Saat Rekonstruksi, Warga Ingin Hajar Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 27 Oktober 2015
Saat Rekonstruksi, Warga Ingin Hajar Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak

Rekonstruksi pembunuhan anak dan ibu di Cakung Jakarta Timur, Selasa (27/10). (Foto: MerahPutih/Bartolomeus Papu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Hukum - Dibawah terik panasnya matahari, Jajaran Polda Metro Jaya, terus menggiring pelaku pembunuhan ibu dan anak menuju tempat rekontruksi. Setiba di tempat tersebut, pelaku pembunuhan ibu dan anak di daerah Cakung Jakarta Timur tersebut, disoraki warga setempat, yang telah menunggu kedatangan tersangka HK sejak pukul 07:00 pagi tadi.

Pria yang merupakan mantan residivis narkoba ini tiba di lokasi rekonstruksi sekira pukul 11:00 WIB, serta mengenakan baju tahanan berwarna oranye dengan wajahnya yang dibalut dengan setengah topeng berwarna biru.

Salah seorang warga pun terus berteriak meminta petugas untuk melepaskan pelaku, yang saat itu masih dalam genggaman petugas.

"Kami minta polisi kasih kami kesempatan untuk memberikan pelajaran terhadapnya, sebab orang seperti itu tidak boleh dibiarkan," ujar Artini, yang di ketahui adalah rekan korban, melalui merahputih.com di Komplek perumahan Elok Penggilingan Cakung Jakarta Timur, Selasa, (27/10).

Saat turun dari mobil polisi, langkah demi langkah, pelaku menghampiri pintu pagar rumah korban. Dan saat itu pelaku terlihat melakukan adegan pertama dalam peristiwa, ia menghabiskan nyawa korban yang di ketahui adalah istri dan anak dari seorang pengusaha kusen.

Hujatan masyarakat pun semakin memanas setelah melihat pelaku melakukan adegan reka ulang terhadap peristiwa naas tersebut. Sambil digiring petugas reserse mobil (Resmob) Polda Metro Jaya, HK masuk ke rumah korban untuk memerankan adegan selanjutnya.

Ditepi lain hal yang serupa juga di lontarkan oleh tetangga rumah korban yang di ketahui bernama Yasmin. Ibu paruh baya ini pun terlihat sangat sedih dalam menyaksikan peran pelaku dalam melakukan adegan atas kasus yang terjadi pada tanggal (8/10) lalu itu.

"Kami minta polisi berikan hukum yang sepantasnya terhadap pelaku, bila perlu hukuman mati saja," paparnya sambil meneteskan air mata.

Diberitakan merahputih.com sebelumnya, Dayu Priambarita merupakan ibu rumah tangga (IRT) ditemukan tewas mengenaskan pada rumahnya, dengan luka serius pada leher kiri, dagu sebelah kanan, punggung kiri, dada kanan dan bawah ketiak kanan. Sementara, anak laki-laki Ny. Dayu bernama Yuel juga mengalami luka berat pada pada leher.

Pihak kepolisian gabungan yang terdiri dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Timur, Polsek Cakung, berhasil mengungkap pembunuhan ibu dan anak diketahui dilakukan oleh HK Beberapa barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) seperti jejak kaki, jejak tangan mengarah ke tersangka HK. (Gms)

Baca Juga:

  1. Warga Padati Lokasi Rekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak
  2. Kronologi Pembunuhan Ibu dan Anak di Cakung
  3. Keluarga Pembunuhan Ibu dan Anak Ucapkan Terima Kasih
  4. Polisi Ungkap Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Cakung
  5. Polisi Ciduk Pria Diduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Cakung
#Pembunuhan #Kekerasan Anak #Anak #Pembunuhan Ibu Dan Anak
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
2 Tentara Pembunuh Kacab BRI Divonis Bayar Restitusi Rp 1,25 M, Keluarga Korban Desak Oditur Tetap Banding
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan pidana tambahan kepada dua pelaku membayar restitusi masing-masing Rp 500 dan Rp 750 juta kepada keluarga korban pembunuhan Kacab BRI.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
2 Tentara Pembunuh Kacab BRI Divonis Bayar Restitusi Rp 1,25 M, Keluarga Korban Desak Oditur Tetap Banding
Indonesia
Vonis Sidang Militer Pembunuhan Kacab BRI: Serka M Nasir Dibui 13 Tahun, Serka Frengky Kena 1 Tahun
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan vonis 13 tahun penjara kepada Serka Nasir, 7 tahun untuk Kopda Feri, dan 1 tahun untuk Serka Frengky dalam kasus pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Vonis Sidang Militer Pembunuhan Kacab BRI: Serka M Nasir Dibui 13 Tahun, Serka Frengky Kena 1 Tahun
Indonesia
WNA Brunei Tewas Dikeprok Botol di Blok M, Korban dan Pelaku Sempat Nginap Bareng Satu Hotel
WNA Brunei tewas dianiaya dengan botol kaca di Blok M, Jakarta Selatan. Korban dan pelaku sempat menginap bersama di hotel. Polisi menangkap pelaku MIA tanpa perlawanan
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
WNA Brunei Tewas Dikeprok Botol di Blok M, Korban dan Pelaku Sempat Nginap Bareng Satu Hotel
Indonesia
2 WNA Brunei 'Duel' Sampai Tewas di Blok M Dipicu Tantangan Pesan Suara, Ini Isinya!
WNA Brunei MHF tewas setelah pelaku MIA tersulut emosi akibat pesan suara bernada tantangan.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
2 WNA Brunei 'Duel' Sampai Tewas di Blok M Dipicu Tantangan Pesan Suara, Ini Isinya!
Indonesia
Keluarga Korban Minta 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab BRI Divonis Seumur Hidup
Peristiwa itu menimbulkan luka mendalam bagi keluarga korban sekaligus mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi militer. 

Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Keluarga Korban Minta 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab BRI Divonis Seumur Hidup
Indonesia
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bogor Usai Kejar-kejaran Dramatis di Tol
Pelaku pembunuhan perempuan di Bogor berhasil ditangkap polisi setelah aksi kejar-kejaran dramatis di jalan tol. Mobil pelaku sempat terguling saat mencoba kabur.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bogor Usai Kejar-kejaran Dramatis di Tol
Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
DPR RI tengah mengkaji langkah penguatan regulasi sebagai bagian dari strategi pencegahan kekerasan terhadap anak.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
Indonesia
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Meskipun pembahasan sempat tertunda akibat masa reses parlemen, Komisi X memastikan isu ini menjadi prioritas utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Bagikan