Rupiah Rp 17.630 per Dolar AS, Purbaya Yakinkan Krisis 1997 Tidak Terulang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Rupiah Rp 17.630 per Dolar AS, Purbaya Yakinkan Krisis 1997 Tidak Terulang

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: MerahPutih.com/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Data pasar uang pada Senin (18/5) pagi, nilai tukar rupiah bergerak melemah sebesar 33 poin atau 0,19 persen menjadi Rp 17.630 per dolar AS. Posisi tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp 17.597 per dolar AS.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak anggapan yang menyamakan pelemahan nilai tukar rupiah saat ini dengan situasi krisis moneter yang terjadi pada tahun 1998 karena fondasi ekonomi nasional saat ini masih sangat kokoh.

"Kalau rupiah melemah, seolah-olah kita akan bergerak seperti 1998 lagi. Beda, 1998 itu kebijakannya salah dan 'instability social-politic' terjadi setelah setahun kita resesi," kata Purbaya usai acara penyerahan sejumlah pesawat di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin (18/5).

Ia menggambarkan, pada pertengahan tahun 1997 Indonesia sudah mengalami resesi ekonomi, yang kemudian terjadi ketidakstabilan kondisi sosial politik dan memicu krisis moneter pada 1998.

Baca juga:

IHSG dan Rupiah Kompak Tiarap Pagi Ini Usai Pertemuan Trump-Xi Jinping Buntu

Purbaya menegaskan kondisi domestik saat ini belum mengalami hal tersebut karena pertumbuhan ekonomi dinilai masih berjalan kencang.

Situasi sekarang memberikan ruang yang cukup bagi pemerintah untuk memperbaiki seluruh indikator makro yang terdampak gejolak pasar global.

Terkait penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menyentuh level 6.628 pada pembukaan pasar, fluktuasi tersebut murni disebabkan oleh faktor sentimen jangka pendek.

Pihaknya, tegas ia, akan tetap fokus untuk menjaga fondasi perekonomian demi memastikan target pertumbuhan ekonomi nasional tidak terganggu oleh dinamika pasar keuangan.

Sebagai langkah konkret intervensi, Purbaya menyatakan bahwa pemerintah mulai hari ini masuk ke pasar obligasi dengan volume yang lebih signifikan.

Langkah tersebut diambil guna mengendalikan pasar surat utang negara agar investor asing tidak melakukan aksi jual demi menghindari potensi kerugian modal (capital loss) akibat penurunan harga obligasi.

Selain itu meminta para pelaku pasar modal dan investor saham domestik untuk tidak panik menghadapi koreksi teknis yang sedang terjadi di lantai bursa.

"Jadi teman-teman nggak usah khawatir. Investor pasar saham, kalau saya bilang, jangan takut serok bawah sekarang. Kalau saya lihat tekniknya, sehari dua hari udah balik. Jadi jangan lupa beli saham," ujarnya.

#Kurs Rupiah #Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar AS #Kemenkeu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Angka tersebut mengalami penyesuaian seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Indonesia
Begini Pendapatan Pajak Sampai 30 September 2026, Pajak Penjualan Barang Mewah Naik Drastis
PPN dalam negeri tumbuh 51,3 persen menjadi Rp 369,5 triliun, antara lain didorong aktivitas perdagangan besar bahan bakar minyak (BBM).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Begini Pendapatan Pajak Sampai 30 September 2026, Pajak Penjualan Barang Mewah Naik Drastis
Indonesia
Pemerintahan Prabowo Tarik Utang Rp 494,3 Triliun hingga 30 September
Pemerintah akan tetap berhati-hati dalam menerbitkan SBN dengan memperhatikan kondisi pasar obligasi serta dinamika perekonomian global.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Pemerintahan Prabowo Tarik Utang Rp 494,3 Triliun hingga 30 September
Olahraga
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Pergerakan IHSG anjlok parah ke level 6.031 dan nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp17.915 per USD. Simak rincian pergerakan pasar selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Indonesia
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Cari tahu penyebab nilai tukar rupiah hari ini menguat tajam terhadap dolar AS. Cek update terbaru pergerakan kurs JISDOR dan imbas inflasi Amerika Serikat di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Indonesia
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Prediksi nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp18.000 akibat naiknya harga minyak global imbas konflik AS-Iran dan perombakan kabinet Prabowo. Cek analisis lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Indonesia
Rupiah Kembali Dekati Rp 18.000 Per Dolar, Pengumuman Inflasi Mempengaruhi
Pelemahan rupiah dipengaruhi pengumuman inflasi Indonesia yang mencapai 3,28 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Rupiah Kembali Dekati Rp 18.000 Per Dolar, Pengumuman Inflasi Mempengaruhi
Indonesia
Akhirnya Dolar AS Keok ke Rp17.894, Simak Jurus Intervensi BI dan Efek Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sukses menguat tajam ke level Rp17.894! Simak faktor utamanya, mulai dari manuver berani Bank Indonesia hingga anjloknya harga minyak dunia.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Akhirnya Dolar AS Keok ke Rp17.894, Simak Jurus Intervensi BI dan Efek Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Indonesia
Dolar AS Keok! Cek Prediksi Kurs Rupiah Hari Ini Usai Arab Saudi Buka Kran Ekspor Minyak
Nilai tukar rupiah hari ini terpantau menguat terhadap dolar AS berkat anjloknya harga minyak dunia dan intervensi sigap Bank Indonesia. Cek prediksi kurs selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Dolar AS Keok! Cek Prediksi Kurs Rupiah Hari Ini Usai Arab Saudi Buka Kran Ekspor Minyak
Indonesia
Pemerintah Mulai Pungut Pajak Atas Transaksi Melalui Platform Asing
Pemerintah memberlakukan pemungutan pajak pertambahan nilai (PPN) atas transaksi digital lintas negara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pemerintah Mulai Pungut Pajak Atas Transaksi Melalui Platform Asing
Bagikan