Sebagai Anak Bangsa, Uzma: Saya Tak Buat Kacau Indonesia
Ustaz Zulkifli Muhammad Ali alias Uzma, tersangka kasus dugaan ujaran kebencian atau SARA. (MP/Asropih)
MerahPutih.com - Tersangka kasus dugaan ujaran kebencian atau SARA, Ustaz Zulkifli Muhammad Ali alias Uzma mengatakan dirinya tak ada niatan untuk membuat gaduh suasana di Indonesia.
Sebab, dia menegaskan bahwa dirinya merupakan putra bangsa asal Payakumbuh, Sumatera Barat.
"Saya sebagai ulama tentu menyampaikan dan saya sebagai putra bangsa asli kita cinta dengan negeri ini. Sungguh, demi Allah tidak ada yang lebih cinta dengan Indonesia kecuali anak-anak negeri sendiri yang di puncaknya adalah para ulama pewaris nabi," ujar Uzma di Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Kamis (18/1).
Ia kembali menegaskan, dirinya ataupun ulama tidak akan mungkin membuat kekacauan di Indonesia, pasalnya ia sangat mencintai bangsa Indonesia.
"Kita cinta dengan NKRI. Kami siap mati demi tanah air NKRI. Justru saya mengajak umat Islam untuk melindungi Indonesia. Mari waspadai ancaman ancaman yang masuk," jelasnya.
Karena itu, Uzma berharap kepada aparat kepolisian terkait pernyataan dirinya di Youtube tak dikaitkan dengan kasus ujaran kebencian atau SARA.
"Kami berharap pada penyidik dan media sampaikanlah bahwa semua yang kami sampaikan tidak pernah lepas dari tuntunan Nabi Muhammad SAW," tandasnya. (Asp)
Baca berita terkait Ustaz Zulkifli Muhammad lainnya: Pendukung Ustaz Zulfikli Kepung Bareskrim Polri
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Aparat Diminta Pahami Antara Kritik, Ujaran Kebencian dan Hoaks
Terancam 6 Tahun Bui, Ini Jejak Pelarian Resbob Sebelum Diringkus di Semarang
Resbob Ditangkap Polda Jabar, Sempat Kabur dan Pindah-pindah Tempat
Resbob Hina Suku Sunda, Komisi I DPR Minta Pelaku Ujaran Kebencian Ditindak Tegas
Ayah dan Anak Diduga Jadi Pelaku Penembakan di Pantai Bondi Sydney
Polda Jabar Bakal Selidiki YouTuber Resbob Terkait Dugaan Ujaran Kebencian
Supporter PSIS Semarang Dilaporkan Calon Wali Kota Semarang
Bawaslu Ungkap Banyak Ujaran Kebencian Pilkada 2024 Ditemukan di Facebook
Sejumlah Akun Palsu Diduga Digunakan untuk Menyebarkan Ujaran Kebencian di Pemilu 2024
PSI Lapor Polisi Terkait Penghinaan Selvi, Gibran: Saya Serahkan Pihak Berwajib