Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Rupiah Kembali Melemah, Hampir Rp 15 Ribu per USD

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Juli 2022
Rupiah Kembali Melemah, Hampir Rp 15 Ribu per USD

Uang Rupiah. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi (12/7) melemah 10 poin atau 0,07 persen.

Rupiah diperjualbelikan Rp 14.985 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.975 per dolar USD, pada perdagangan pembuka.

Baca Juga:

Rupiah Melemah, Anggota DPR Minta Pemerintah Segera Lakukan Antisipasi

Sementara, harga dasar emas batangan yang dijual oleh produsen emas terbesar di Indonesia PT Aneka Tambang Tbk atau Antam tercatat senilai Rp 966.000 per gram pada perdagangan hari ini.


Harga emas Antam mengalami penurunan harga Rp 3.000 atau 0,31 persen bila dibandingkan harga emas sehari sebelumnya yang mencapai angka Rp 969.000 per gram.

Pada pertemuan bulanan reguler yang disebut Eurogroup, eksekutif Uni Eropa memberikan pembaruan perkiraan ekonominya, menunjukkan pertumbuhan yang lebih lambat dan inflasi yang lebih tinggi.

Komisaris ekonomi Paolo Gentiloni memperingatkan bahwa risiko terhadap ekonomi meningkat karena Rusia dapat memotong pasokan gasnya ke Eropa. Dia menambahkan Brussels dapat mengadopsi sejumlah langkah untuk mengurangi tekanan inflasi dari impor gas, termasuk batas harga, meskipun belum ada keputusan yang dibuat mengenai hal itu.

Pada Mei Komisi telah memangkas perkiraan pertumbuhannya untuk 19 negara yang berbagi euro menjadi 2,7 persen tahun ini dari 4,0 persen yang diprediksi pada Februari, dan menjadi 2,3 persen tahun depan dari 2,7 persen, dalam penilaian pertamanya tentang dampak perang di Ukraina pada ekonomi blok.

Inflasi Mei diperkirakan menjadi 6,1 persen untuk tahun ini, yang dengan sendirinya merupakan kenaikan besar dari perkiraan sebelumnya 3,5 persen.

Sementara itu, The Fed sejak Maret telah menaikkan suku bunga untuk mencoba mengekang inflasi dan dalam waktu tiga pertemuan telah bergerak dalam seperempat poin, kemudian setengah poin, kemudian tiga perempat poin. Ini telah memicu perubahan cepat dalam kondisi keuangan yang terlihat pada suku bunga hipotek rumah yang lebih tinggi dan penataan kembali pasar keuangan obligasi dan saham.

"Ini sudah merupakan laju kenaikan suku bunga yang cepat secara historis bagi rumah tangga dan bisnis untuk beradaptasi, dan perubahan suku bunga yang lebih mendadak dapat menciptakan ketegangan, baik di ekonomi atau pasar keuangan," kata Presiden The Fed Kansas City Esther George dikutip Antara.

Pasar keuangan saat ini mengharapkan peningkatan yang lebih besar. Tetapi banyak investor dan ekonom juga telah menandai peningkatan risiko bank sentral dapat menaikkan suku bunga begitu tinggi sehingga memicu resesi. (*)

Baca Juga:

Rupiah Alami Tekanan, Sempat Mencapai Rp 15.039 per USD

#Breaking #Rupiah #Pemulihan Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Loyo Dihantam Konflik AS-Iran, Merosot Tembus Rp17.888 Per Dolar AS
Ibrahim Assuaibi menambahkan, ancaman gangguan pada perairan penting Teluk berdampak langsung terhadap rantai pasok minyak dunia
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Juli 2026
Rupiah Loyo Dihantam Konflik AS-Iran, Merosot Tembus Rp17.888 Per Dolar AS
Olahraga
Persija Jakarta Resmi Umumkan Kedatangan Nadeo Argawinata, Dikontak 5 Tahun
Perekrutan Nadeo Argawinata lewat kesepakatan transfer dengan Borneo FC, melibatkan perpindahan dua pemain muda Persija, Aditya Warman dan Ibrah Ohorella.
Frengky Aruan - Rabu, 22 Juli 2026
Persija Jakarta Resmi Umumkan Kedatangan Nadeo Argawinata, Dikontak 5 Tahun
Indonesia
BI Putusan Suku Bunga Acuan Tetap di Level 5,75, Perkuat Stabilitas Rupiah
Keputusan terkait BI-Rate dan sejumlah kebijakan lain dimaksud merupakan bagian terintegrasi dari bauran kebijakan Bank Indonesia yang tetap konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
BI Putusan Suku Bunga Acuan Tetap di Level 5,75, Perkuat Stabilitas Rupiah
Indonesia
Prabowo Lantik Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Pukul 15.00 WIB Sore Ini
Pelantikan dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 WIB di Istana Negara. Sudaryono akan menjabat sebagai Kepala BGN definitif dan tidak merangkap jabatan Wamentan.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Prabowo Lantik Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Pukul 15.00 WIB Sore Ini
Indonesia
Sudaryono Ditunjuk Jadi Kepala Baru BGN, tidak akan Rangkap Jabatan Wamentan
Sudaryono, yang saat ini menjabat Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), akan menggantikan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Sudaryono Ditunjuk Jadi Kepala Baru BGN, tidak akan Rangkap Jabatan Wamentan
Indonesia
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Presiden Prabowo menyetujui pengunduran dirinya, tapi tetap diminta awasi MBG.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Indonesia
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tersangka Kasus Suap dan Gratifikasi
KPK menetapkan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tersangka Kasus Suap dan Gratifikasi
Indonesia
IHSG Hari Ini Menguat 41 Poin, Rupiah Naik Ke Rp17.937 Per Dolar
Penguatan tajam pergerakan indeks melengkapi gairah pasar uang setelah mata uang Garuda turut bergerak menguat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
IHSG Hari Ini Menguat 41 Poin, Rupiah Naik Ke Rp17.937 Per Dolar
Indonesia
KPK OTT Bupati Lombok Barat
Dalam operasi senyap itu, tim penindakan KPK menangkap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan sejumlah pihak lainnya. 

Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
KPK OTT Bupati Lombok Barat
Indonesia
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS,Sentimen Perang Global Hantam Pasar Keuangan Domestik
Konflik militer terbuka antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran jadi penyebab lonjakan harga minyak mentah dan memperkuat indeks dolar AS
Angga Yudha Pratama - Senin, 20 Juli 2026
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS,Sentimen Perang Global Hantam Pasar Keuangan Domestik
Bagikan