Sacha Jafri Bakal Jadi Seniman Pertama yang Luncurkan Karyanya ke Bulan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 06 Februari 2023
Sacha Jafri Bakal Jadi Seniman Pertama yang Luncurkan Karyanya ke Bulan

Sacha Jafri adalah seniman pertama yang berhasil meluncurkan karyanya ke bulan. (Foto: Instagram/@Sachajafri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERMUKAAN bulan akan semakin ramai setelah ini. Satelit alami itu bakal segera kedatangan karya seni pertamanya yang dikirim langsung dari bumi. Karya ini merupakan hasil tangan dari Sacha Jafri, seorang seniman kontemporer asal Inggris.

Mengacu dari laman Lifestyle Asia, Jafri akan meluncurkan sebuah artwork yang bertajuk We Rise Together – By the Light of the Moon. Karya seni ini adalah sebuah panel berbahan emas. Karya tersebut berisi pahatan sosok seorang laki-laki dan perempuan yang berada di tengah. Lalu, di sekeliling mereka terdapat 88 hati. Melalui karyanya ini, Jafri ingin berbicara soal penyatuan rasa kemanusiaan melalui cinta dan empati.

Baca Juga:

Selisik 25 Karya Patung dan Instalasi nan Akan Menginvasi Ruang Terbuka Jakarta

“Artwork orisinalnya berasal dari motif hati yang indah itu. Kedua sosok tadi kemudian saling bertaut, terkoneksi kembali, dan perlahan tumbuhlah flora serta fauna di sekeliling mereka,” tutur sang seniman dalam sebuah wawancara bersama CNN.

Penerbangan karya seni ini menuju bulan akan memakan waktu kurang dari 2 minggu. (Foto: Pexels/Peter De Vink)

Proses pembuatan karya ini sendiri memakan waktu hampir 2 tahun lamanya. Jafri berusaha membentuk larutan emas yang berkualitas. Sebab, suhu dan kondisi lingkungan di bulan bisa jadi lebih ekstrim sehingga butuh kanvas seni yang bisa bertahan lama.

Rencananya, karya Jafri tersebut akan dikirimkan ke bulan pada Maret 2023 mendatang. We Rise Together akan meluncur memakai roket bernama United Launch Alliance. Titik luncurnya berada di Kennedy Space Center, Cape Canaveral, Florida. Ketika sampai di bulan, balok emas itu akan diletakkan oleh sebuah lander robot bernama Lacus Mortis.

Baca Juga:

Seniman Muda Peserta Ajang Temu Seni Kunjungi Situs Prasejarah Leang-Leang

Dalam penerbangan ini, Jafri bekerja sama dengan NASA Commercial Payload Services (CLPS) dan SpaceBit, sebuah perusahaan asal Inggris yang berfokus pada pengembangan teknologi robot luar angkasa. Penerbangan ke bulan ini rencananya memakan waktu 5 hari hingga 2 minggu, tergantung kondisi lingkungan.

Jafri juga berhasil memecahkan rekor lukisan terbesar di dunia pada 2020 lalu. (Foto: Instagram/@Boavidahome)

Ketika berhasil mencapai permukaan bulan, seni We Rise Together juga akan mulai dijual di bumi dalam bentuk NFT. Nantinya, bakal ada 88 karya digital yang bisa dibeli secara terbatas oleh peminat seni. Penjualan NFT ini akan difasilitasi oleh Selenian Network, sebuah perusahaan blockchain yang berlokasi di Uni Emirat Arab. Nantinya, hasil penjualan ini disumbangkan untuk kebaikan bidang pendidikan, kesehatan, dan keberlangsungan lingkungan.

Sacha Jafri sendiri merupakan seniman yang kini sedang menetap di Dubai. Namanya semakin ramai dikenal setelah memecah rekor dalam Guinness World Record melalui sebuah karya bernama ‘The Journey of Humanity’. Ini merupakan karya lukis terbesar yang pernah dibuat oleh manusia. Karya ini rampung dilukis oleh Jafri pada September 2020 di kota Dubai. (mcl)

Baca Juga:

Temu Seni Tari Gelar Napak Tilas dan Sarasehan Situs Cagar Budaya

#Seniman
Bagikan
Ditulis Oleh

Marcella

K-Pop enthusiast and books enjoyer.

