Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Satpol PP DKI Beri Sanksi 21 Tempat Hiburan yang Langgar Jam Operasional Ramadan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 16 Maret 2026
Satpol PP DKI Beri Sanksi 21 Tempat Hiburan yang Langgar Jam Operasional Ramadan

Ilustrasi klub malam. Foto: Pixabay

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta memberikan sanksi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepada 21 tempat hiburan malam yang melanggar aturan jam operasional selama bulan suci Ramadan 2026.

Penindakan tersebut dilakukan setelah petugas melakukan pengawasan terhadap ratusan tempat usaha hiburan dan rekreasi di wilayah Jakarta.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengatakan hingga 13 Maret 2026 pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap sekitar 720 tempat usaha hiburan dan rekreasi.

Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan para pelaku usaha mematuhi ketentuan operasional yang ditetapkan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta selama Ramadan.

"Jumlahnya sekitar 720 tempat usaha hiburan dan rekreasi yang sudah kita lakukan pengawasan selama Ramadan. Tercatat, 21 tempat hiburan diberikan perhatian dan peringatan karena melanggar jam operasi yang sudah ditentukan oleh Dinas Parekraf," ucap Satriadi, Senin (16/3).

Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan secara rutin setiap hari di lima wilayah kota administrasi Jakarta. Dari ratusan tempat usaha yang diperiksa, hanya sebagian kecil yang kedapatan melanggar aturan yang berlaku.

Baca juga:

Pramono Anung Tantang Satpol PP Jakarta Jadi 'Bestie' Warga Bukan Musuh Pedagang

Menurut Satriadi, sanksi yang diberikan sejauh ini masih berupa peringatan. Pelanggaran yang paling banyak ditemukan selama pengawasan Ramadan adalah tempat hiburan yang beroperasi melebihi batas waktu yang telah ditentukan.

"Saat ini hanya peringatan dulu. Biasanya kita tentukan selesai sekitar jam dua. Tiba-tiba ada yang sampai jam tiga, itu yang kita tegur. Kalau memang masih membandel, baru kita lakukan penutupan. Mereka tidak membandel. Setelah diingatkan, besoknya mereka tutup sesuai ketentuan," ujarnya.

Ia menilai tingkat kesadaran pelaku usaha hiburan dan rekreasi di Jakarta cukup baik. Hal itu terlihat dari jumlah pelanggaran yang relatif kecil dibandingkan jumlah tempat usaha yang diawasi.

Satriadi menyebut kondisi tersebut juga dipengaruhi oleh sosialisasi yang telah dilakukan sebelumnya kepada para pelaku usaha agar mematuhi aturan operasional selama Ramadan.

"Kita sudah lakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha agar mematuhi aturan yang sudah ditentukan. Terkait aturan operasional setelah Hari Raya Idulfitri, aktivitas tempat usaha hiburan dan rekreasi akan kembali normal dua hari setelah Lebaran," tandasnya.

Baca juga:

Gubernur Pramono Perintahkan Satpol PP Tindak Tegas Kendaraan yang Lawan Arah

Berdasarkan data Satpol PP DKI Jakarta, pengawasan dilakukan merata di lima wilayah kota administrasi, yakni masing-masing 144 kegiatan pengawasan di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Dengan demikian, total kegiatan pengawasan yang dilakukan selama Ramadan mencapai 720 kegiatan.

Dari keseluruhan pengawasan tersebut, tercatat 21 tempat usaha dikenai sanksi BAP karena melanggar ketentuan jam operasional selama Ramadan. (Asp)

#Satpol PP #Ramadan 2026 #Tempat Hiburan Malam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pramono bakal Tindak Tegas Oknum Satpol PP DKI yang Pungli
Aksi tersebut sungguh merusak institusi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Pramono bakal Tindak Tegas Oknum Satpol PP DKI yang Pungli
Indonesia
KBRI Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Kebakaran di Tempat Hiburan Chatuchak Bangkok
KBRI Bangkok akan terus berkoordinasi dengan otoritas Thailand untuk memantau perkembangan situasi dan siap memberikan pendampingan apabila ada WNI yang terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
KBRI Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Kebakaran di Tempat Hiburan Chatuchak Bangkok
Indonesia
500 Personel Satpol PP Dikerahkan Jaga Demo BEM UI di Jakarta
Satpol PP DKI juga terus berkoordinasi dengan kepolisian dan Dishub DKI dalam melakukan pemantauan dan pengamanan kegiatan di lapangan.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
500 Personel Satpol PP Dikerahkan Jaga Demo BEM UI di Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Pemprov DKI Jakarta menggelar operasi gabungan penertiban parkir liar dan jukir liar. Operasi menyasar 15 titik prioritas di lima wilayah Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Indonesia
Satpol PP DKI Minta Maaf, Bikin Masyarakat tak Nyaman saat Penertiban Pedagang Es Krim di CFD
Satpol PP DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan keresahan yang dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Satpol PP DKI Minta Maaf, Bikin Masyarakat tak Nyaman saat Penertiban Pedagang Es Krim di CFD
Indonesia
Viral Satpol PP DKI Diduga Kasar saat Tertibkan Pedagang Es Krim di CFD Bundaran HI
Satpol PP DKI meminta maaf atas viralnya video penertiban pedagang es krim di CFD Bundaran HI.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Viral Satpol PP DKI Diduga Kasar saat Tertibkan Pedagang Es Krim di CFD Bundaran HI
Indonesia
Satpol PP DKI Akui Kekurangan Personel untuk Awasi Maraknya Begal dan Jambret
Satpol PP DKI mengakui luasnya wilayah Jakarta dan minimnya personel membuat aksi penjambretan sulit dicegah secara maksimal.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Satpol PP DKI Akui Kekurangan Personel untuk Awasi Maraknya Begal dan Jambret
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Cabut Izin 2 Tempat Hiburan di Jakbar, Terjerat Kasus Narkoba
Pencabutan izin operasional tersebut menjadi bagian komitmen Pemprov DKI menjaga keamanan, ketertiban, kenyamanan, serta kualitas ekosistem pariwisata dan hiburan di Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 16 Mei 2026
Pemprov DKI Jakarta Cabut Izin 2 Tempat Hiburan di Jakbar, Terjerat Kasus Narkoba
Indonesia
White Rabbit PIK 2 Ditutup Satpol PP, Terbukti Langgar Aturan dan Temuan Narkoba
White Rabbit PIK 2 resmi ditutup oleh Satpol PP DKI Jakarta. Tempat hiburan malam itu terbukti melanggar aturan dan adanya penemuan narkoba.
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
White Rabbit PIK 2  Ditutup Satpol PP, Terbukti Langgar Aturan dan Temuan Narkoba
Indonesia
35 Petugas Satpol PP DKI Meninggal Dunia di 2025, Disebut Beban Kerjanya Berat
Di tingkat kelurahan, jumlah anggota Satpol PP rata-rata hanya berkisar 7 hingga 10 orang, sedangkan tuntutan pengamanan dan penertiban berlangsung 24 jam.
Dwi Astarini - Kamis, 23 April 2026
35 Petugas Satpol PP DKI Meninggal Dunia di 2025, Disebut Beban Kerjanya Berat
Bagikan