Headline

Sebelum Bertemu Korea Utara, Presiden Trump Ajukan Syarat Ini

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 10 Maret 2018
Sebelum Bertemu Korea Utara, Presiden Trump Ajukan Syarat Ini

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara dalam sebuah reli di Pensacola, Florida, Amerika Serikat ( ANTARA FOTO/REUTERS/Carlo Allegri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Amerika Serikat tampaknya tidak ingin tergesa-gesa bertemu pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Presiden Donald Trump menuntut syarat harus dipenuhi Korut.

Dalam pernyataan resmi Gedung Putih, Jumat (9/3) Donald Trump menyatakan tidak akan bertemu kecuali Pyongyang mengambil tindakan nyata terkait proliferasi nuklir dan peredaan ketegangan di semenanjung Korea.

Dari dalam negeri, Trump menghadapi kritik terkait persetujuan pembicaraan dengan Korut yang akan menguatkan posisi Kim Jong Un.

"Presiden tidak akan mengadakan pertemuan tanpa melihat langkah konkrit dan tindakan nyata dilakukan oleh Korut, jadi presiden sebenarnya akan mendapatkan sesuatu," demikian juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders dalam penjelasan singkat sebagaimana dilansir Antara dari Reuters, Sabtu (10/3).

Sanders tidak menentukan tindakan apa yang harus dilakukan Korut, dan seorang pejabat Gedung Putih kemudian mengatakan bahwa Sanders tidak bermaksud untuk menetapkan kondisi baru untuk melakukan pembicaraan dengan Kim Jong Un.

Namun, pernyataan tersebut merupakan pertanda bahwa mengakhiri perselisihan antara kedua negara mengenai program senjata nuklir Korut tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Trump tidak banyak menjelaskan kebingungan mengenai waktu pembicaraan dan prasyarat apa pun ketika dia menulis di Twitter pada Jumat.

"Kesepakatan dengan Korut sangat banyak dalam pembuatannya dan akan, jika selesai, sangat bagus untuk Dunia. Waktu dan tempat akan ditentukan," tulisnya.

AS telah lama mengatakan bahwa mereka ingin ada pembicaraan untuk membidik Pyongyang meninggalkan program senjata nuklir dan misilnya.

Harapan untuk sebuah solusi dengan Korut meningkat pada Kamis, ketika Trump mengatakan bahwa dia siap untuk mengadakan pertemuan yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan Kim.

Kedua pemimpin tersebut memicu ketegangan di seluruh dunia tahun lalu, saat mereka melakukan perang urat syaraf, karena usaha Korut untuk mengembangkan senjata nuklir yang mampu menyerang AS. Pyongyang telah menjalankan program nuklirnya untuk menentang resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Namun, ketegangan tersebut mereda di Olimpiade Musim Dingin bulan lalu di Korea Selatan, meletakkan dasar bagi pertemuan pertama antara pemimpin dari Korut dan AS, dan pertaruhan kebijakan luar negeri terbesar untuk Trump sejak dia mulai menjabat pada Januari tahun lalu.

Kepala Kantor Keamanan Nasional Korsel, Chung Eui-yong, berbicara di Washington pada Kamis setelah memberi tahu Trump tentang sebuah pertemuan oleh pejabat Korsel dengan Kim minggu ini, mengatakan bahwa presiden AS telah sepakat untuk bertemu dengan pemimpin Korut pada Mei sebagai tanggapan untuk undangan dari Kim Jong Un.

Kim telah "berkomitmen untuk melakukan denuklirisasi" dan untuk menangguhkan uji coba nuklir dan misil, demikian Chung.(*)

#Kim Jong Un #Donald Trump #Korea Utara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Tekno
Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Sejumlah raksasa AI, termasuk Anthropic, telah menyerukan perlambatan dalam pengembangan guna memberikan waktu bagi langkah-langkah keselamatan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
 Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
ShowBiz
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Video yang memperlihatkan tindakan penggerebekan penegakan hukum imigrasi itu menggunakan lagu Midnight Sun milik Larsson.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Dunia
AS Klaim Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Dapat Konsensi 100 Tahun di 17 Ladang Minyak Venezuela
“Sekarang kami adalah yang terbesar di dunia, dan itu belum termasuk Venezuela, yang baru saja kami tambahkan ke dalam cadangan kecil kami,” kata Trump.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
AS Klaim Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Dapat Konsensi 100 Tahun di 17 Ladang Minyak Venezuela
Dunia
Main Duit, Donald Trump Janjikan Rp 88 Juta untuk Setiap Warga Dewasa AS kalau Partai Republik Menang Pemilu Paruh Waktu
Trump menyampaikan janji itu dalam pidatonya di konvensi Partai Republik yang untuk pertama kalinya digelar di tengah masa jabatan presiden.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 Main Duit, Donald Trump Janjikan Rp 88 Juta untuk Setiap Warga Dewasa AS kalau Partai Republik Menang Pemilu Paruh Waktu
Bagikan