Saat Gibran Merasa Bagai Cucu Megawati

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Desember 2022
Saat Gibran Merasa Bagai Cucu Megawati

Ketum PDIP Megawati. (Tangkapan layar )

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rangkaian pernikahan putera bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, belangsung di Yogyakarta dan Solo.

Pernikahan ini dihadiri ribuan orang baik pejabat, politisi, mantan presiden dan wakil presiden temasuk para tetangga serta masyarakat sekitar Solo yang memadati jalan utama kota tersebut.

Baca Juga:

Rangkaian Pernikahan Kaesang - Erina Aman dan Tertib

Mantan Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri menghadiri acara resepsi pernikahan putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep dan Erina Sofia Gudono, di Pura Mangkunegaran, Minggu (11/12) malam.

Megawati datang didampingi Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Sekjen DPIP Hasto Kristiyanto, Guntur Soekarno Putra, dan Guruh Sukarnoputra. Saat berjalan masuk datang di Pura Mangkunegaran Megawati menggandeng Puan.

Kedatangan rombongan langsung berjalan menuju panggung pelaminan mengucapkan selamat pada pasangan pengantin dan kedua orang tua mempelai. Kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama keluarga dan pengantin.

Megawati turun dari panggung pengantin tampak menggandeng Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka untuk diantarkan ke meja makan.

Hal itu menjadi sorotan para pengunjung. Selanjutnya Gibran mengantarkan Megawati pulang sampai ke parkiran mobil.

Ditemui usai mengantarkan Megawati, Gibran membenarkan digandeng Megawati selesai sesi foto bersama berjalan menuju ke tempat makan. Ia pun tidak menyangka.

"Ibu Mega tadi menggandeng saya. Saya sudah kayak cucunya," kata Gibran.

Gibran mengaku bila dirinya yang menggandeng lebih dulu tangan Ketum PDI Perjuangan tersebut. Terlebih sebagai anak muda sudah selayaknya dilakukan pada ibu yang lebih tua

"Saya yang gandeng duluan. Beliau merupakan sosok yang baik, jadi wahar. Antusias warga juga luar bisa lihat Ibu Mega," ucap dia.

Dia menambahkan, saat menikmati makan di meja, Ibu Mega juga menanyakan keberadaan anak sulungnya, Jan Ethes.

"Beliau (Ibu Mega) tanya keberadaan Jan Ethes, kebetulan anak saya lagi makan," katanya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Kisah Suvenir Dompet yang Dibagikan saat Kirab Kaesang-Erina

#Pemilu #Gibran Rakabuming
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Sementara, Prosesi sakral pengibaran Sang Merah Putih berlangsung mulai pukul 09.54 WIB, disusul amanat Inspektur Upacara pukul 10.16 WIB
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 Juni 2026
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Indonesia
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Partai harus melakukan kaderisasi politik perempuan yang serius dan berkelanjutan
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
MK memutuskan ketentuan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen dalam pencalonan anggota DPR dan DPRD bersifat wajib dipenuhi partai politik.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
Indonesia
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
PAN angkat bicara soal pembatasan uang tunai di Pemilu. Hal itu dinilai membutuhkan revisi UU dan sistem pengawasan.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
Indonesia
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
KPK mengusulkan klausul kaderisasi dalam pencalonan presiden hingga kepala daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pemimpin berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
Indonesia
KPK Bongkar Celah Korupsi di Parpol, Soroti soal Mahar hingga Biaya Pemilu
KPK mengungkap akar korupsi politik berasal dari internal partai. Soroti mahar politik, biaya Pemilu tinggi, hingga lemahnya transparansi keuangan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Bongkar Celah Korupsi di Parpol, Soroti soal Mahar hingga Biaya Pemilu
Indonesia
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu Dirampungkan DPR, Ingin Semakin Cepat Dibahas
Apabila RUU Pemilu semakin cepat dibahas lantaran idealnya RUU tersebut sudah selesai pada 2 tahun dan 6 bulan masa pemerintahan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu Dirampungkan DPR, Ingin Semakin Cepat Dibahas
Indonesia
Dasco Sebut DPR Tidak Buru Buru Bahas RUU Pemilu
Meski tahapan untuk Pemilu 2029 semakin dekat, tahapan-tahapan itu masih bisa berjalan dengan menggunakan Undang-Undang Pemilu yang lama.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Dasco Sebut DPR Tidak Buru Buru Bahas RUU Pemilu
Indonesia
Ketua DPR Ajak Ketum Partai Politik Bicarakan RUU Pemilu
Hal terpenting dalam proses revisi undang-undang krusial itu adalah memastikan pemilu berjalan sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 April 2026
Ketua DPR Ajak Ketum Partai Politik Bicarakan RUU Pemilu
Bagikan