Rutan Solo Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Buah Jeruk

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 28 Januari 2022
Rutan Solo Gagalkan Penyelundupan Narkoba Modus Lempar Buah Jeruk

Rutan Kelas 1 Surakarta, Jawa Tengah berhasil mengagalkan penyelundupan narkoba, Kamis (27/1). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rutan Kelas 1 Surakarta, Jawa Tengah berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba kepada tahanan.

Kepala Rutan Kelas 1A Surakarta Urip Dharma Yoga mengatakan, kasus ini bermula saat petugas sipir patroli menemukan benda mencurigakan di salah satu sudut dekat tembok rutan. Benda mencurigakan berbentuk bulat dan dibawa ke posko.

"Benda ini dibungkus rapi menggunakan plastik dan lakban warna hitam isinya buah jeruk. Kami langsung menghubungi BNK Surakarta," kata Urip.

Baca Juga:

Koruptor hingga Bandar Narkoba Tak Bisa Lagi Sembunyi di Singapura

Dikatakannya, setelah BNK datang langsung membuka isi bungkusan tersebut. Alhasil, di dalam jeruk ditemukan sabu-sabu paket hemat.

"Kami langsung menindaklanjuti temuan itu dengan menggelar razia di Blok D Khusus Narkoba di kamar 9, sebab benda mencurigakan jatuh tepat di belakang kamar tersebut," kata dia

Saat dilakukan razia, kata dia, petugas menemukan 2 ponsel disimpan di dalam rendaman cucian yang satu di loker pakaian.

Dari temuan tersebut, lanjut Urip, langsung diambil sampel urine dari warga binaan yang ditahan di kamar tersebut.

"Dari 42 penghuni, diambil sampel 15 orang. Dari hasil pengambilan sampel hasilnya negatif narkoba. Untuk berat kotor sabu sendiri setelah kita timbang seberat 0,82 gram," kata Urip.

Baca Juga:

Penyesalan Ardhito Pramono Menggunakan Narkoba dan Pesan Khusus untuk Fansnya

Ia mengatakan, pihaknya juga memeriksa rekaman CCTV yang mengarah keluar rutan. Alhasil, didapati seorang pengendara sepeda motor melintas di jalan kampung tepat di sisi barat tembok rutan kemudian melempar sesuatu ke dalam rutan. Pengendara ini berjalan dari arah Jalan Slamet Riyadi menuju perkampungan yang ada di belakang rutan.

"Untuk bukti sabu, handphone, serta rekaman CCTV sudah diserahkan ke BNK Surakarta guna pengembangan kasus ke depan," tutup dia.

Kepala BNK Surakarta Kombes Ari Kurniawansyah menegaskan, pihaknya masih mendalami kasus ini. Pelaku pelempar narkoba juga masih diburu.

"Barang bukti kit bawa ke labfor untuk dilakukan penyelidikan lebih dalam. Termasuk ponsel tersebut digunakan untuk menghubungi siapa saja akan kita lacak," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Ekspresi Bandar Narkoba saat Musnahkan Sendiri Ratusan Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