Berita Terkait

Lifestyle
Resmi Ditutup, ini 5 Galeri di Art Jakarta 2025 yang Menarik Perhatian Pengunjung
Galeri di Art Jakarta 2025 ini menarik perhatian pengunjung. Pameran seni itu sudah resmi ditutup pada Minggu (5/10) kemarin.
Soffi Amira - Senin, 06 Oktober 2025
Resmi Ditutup, ini 5 Galeri di Art Jakarta 2025 yang Menarik Perhatian Pengunjung
Fun
Buka Art Jakarta 2025, Menbud Fadli Zon Janji Kirim Perupa Indonesia Ikut Pameran Internasional
Seni rupa dapat menjadi jembatan para seniman lokal dengan panggung seni internasional.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Oktober 2025
Buka Art Jakarta 2025, Menbud Fadli Zon Janji Kirim Perupa Indonesia Ikut Pameran Internasional
Lifestyle
Art Jakarta 2025 Tampilkan 75 Galeri dari 16 Negara, Kembali Bawa Segmen Unggulan
Art Jakarta 2025 menampilkan 75 galeri dari 16 negara. Nantinya, ada segmen unggulan di Art Jakarta 2025 yang tak boleh dilewatkan.
Soffi Amira - Rabu, 24 September 2025
Art Jakarta 2025 Tampilkan 75 Galeri dari 16 Negara, Kembali Bawa Segmen Unggulan
Lifestyle
Mengubah Lelah Jadi Perayaan: Instalasi Seni Heineken Hadirkan Pengalaman Afterwork
Heineken menghadirkan pengalaman seru lewat Ahhhterwork. Pengalaman ini mengubah rasa lelah menjadi momen santai.
Soffi Amira - Jumat, 19 September 2025
Mengubah Lelah Jadi Perayaan: Instalasi Seni Heineken Hadirkan Pengalaman Afterwork
Indonesia
Kisruh Royalti Lagu, Pelaku Usaha dan Seniman Desak DPRD Solo Bubarkan LMKN
Polemik royalti lagu kini masih ricuh. Pelaku usaha hingga seniman mendesak DPRD Solo untuk membubarkan LMKN.
Soffi Amira - Sabtu, 23 Agustus 2025
Kisruh Royalti Lagu, Pelaku Usaha dan Seniman Desak DPRD Solo Bubarkan LMKN
Fun
Ruang Seni Portabel Pertama Hadir di Sudirman, Buka dengan Pameran ‘Dentuman Alam’
LQID Creative Space hadir sebagai ruang seni publik portabel pertama di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Agustus 2025
Ruang Seni Portabel Pertama Hadir di Sudirman, Buka dengan Pameran ‘Dentuman Alam’
Indonesia
Gamelan Ethnic Music Festival 2025 Siap Digelar, Seniman dari 7 Daerah Bakal Ikut Meramaikan
Gamelan Ethnic Music Festival 2025 akan digelar pada 22-23 Agustus 2025. Seniman dari tujuh daerah akan ikut tampil.
Soffi Amira - Rabu, 20 Agustus 2025
Gamelan Ethnic Music Festival 2025 Siap Digelar, Seniman dari 7 Daerah Bakal Ikut Meramaikan
Dunia
Seniman Tato Korea Selatan Perjuangan Revisi Tattooist Act, Janjikan Praktik Sesuai Standar Kesehatan dan Keamanan
Di ‘Negeri Ginseng’ praktik tato oleh arti yang bukan dokter telah dilarang selama puluhan tahun, memicu perdebatan hukum.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Agustus 2025
Seniman Tato Korea Selatan Perjuangan Revisi Tattooist Act, Janjikan Praktik Sesuai Standar Kesehatan dan Keamanan
Dunia
Seniman Tak Mau Kalah dari Ilmuwan yang Temukan Olo, Ciptakan Warna Baru yang Disebut Yolo
Stuart Semple klaim ciptakan warna cat baru hasil eksperimen ilmiah.
Hendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 26 April 2025
Seniman Tak Mau Kalah dari Ilmuwan yang Temukan Olo, Ciptakan Warna Baru yang Disebut Yolo
Fun
ara contemporary Hadirkan Galeri Seni Beriskan 17 Seniman Asia Tenggarra
Galeri ini hadir untuk mendukung seniman Asia Tenggara serta mempromosikan praktik seni mereka di tingkat lokal maupun internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 12 April 2025
ara contemporary Hadirkan Galeri Seni Beriskan 17 Seniman Asia Tenggarra
Bagikan