Satgas Beberkan Empat Strategi Redam Penyebaran COVID-19 Varian Baru

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 02 Juni 2021
Satgas Beberkan Empat Strategi Redam Penyebaran COVID-19 Varian Baru

Warga Perumahan Griya Melati Kota Bogor menjalani tes swab PCR di perumahan tersebut (ANTARA/HO/Pemkot Bogor)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mutasi varian baru COVID-19 di Tanah Air seolah menjadi momok menakutkan bagi masyarakat. Sebab, selain penyebarannya yang disebut lebih cepat, dideteksinya pun lebih sulit.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyebut penanganan tidak bisa hanya mengandalkan satu upaya saja.

Baca Juga

Penanganan Pandemi COVID-19 Butuh Sila Kedua Pancasila

Wiku menyebutkan, ada empat upaya yang telah ditetapkan untuk mengatasi varian baru COVID-19 yang menjadi perhatian atau Variant of Concern (VoC) yakni B117 asal Inggris, B1351 dari Afrika Selatan, B11281 atau P1 dari Brasil dan Jepang, dan B1617 dari India dapat menurunkan efikasi vaksin.

Keempat upaya tersebut, pertama, mengefektifkan testing dan karantina pelaku perjalanan internasional demi menekan bertambahnya varian yang masuk.

Karena saat ini sudah terdeteksi berdasarkan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) ada 4 VoC dari 8 total varian akibat mutasi COVID-19 ditetapkan WHO.

Petugas kesehatan melakukan tes usap PCR COVID-19 kepada penghuni rusun di Rusun Penjaringan Sari, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (25/5/2021). (ANTARA FOTO/Didik Suhartono/rwa.)
Petugas kesehatan melakukan tes usap PCR COVID-19 kepada penghuni rusun di Rusun Penjaringan Sari, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (25/5/2021). (ANTARA FOTO/Didik Suhartono/rwa.)

Kedua, menggiatkan WGS secara komplet untuk mengetahui distribusi secara tepat untuk dapat menjadi dasar kebijakan pengendalian yang spesifik sesuai risiko per daerah.

Ketiga, penegakan protokol kesehatan (prokes) di semua sektor dan lini kegiatan demi menurunkan peluang kemunculan varian baru atau gabungan dengan kasus yang ada di Indonesia. Sebab, pada prinsipnya mutasi akan menjadi lebih massif saat penularan di masyarakat juga tinggi.

Keempat, melanjutkan vaksinasi karena pada prinsipnya vaksin yang digunakan sampai saat ini masih tergolong efektif baik untuk mencegah penyakit atau menghindari gejala parah pada kasus positif.

"Kita perlu menanamkan keyakinan dan kemampuan bangsa untuk sukses mengendalikan COVID-19,” ucap Wiku kepada wartawan yang dikutip, Rabu (2/6).

Menurut Wiku, beberapa penelitian yang dilakukan ada varian baru Corona membuktikan adanya pengaruh terhadap efikasi vaksin yang ada saat ini. Meski demikian, tidak berarti vaksin kehilangan manfaatnya sama sekali.

Perubahan efikasi bisa terjadi karena vaksin yang ada saat ini dikembangkan dengan varian asli yang terdeteksi di Wuhan pada awal pandemi.

"Bahkan beberapa di antaranya masih memiliki efikasi di atas 90 persen," lanjutnya.

Wiku juga menekankan, pengaruh munculnya varian baru virus Corona terhadap efikasi vaksin masih bersifat sementara. Studi lanjutan bisa memunculkan temuan baru di kemudian hari. (Knu)

Baca Juga

Ridwan Kamil Sebut 3 Kabupaten Rendah Cakupan Vaksinasi COVID-19

#Breaking #COVID-19 #Test Covid 19 #Satgas COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Profil Rustian Sestama BNPB yang Kena OTT KPK, Uang Miliaran dan Emas Jadi Bukti
KPK gelar OTT dan tangkap Sestama BNPB Rustian terkait dugaan korupsi dana siap pakai kebencanaan. Cek profil dan kronologi penangkapan beserta barang buktinya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Oktober 2026
Profil Rustian Sestama BNPB yang Kena OTT KPK, Uang Miliaran dan Emas Jadi Bukti
Indonesia
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Cari tahu info gempa terkini! Guncangan gempa Banten hari ini bermagnitudo 4,6 berpusat di laut Muarabinuangeun dan terasa hingga Palabuhan Ratu. Cek detailnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Indonesia
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi beruntun dua kali pada Jumat malam (9/10) dengan jeda hanya 6 menit. Radius 2 km disterilkan!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Indonesia
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Imbas Kebakaran Rumput Area Runway
Operasional Bandara Sam Ratulangi Manado ditutup sementara akibat kebakaran rumput di sekitar runway 18. Asap tebal picu delay dan pengalihan rute penerbangan!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Imbas Kebakaran Rumput Area Runway
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi pada Senin (5/10) pukul 20.13 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Indonesia
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Simak kronologi lengkap bencana gempa M 6,1 yang merenggut nyawa warga lansia di Kodi Utara Sumba.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Dunia
Malaysia Berduka, Istri Mahathir Mohamad dan Dokter Perempuan Pribumi Pertama Wafat di Usia 100 Tahun
Kabar duka menyelimuti Malaysia. Tun Siti Hasmah, istri mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad, meninggal dunia di usia 100 tahun di RS IJN Kuala Lumpur.
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Malaysia Berduka, Istri Mahathir Mohamad dan Dokter Perempuan Pribumi Pertama Wafat di Usia 100 Tahun
Olahraga
Klasemen Grup A Divisi I FIFA ASEAN Cup 2026 Setelah Timnas Indonesia Menang 2-0 atas Singapura, Ada di Bawah Malaysia
Timnas Indonesia sementara ada di posisi kedua klasemen Grup A Divisi I atau Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 2-0 atas Singapura
Frengky Aruan - Jumat, 25 September 2026
Klasemen Grup A Divisi I FIFA ASEAN Cup 2026 Setelah Timnas Indonesia Menang 2-0 atas Singapura, Ada di Bawah Malaysia
Olahraga
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Start Positif Timnas Indonesia, Skuad Garuda Sikat Singapura 2-0
Timnas Indonesia membuka kiprah di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil positif, yakni kemenangan 2-0 atas Singapura.
Frengky Aruan - Jumat, 25 September 2026
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Start Positif Timnas Indonesia, Skuad Garuda Sikat Singapura 2-0
Bagikan