#Kota Solo #Kasus Narkoba
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Jonathan Frizzy Bebas Bersyarat, Keluar dari Lapas Pemuda Tangerang
Aktor Jonathan Frizzy alias Ijonk resmi bebas bersyarat dan keluar dari Lapas. Ia menjalani sisa hukuman sebagai klien Bapas hingga 8 Maret 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Jonathan Frizzy Bebas Bersyarat, Keluar dari Lapas Pemuda Tangerang
Indonesia
Polda Metro Jaya Ungkap 7.426 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, Hampir 10 Ribu Tersangka Ditangkap
Polda Metro Jaya mencatat 7.426 kasus narkoba sepanjang 2025 dengan 9.894 tersangka. Polisi menyita 3,2 ton narkoba senilai Rp 1,7 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Polda Metro Jaya Ungkap 7.426 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, Hampir 10 Ribu Tersangka Ditangkap
Indonesia
BNN Ungkap Peran Dewi Astutik, Bandar Narkoba Lintas Negara yang Rekrut Ratusan WNI
BNN mengungkap peran Paryatin alias Dewi Astutik, bandar narkoba lintas negara yang diduga merekrut ratusan WNI dalam jaringan internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Desember 2025
BNN Ungkap Peran Dewi Astutik, Bandar Narkoba Lintas Negara yang Rekrut Ratusan WNI
Indonesia
Perjalanan Dewi Astutik Gabung Sindikat Narkotika Lintas Benua, Dipengaruhi Bandar Narkoba Asal Nigeria Buron DEA
Perempuan bernama Paryatin ini lantas beralih menjadi bandar sabu lintas negara setelah dipertemukan dengan warga negara (WN) Nigeria berinisial DON.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Desember 2025
Perjalanan Dewi Astutik Gabung Sindikat Narkotika Lintas Benua, Dipengaruhi Bandar Narkoba Asal Nigeria Buron DEA
Indonesia
BNN Ungkap Jejak Kelam Dewi Astutik, Sempat Mengajar Bahasa Mandarin sebelum Jadi Bandar Narkoba Lintas Negara
BNN mengungkap perjalanan Dewi Astutik, mantan guru di Kamboja yang terlibat penyelundupan 2 ton sabu serta jaringan Golden Triangle dan Golden Crescent.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Desember 2025
BNN Ungkap Jejak Kelam Dewi Astutik, Sempat Mengajar Bahasa Mandarin sebelum Jadi Bandar Narkoba Lintas Negara
Indonesia
Kronologi Penangkapan Ratu Narkoba Dewi Astutik, Pergerakan Licin tapi Pelarian Berakhir di Kamboja
Penangkapan itu berawal dari adanya informasi keberadaan Dewi Astutik di Kamboja pada 17 November 2025.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Desember 2025
Kronologi Penangkapan Ratu Narkoba Dewi Astutik, Pergerakan Licin tapi Pelarian Berakhir di Kamboja
Indonesia
Operasi Lintas Negara, BNN Ringkus Bandar Narkoba Kelas Internasional di Kamboja
BNN menangkap Dewi Astutik alias Mami, buron internasional penyelundupan 2 ton sabu, dalam operasi lintas negara di Kamboja. Ia bagian jaringan Golden Triangle.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Desember 2025
Operasi Lintas Negara, BNN Ringkus Bandar Narkoba Kelas Internasional di Kamboja
Indonesia
207 Ribu Ekstasi 'Tak Bertuan' Ditemukan di Tol Bakauheni, Polisi Duga Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Terlibat
Bareskrim Polri menduga 207.529 butir ekstasi yang ditemukan di Tol Trans Sumatera terkait jaringan narkoba lintas provinsi, dengan nilai Rp 207,5 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
207 Ribu Ekstasi 'Tak Bertuan' Ditemukan di Tol Bakauheni, Polisi Duga Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Terlibat
Indonesia
BNN Buka-bukaan Soal Ancaman Narkotika di Lingkungan Kampus, Mahasiswa Diminta Waspada
Mahasiswa diharap dapat menjadi agen pencegahan dan berkontribusi aktif dalam mewujudkan visi Indonesia Emas yang bersih dari narkoba
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 November 2025
BNN Buka-bukaan Soal Ancaman Narkotika di Lingkungan Kampus, Mahasiswa Diminta Waspada
Indonesia
BNN dan Polda Metro Jaya Didorong Perkuat Pengetatan Jalur Udara dan Tempat Hiburan Malam, Target Utama Sindikat Narkoba
Rudianto juga menyinggung dinamika keamanan terkini di Jakarta
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 November 2025
BNN dan Polda Metro Jaya Didorong Perkuat Pengetatan Jalur Udara dan Tempat Hiburan Malam, Target Utama Sindikat Narkoba
Bagikan