Sacha Jafri Bakal Jadi Seniman Pertama yang Luncurkan Karyanya ke Bulan
Sacha Jafri adalah seniman pertama yang berhasil meluncurkan karyanya ke bulan. (Foto: Instagram/@Sachajafri)
PERMUKAAN bulan akan semakin ramai setelah ini. Satelit alami itu bakal segera kedatangan karya seni pertamanya yang dikirim langsung dari bumi. Karya ini merupakan hasil tangan dari Sacha Jafri, seorang seniman kontemporer asal Inggris.
Mengacu dari laman Lifestyle Asia, Jafri akan meluncurkan sebuah artwork yang bertajuk We Rise Together – By the Light of the Moon. Karya seni ini adalah sebuah panel berbahan emas. Karya tersebut berisi pahatan sosok seorang laki-laki dan perempuan yang berada di tengah. Lalu, di sekeliling mereka terdapat 88 hati. Melalui karyanya ini, Jafri ingin berbicara soal penyatuan rasa kemanusiaan melalui cinta dan empati.
Baca Juga:
Selisik 25 Karya Patung dan Instalasi nan Akan Menginvasi Ruang Terbuka Jakarta
“Artwork orisinalnya berasal dari motif hati yang indah itu. Kedua sosok tadi kemudian saling bertaut, terkoneksi kembali, dan perlahan tumbuhlah flora serta fauna di sekeliling mereka,” tutur sang seniman dalam sebuah wawancara bersama CNN.
Proses pembuatan karya ini sendiri memakan waktu hampir 2 tahun lamanya. Jafri berusaha membentuk larutan emas yang berkualitas. Sebab, suhu dan kondisi lingkungan di bulan bisa jadi lebih ekstrim sehingga butuh kanvas seni yang bisa bertahan lama.
Rencananya, karya Jafri tersebut akan dikirimkan ke bulan pada Maret 2023 mendatang. We Rise Together akan meluncur memakai roket bernama United Launch Alliance. Titik luncurnya berada di Kennedy Space Center, Cape Canaveral, Florida. Ketika sampai di bulan, balok emas itu akan diletakkan oleh sebuah lander robot bernama Lacus Mortis.
Baca Juga:
Seniman Muda Peserta Ajang Temu Seni Kunjungi Situs Prasejarah Leang-Leang
Dalam penerbangan ini, Jafri bekerja sama dengan NASA Commercial Payload Services (CLPS) dan SpaceBit, sebuah perusahaan asal Inggris yang berfokus pada pengembangan teknologi robot luar angkasa. Penerbangan ke bulan ini rencananya memakan waktu 5 hari hingga 2 minggu, tergantung kondisi lingkungan.
Ketika berhasil mencapai permukaan bulan, seni We Rise Together juga akan mulai dijual di bumi dalam bentuk NFT. Nantinya, bakal ada 88 karya digital yang bisa dibeli secara terbatas oleh peminat seni. Penjualan NFT ini akan difasilitasi oleh Selenian Network, sebuah perusahaan blockchain yang berlokasi di Uni Emirat Arab. Nantinya, hasil penjualan ini disumbangkan untuk kebaikan bidang pendidikan, kesehatan, dan keberlangsungan lingkungan.
Sacha Jafri sendiri merupakan seniman yang kini sedang menetap di Dubai. Namanya semakin ramai dikenal setelah memecah rekor dalam Guinness World Record melalui sebuah karya bernama ‘The Journey of Humanity’. Ini merupakan karya lukis terbesar yang pernah dibuat oleh manusia. Karya ini rampung dilukis oleh Jafri pada September 2020 di kota Dubai. (mcl)
Baca Juga:
Temu Seni Tari Gelar Napak Tilas dan Sarasehan Situs Cagar Budaya
Bagikan
Berita Terkait
Resmi Ditutup, ini 5 Galeri di Art Jakarta 2025 yang Menarik Perhatian Pengunjung
Buka Art Jakarta 2025, Menbud Fadli Zon Janji Kirim Perupa Indonesia Ikut Pameran Internasional
Art Jakarta 2025 Tampilkan 75 Galeri dari 16 Negara, Kembali Bawa Segmen Unggulan
Mengubah Lelah Jadi Perayaan: Instalasi Seni Heineken Hadirkan Pengalaman Afterwork
Kisruh Royalti Lagu, Pelaku Usaha dan Seniman Desak DPRD Solo Bubarkan LMKN
Ruang Seni Portabel Pertama Hadir di Sudirman, Buka dengan Pameran ‘Dentuman Alam’
Gamelan Ethnic Music Festival 2025 Siap Digelar, Seniman dari 7 Daerah Bakal Ikut Meramaikan
Seniman Tato Korea Selatan Perjuangan Revisi Tattooist Act, Janjikan Praktik Sesuai Standar Kesehatan dan Keamanan
Seniman Tak Mau Kalah dari Ilmuwan yang Temukan Olo, Ciptakan Warna Baru yang Disebut Yolo
ara contemporary Hadirkan Galeri Seni Beriskan 17 Seniman Asia Tenggarra