Scrolling TikTok Sebelum Tidur Dapat Mempengaruhi Mimpi

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 08 Juli 2021
Scrolling TikTok Sebelum Tidur Dapat Mempengaruhi Mimpi

Kebiasaan scrolling tiktok sebelum tidur akan mempengaruhi mimpi. (Foto: Pexels/Cottonbro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RUTINITAS malam sebelum tidur pada setiap orang berbeda-beda. Mungkin beberapa dari kamu memiliki kebiasaan menyikat gigi lalu minum segelas susu hangat sebelum akhirnya tidur. Pada perempuan terkadang memiliki kebiasaan memakai skin care malam untuk menjaga kelembaban kulit. Ada juga yang mungkin bermain gim beberapa ronde sebelum tidur.

Kebiasaan lain yang paling sering ditemui pada saat ini adalah scrolling TikTok. Banyak yang menjadikan TikTok sebagai bagian dari hiburan malam sebelum tidur. Di TikTok kamu akan menemukan banyak sekali hiburan yang berbeda-beda mulai dari tarian, komedi, potongan film horror, cerita-cerita mistis bersejarah bahkan kasus-kasus pembunuhan. Hiburan-hiburan ini nyatanya akan memengaruhi pikiranmu dan kemungkinan akan membuatmu memikirkan hal tersebut saat sedang tidur.

Baca juga:

Dating Burnout, Kondisi Jenuh dalam Menjalin Suatu Hubungan

Melansir dari Bustle, sebuah studi di Frontiers in Psychology menemukan mimpi buruk dan mimpi stres menjadi hal yang biasa, dan sering terjadi. Hal-hal yang terlintas atau mengganggu pikiranmu sebelum tidur bisa muncul lagi saat kamu tertidur. Sehingga TikTok dapat memengaruhi mimpimu dengan mengacaukan pola tidur.

Tiktok menyebabkan anda begadang. (Foto: Pexels/Cottonbro)
Tiktok menyebabkan anda begadang. (Foto: Pexels/Cottonbro)

Masih dari Bustle, Sanam Hafeez Psy.D. seorang neuropsikolog memberitahu Bustle bahwa setiap kali kamu menelusuri TikTok, otak akan melepaskan sedikit dopamin yang membuat kamu tetap berada di aplikasi sampai melewati waktu tidur. Lingkaran dopamin ini dapat memengaruhi mimpi dengan merampas waktu tidurmu.

Baca juga:

Tips Jitu Atasi Stres Selama Kehamilan

Hafeez mengatakan bahwa jika kamu begadang di TikTok sepanjang malam dan membiarkan lampu terang dari ponsel mengacaukan ritme sirkadian yang memberi tahu tubuh kamu kapan harus tidur dan bangun, kamu kemungkinan akan mengalami kesulitan tidur. Hasilnya mimpi yang sangat jelas tentang hal terakhir yang kalian lihat akan terjadi. Para peneliti mencatat dalam The Conversation pada tahun 2020 bahwa ketika orang kurang tidur, mereka cenderung bermimpi lebih banyak, dan mimpi-mimpi itu lebih intens.

TikTok mempengaruhi kualitas tidur. (Foto: Pexels/Johnmark Smith)
TikTok mempengaruhi kualitas tidur. (Foto: Pexels/Johnmark Smith)

Konten TikTok yang emosional tentunya dapat lebih mempengaruhi mimpi kamu. TikTok tidah hanya sekedar hiburan. Jika TikTok memberi kamu semacam dukungan emosional, kemungkinan besar itu akan memengaruhi mimpimu. Respon emosional yang kuat terhadap TikTok dapat membuat munculnya ingatan terhadap suatu peristiwa dengan emosi yang sangat kuat yang berkaitan dengan hal yang pernah kamu alami.

Kemungkinan besar TikTok yang kamu lihat hari ini juga akan masuk ke dalam mimpi kamu malam ini. Menurut banyak penelitian, termasuk yang diterbitkan dalam Cognitive Neuroscience of Memory Consolidation pada tahun 2017, pengalaman baru biasanya lebih mungkin untuk diimpikan, tetapi yang paling umum adalah jika insiden itu berkesan dan terus menjadi pikiranmu. (Tel)

Baca juga:

Ahli Gizi: Wahai Orang Indonesia, Susu Beruang Tak Bisa Sembuhkan Covid-19

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan