi Harga Beras Sampai Akhir Januari 2026
Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman
Indonesia Swasembada Pangan, DPR Ingatkan Pemerintah Dompet Petani Juga Harus 'Tebal'
Indonesia Capai Swasembada Beras per Akhir 2025, Prabowo: Cadangan Tertinggi Sepanjang Sejarah
14 Ribu Ton Beras Sudah Meluncur ke Sumatera, Bulog Bocorkan Stok Cadangan Pangan Nasional Siaga Hadapi Bencana 2026
Bansos Pangan di Daerah Bencana Dipercepat, Beras 34 Juta Kg dan Minyak Goreng 6,8 Juta Kg
Bulog Tambah Pasokan Beras ke Dearah Bencana Sumatra, Pastikan Kebutuhan Tercukupi
Ombudsman Ungkap Kerugian Tata Kelola Beras Rp 3 T, DPR Tuntut Reformasi Sistem Nasional