Saat Terjadi Erupsi, Warga Lereng Merapi Keluhkan Kerusakan Jalur Evakuasi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 24 November 2021
Saat Terjadi Erupsi, Warga Lereng Merapi Keluhkan Kerusakan Jalur Evakuasi

Warga lereng Gunung Merapi Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mengeluhkan jalan rusak, Rabu (24/11). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gunung Merapi mengalami erupsi dengan 15 kali mengeluarkan guguran lava pijar pada Rabu (24/11). Guguran lava pijar itu meluncur dengan jarak maksimum sejauh 2.000 meter ke arah barat daya mulai pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Sementara, warga lereng Gunung Merapi Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mengeluhkan kerusakan jalan desa setempat. Jalan sepanjang 6 km tersebut merupakan jalur vital evakuasi jika terjadi erupsi Gunung Merapi.

Baca Juga:

Gunung Merapi Luncurkan Belasan Kali Guguran Lava Pijar Sejauh 2.000 Meter

Tokoh masyarakat Desa Sidorejo, Sukiman mengatakan, kerusakan jalan desa ini sudah terjadi selama 11 tahun. Warga dengan segala kemampuan sudah berusaha meminta bantuan pada pihak terkait, tetapi tidak ada hasilnya.

"Saya sampaikan jalan di Desa Sidorejo sepanjang 6 km semuanya rusak parah. Aspal jalan sudah tidak terlihat lagi. Jalan mirip sungai kalau hujan," ujar Sukiman, Rabu (24/11).

Ia mengatakan, jalan yang rusak ini merupakan jalan satu-satunya evakuasi warga saat terjadi erupsi Gunung Merapi.

"Warga yang tinggal di KRB (Kawasan Rawan Bencana) I,II, dan III jalur evakuasinya di sini. Kalau kondisi rusak parah bisa membahayakan warga," ucap dia.

Warga lereng Gunung Merapi Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mengeluhkan jalan rusak, Rabu (24/11). (MP/Ismail)
Warga lereng Gunung Merapi Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mengeluhkan jalan rusak, Rabu (24/11). (MP/Ismail)

Ia mengatakan, jalan tersebut berstatus jalan milik Pemkab Klaten yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum. Karena masuk jalur vital, kata dia, warga terpaksa melakukan swadaya melakukan pengurukan lubang-lubang jalan dengan tanah dan batu.

"Perbaikan swadaya itu tidak berdampak apa pun. Jalan tetap rusak. Kami minta Pemkab Klaten memperbaiki jalan agar layak dilewati warga," katanya.

Ia mengancam akan melaporkan kerusakan jalan itu pada Presiden Jokowi. Dengan laporan itu diharapkan ada perbaikan.

Baca Juga:

Banjir Lahar Dingin Berpotensi Landa Kawasan Lereng Merapi

Kabid Bina Marga DPUPR Pemkab Klaten Suryanto membenarkan adanya kerusakan jalan evakuasi Gunung Merapi di Desa Sidorejo. Ia mengaku pada APBD 2022 telah menganggarkan dana Rp 5 miliar untuk memperbaiki jalan rusak itu.

"Saya dukung warga yang berniat melaporkan kerusakan jalan itu ke Presiden Jokowi. Dengan demikian, saya berharap pusat bantu berikan dana perbaikan jalan rusak," kata Suryanto.

Ia menambahkan untuk anggaran Rp 5 miliar nanti untuk pembangunan jalan Kaliwuluh-Deles. Suryanto mengungkapkan Pemkab Klaten selama pandemi COVID-19 memangkas anggaran infrastruktur.

"Pembangunan jalan ruas Kaliwuluh-Deles juga selalu kita usulkan baik lewat anggaran APBD maupun Bankeu (Bantuan Keuangan) Provinsi Jawa Tengah," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Pemkab Sleman Gelar Tour de Merapi Virtual 2021

#Gunung Merapi #Letusan Gunung Merapi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Sejumlah wisatawan menjajal Off Road Merapi Lava Tour di Kawasan Desa Kinah Rejo, Yogyakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Indonesia
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Karakter aktivitas Gunung Anak Krakatau juga mengalami perubahan. Setelah fase erupsi menerus berakhir, gunung api tersebut kembali menunjukkan pola erupsi Strombolian.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Status Masih Siaga, Erupsi Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Strombolian
Indonesia
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Gunung Merapi erupsi Jumat pagi dengan awan panas guguran sejauh 2 km ke arah barat daya. BPPTKG menetapkan status Level III (Siaga) dan mengingatkan warga untuk menjauhi zona bahaya serta waspada banjir lahar dan hujan abu.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Indonesia
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Heri Wibowo mengatakan kejadian ini membuktikan masyarakat tidak menghiraukan imbauan pihak-pihak terkait.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Indonesia
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.56 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2 kilometer ke arah barat, tepatnya menuju hulu Kali Sat/Putih.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Indonesia
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Rekomendasi yang dikeluarkan Badan Geologi tersebut juga sekaitan dengan status Gunung Marapi yang hingga kini masih berada pada Level II atau Waspada.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Indonesia
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Pendaki ilegal Gunung Merapi asal Yogyakarta yang hilang sejak 20 Desember ditemukan meninggal dunia di wilayah Sapu Angin, Klaten, Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Bagikan