Saat Puan Beri Semangat Anak Muda di Ajang Tanding Badminton Merah Meriah

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 14 Januari 2024
Saat Puan Beri Semangat Anak Muda di Ajang Tanding Badminton Merah Meriah

Ketua DPR RI Puan Maharanidi badminton friendly match Merah Meriah di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (14/1/2024). (ANTARA/ HO - Humas PDI-P)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menghadiri acara pertandingan persahabatan badminton bertajuk 'Merah Meriah' di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (14/1).

Pertandingan yang diikuti oleh para influencer muda ini berlangsung semarak dan meriah. Apalagi, turut dihadiri oleh ribuan kaum muda dari berbagai wilayah di Jabodetabek.

Baca Juga:

Atikoh Serukan Tolak Kekerasan terhadap Perempuan

Dalam kesempatan tersebut, Puan Maharani memberi semangat kepada puterinya Pinka Haprani yang berpasangan dengan Thariq Halilintar saat bertanding pada gelaran friendly badminton match Merah Meriah di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (14/1).

Pinka mendekati kursi ibunya Puan dan ayahnya Happy menyalami dan cipika dan cipiki sebelum bertanding. Thariq mengikuti Pinka. Lalu Puan terlihat memberi pelukan hangat kepada Pinka. Dan dia mengajak Pinka dan Thariq berswafoto.

Momen itu disaksikan para sejumlah petinggi PDIP termasuk Ketua TPN Ganjar Mahfud, Arsjad Rasjid dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Pertandingan berlangsung seru dan tetap dalam suasana riang gembira. Apalagi pertandingan yang digelar di Istora Senayan itu disaksikan ribuan penonton.

Saat break set pertama. Puan beranjak dari bangkunya dan memberi semangat kepada Pinka yang terlihat bercucur keringat. Pertandingan Pinka dan Thariq melawan pasangan campuran Vriza dan Marsha akhirnya dimenangan Vriza dan Marsha yang disebut regu putih karena mereka berkostum putih.

"Beti. Beda tipis," kata Puan usai memberi kembang ke Pinka usai pertandingan.

"Tegang," kata Puan sambil tertawa usai menyaksikan puterinya bertanding meski hanya friendly match.

Pinka pun mengajak Puan untuk bertanding. Akhirnya Puan mengajak Arsjad bertanding melawan Hendrar Prihadi yang berpasangan dengan Krisdayanti.

Ketua DPR RI ini mengatakan, bahwa kegiatan pertandingan badminton ini untuk menumbuhkan rasa sportifitas dan kegembiraan. Apalagi, menjelang Pemilu serentak pada 14 Februari 2024, mendatang.

"Sehingga mereka itu bisa melihat bahwa olahraga adalah suatu cara untuk kemudian kita berkumpul secara sportif, gembira dan tentu saja di dalam suasana menjelang pesta demokrasi nanti tanggal 14 Februari yang akan datang," ucap Puan.

Puan meminta para generasi muda tak apatis terhadap pemilu. Apalagi, dalam mendukung sosok yang benar-benar memiliki jiwa pemimpin.

"Kami berharap anak muda tidak apatis namun mau ikut mendukung dan memilih pemimpinnya yang memang bisa mereka pilih secara sportif," harap Puan.

Ia berharap, gelaran 'Merah Meriah' ini turut menumbuhkan semangat dari generasi muda untuk mendukung para atlet badminton yang akan bertanding di Olimpiade Paris tahun 2024.

"Biasanya, tim di Indonesia, atau tim Indonesia itu bisa masuk dalam final, bahkan Insyaallah akan mendapatkan medali emas," kata Puan. (Pon)

Baca Juga:

Didukung Kaukus Perempuan Nahdliyin, Atikoh: Energi Baru Ganjar-Mahfud

#Pemilu 2024 #Pilpres 2024 #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Bagikan