Rupiah Terancam Goyang Akibat Rudal AS-Israel ke Iran, Pemerintah Didesak Aktifkan Skenario Fiskal Darurat

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 02 Maret 2026
Rupiah Terancam Goyang Akibat Rudal AS-Israel ke Iran, Pemerintah Didesak Aktifkan Skenario Fiskal Darurat

Serangan AS-Israel ke Teheran (@DailyIranNews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah didesak segera mengaktifkan skenario fiskal kontinjensi dan memperkuat stabilitas moneter guna merespons eskalasi serangan militer Amerika Serikat serta Israel terhadap Iran yang mengancam ekonomi nasional.

Langkah cepat ini diperlukan karena konflik di jantung energi dunia tersebut berisiko memicu lonjakan harga minyak global, depresiasi nilai tukar rupiah, hingga membengkaknya beban subsidi energi dalam APBN.

Terlebih, tekanan ekonomi ini muncul menjelang momentum krusial Ramadhan dan Idul Fitri yang biasanya diwarnai peningkatan konsumsi masyarakat.

Baca juga:

Prediksi Trump: Militer Israel-AS Taklukan Iran Paling Lama Empat Pekan Saja

Ancaman Inflasi dan Stabilitas Rupiah

Konflik di Timur Tengah melibatkan negara-negara kunci dalam rantai pasok energi global yang berpotensi memicu volatilitas pasar keuangan secara masif.

Kementerian Keuangan harus segera menyiapkan skenario fiskal darurat yang realistis, termasuk penyesuaian postur belanja negara jika harga minyak dunia terus bertahan di level tinggi.

Penguatan cadangan fiskal menjadi harga mati agar program perlindungan sosial tidak terganggu oleh gejolak eksternal.

"Momentum Ramadhan selalu identik dengan meningkatnya konsumsi masyarakat. Jika pada saat yang sama harga energi global melonjak dan nilai tukar berfluktuasi, maka tekanan terhadap inflasi domestik akan semakin terasa. Jadi pemerintah harus bergerak cepat dengan skenario fiskal yang jelas dan langkah stabilisasi yang konkret," ujar Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dalam keterangan resminya, Senin (2/3).

Sinergi Moneter dan Perlindungan Daya Beli

Selain sisi fiskal, koordinasi erat antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk membendung arus modal keluar (outflow) yang kerap terjadi saat eskalasi global meningkat.

DPR menekankan bahwa kepastian dunia usaha dan rasa aman masyarakat sangat bergantung pada bauran kebijakan yang selaras.

Baca juga:

AS Minta Staf Non-Darurat Tinggalkan Qatar usai Serangan Balasan Iran

Pemerintah juga diminta memastikan ketersediaan pasokan energi dan kelancaran logistik agar tidak terjadi kenaikan harga pangan yang berlapis.

"Stabilitas rupiah dan kecukupan likuiditas perbankan tidak boleh terganggu. Dunia usaha memerlukan kepastian, sementara masyarakat membutuhkan rasa aman. Oleh karena itu, kebijakan fiskal dan moneter harus berjalan selaras untuk menenangkan gejolak pasar," tegas Misbakhun.

Ia menambahkan bahwa fokus utama saat ini adalah melindungi daya beli masyarakat agar ibadah Ramadhan dan perayaan Idul Fitri tetap berjalan kondusif tanpa beban ekonomi yang mencekik.

#Perang #Kebijakan Fiskal #Ekonomi #Sistem Ekonomi #Iran #Timur Tengah #Ketegangan Timur Tengah #Konflik Timur Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Bagikan